Skip to main content

Keuskupan dan Keuskupan Agung : Pengertian dan Perbedaannya

Bagi Anda yang selalu berada dalam lingkungan Gereja Katolik, pasti mengenal sifat Gereja Katolik dan sudah sangat akrab dengan istilah Uskup dan keuskupan. Dan terkadang orang tidak hanya mengatakan Keuskupan, ada juga nama Keuskupan Agung. Kebanyakan Katolik mungkin sudah tahu bahwa mereka berbeda, baik dalam pengertian dan posisi. Namun, banyak orang awam yang masih merasa orang asing dan bahkan tidak pernah mendengar kedua istilah ini.

Nah, dalam artikel ini, saya akan membantu Anda untuk memahami dengan lebih jelas perbedaan antara Keuskupan dan Keuskupan Agung, yaitu sebagai berikut:

Pengertian

Pengertian tentang keuskupan

Secara umum, Keuskupan adalah istilah dalam Gereja Katolik untuk mendeklarasikan wilayah administratif tertentu. Untuk membuatnya lebih mudah untuk memahami, Anda dapat membayangkan bahwa Keuskupan seperti sebuah Kabupaten atau kota dalam suatu negara. Namun, di sini orang Katolik. Dan Keuskupan ini diatur oleh seorang uskup.


Pengertian Keuskupan Agung

Dalam Gereja Katolik Roma, umumnya akan ada satuan Keuskupan yang wilayahnya bersebelahan dengan wilayah di Provinsi gerejani. Dan ini disebut rejoress besar. Pemimpin Keuskupan Agung ini dikenal sebagai Uskup Agung.

Di Indonesia, ada Keuskupan Agung di Jakarta yang merupakan uniciate dari Keuskupan Bogor dan Keuskupan Bandung.

Gambaran Umum (Kedudukan dan Peran)

Gambaran keuskupan
Menurut hukum Gereja Katolik, Keuskupan berfungsi untuk menyatukan atau mengklasifikasikan umat Katolik di suatu daerah dalam batas wilayah tertentu.

Penugasan Uskup sendiri adalah untuk mengatur Keuskupan, dan bertindak sebagai wakil Tuhan Yesus Kristus untuk menjadi guru, imam, dan memberikan ajaran kepada umat Katolik yang berada di area keuskupan. Selain itu, Uskup juga melayani sebagai imam dalam peribadatan dan para hamba dalam kepemimpinan impiannya. Anda juga dapat mengetahui perbedaan antara Uskup dan imam dalam artikel perbedaan Uskup dan pendeta.

Keuskupan juga sering dikenal sebagai gereja khususnya. Ini karena Keuskupan memiliki hubungan atau hubungan dengan gereja semesta. Arti dari alam semesta adalah gereja secara keseluruhan, yang dipimpin oleh seorang Paus. Dan Paus ini adalah satu-satunya pihak yang memiliki wewenang untuk mendirikan Keuskupan berdasarkan saran, pendapat, dan alasan yang diajukan oleh Uskup lokal.

Secara umum, Keuskupan juga akan dibagi menjadi wilayah yang lebih kecil yang kita kenal dengan istilah paroki. Uskup akan bekerja sama dengan pendeta paroki untuk menjadi orang Unier, imam dalam ibadah di gereja, hamba dalam kepemimpinan, dan untuk memberikan doktrin karakter Kristus sehingga orang memiliki karakter Kristen yang benar.

Gambaran Umum Keuskupan Agung
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa Keuskupan Agung memainkan peran dalam menyatukan Keuskupan dalam wilayah yang berdekatan.

Dengan demikian, posisi Keuskupan Agung tidak lebih istimewa atau besar daripada Keuskupan biasa.  Selain itu, Keuskupan Agung juga tidak dapat dipandang memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada Keuskupan lain karena Keuskupan Agung hanyalah sebuah unipress.

Hubungan Keuskupan dengan Keuskupan Agung disebut Keuskupan sufragan yang membentuk Gugus atau kelompok, dan berfungsi sebagai penggemarasan rakyat berdasarkan budayanya.

Keuskupan sufragan memiliki kedudukan yang sama dengan Keuskupan Agung. Hubungan antara keduanya tidak saling bersama, bahkan dapat dikatakan bahwa keduanya memiliki hubungan mitra dalam menggembalakan orang yang cakupannya lebih luas.

Beberapa artikel tentang perbedaan dalam Keuskupan dengan Keuskupan Agung. Mudah-mudahan artikel ini dapat berguna dan menambah wawasan pembaca. Terima kasih.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar