Skip to main content

Bentuk-Bentuk Pelayanan Gereja

Bagi kita yang dekat dengan lingkungan Gereja tentu saja sering mendengar istilah pelayanan. Layanan adalah kegiatan untuk mengekspresikan cinta. Karena pada dasarnya, pelayanan ini adalah suatu bentuk penerapan hukum kasih dalam Alkitab.

Perintah hukum yang pertama dan kedua bahwa kita selalu mengasihi Allah dan mengasihi orang lain. Sekarang, jenis ungkapan kasih yang boleh kita lakukan bagi Tuhan Triune adalah mengambil bahagian dalam pelayanan Jemaat. Sementara bentuk kasih kepada orang lain dapat dilakukan dengan membantu atau memperkuat orang lain. Anda dapat melihat beberapa contoh dalam artikel tentang pelayanan diaken.

Jika kita dekat dengan lingkungan Gereja atau orang percaya, kita harus selalu didorong untuk melakukan pelayanan. Dan pada kenyataannya, ada alasan kuat mengapa sebagai orang Kristen kita perlu melakukan pelayanan di gereja. Selain rasa syukur kita atas anugerah Allah yang diberikan, pelayanan juga menjaga hubungan kita tetap dekat dengan mereka yang mengasihi Allah. Jadi secara tidak langsung, kita akan diarahkan untuk berjalan sesuai dengan jalan Tuhan.


Nah, dalam artikel ini kita akan berbagi apa jenis layanan yang dapat kita lakukan di gereja. Langsung, inilah deskripsinya:

1. Pemain musik

Gereja Kristen pasti sangat akrab dengan musik. Karena salah satu bentuk penyembahan kepada Tuhan dilakukan dengan pujian. Biasanya target untuk pemutar musik di gereja adalah di kalangan remaja. Karena mereka adalah generasi yang masih memiliki semangat belajar dan motivasi yang tinggi. Di setiap gereja umumnya menyediakan fasilitas bagi mereka yang tertarik untuk melayani di bidang musik.

Dan gereja juga akan mendorong siapa saja yang memiliki kerinduan untuk melayani dengan melakukan berbagai pelatihan musik. Alat musik yang biasanya digunakan untuk memimpin pujian adalah gitar, bass, drum, piano, biola, dan sebagainya. Selain menjadi suatu bentuk pelayanan, Gereja juga mengasah kemampuan kaum muda untuk mengembangkan talenta yang akan dialokasikan untuk kemuliaan Tuhan.

2. Penyanyi dan pemimpin lagu

Bagi mereka yang suka bernyanyi mungkin dapat mengambil bagian dalam layanan dengan menjadi seorang penyanyi. Singer dalam gereja umumnya tidak hanya satu dalam setiap ibadah, tetapi ada beberapa penyanyi yang berfungsi untuk mendukung suara pemimpin lagu.

Sementara pemimpin lagu sendiri adalah seorang pemimpin berkat yang memainkan peran untuk mengatur berkat lagu pertama sampai lagu terakhir. Dan secara umum, keberadaan pemimpin lagu sangat berpengaruh pada suasana berkat. Jika pemimpin lagu bernyanyi dengan penuh semangat, maka energi akan menyebar ke jemaat dan kongregasi akan bernyanyi dalam Roh. Dengan demikian, biasanya pemimpin lagu adalah mereka yang sudah berpengalaman dan mampu mendorong jemaat untuk sungguh merasakan sukacita dan kehadirat Allah.

3. Petugas LCD

Petugas LCD memiliki tugas untuk mengoperasikan LCD yang akan digunakan selama ibadah. Dalam gereja hari ini, biasanya tidak lagi menggunakan Alkitab manual selama ibadah. Sebaliknya menggunakan LCD yang lebih praktis digunakan.

Selain digunakan untuk memfasilitasi pembacaan kata oleh seluruh jemaat, LCD juga digunakan untuk mengatur lirik lagu sehingga Jemaat dapat bernyanyi bersama tanpa kesulitan menghapusnya. Para petugas LCD memiliki tugas yang cukup mudah karena hanya membutuhkan sedikit belajar dan dapat mengoperasikannya segera. Menjadi petugas LCD dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin melayani tetapi merasa Anda belum mampu mengambil tugas berat.

4. Petugas Kolekte

Salah satu bentuk pelayanan di dalam gereja adalah sebagai juru tulis Collekte. Sama seperti petugas LCD, staf Collekte juga memiliki tugas yang mudah, bahkan sangat mudah. Karena mereka hanya mengumpulkan persembahan dalam setiap ibadah. Namun, Jangan meremehkan segala bentuk layanan. Apa yang Tuhan lihat bukanlah seberapa sulit atau besarnya tingkat kemampuan kita, tetapi suatu kesanggupan untuk melayani.

5. Membantu dalam kegiatan gereja

Di setiap gereja tentu saja, mereka memiliki berbagai kegiatan, baik rutin dan dilakukan pada kesempatan tertentu. Sebagai contoh, acara yang dilakukan setiap tahunnya adalah perayaan Paskah dan Natal.

Gereja tentu tidak bisa mengurus semuanya sendiri tanpa bantuan Jemaat. Baik dalam hal persiapan dan untuk meramahkan acara. Dan ini dapat menjadi kesempatan bagi kita untuk mengambil bagian dari melayani Tuhan Yesus. Ada banyak cara kita dapat melakukan itu, seperti memberikan gagasan tentang bagaimana peristiwa itu terjadi, membantu dekorasi, atau memberikan pujian kepada Tuhan sekaligus untuk memperiahkan acara tersebut.

6. Menjadi pengurus di gereja

Mungkin banyak yang telah dihakimi bahwa menjadi administrator Gereja adalah sebuah kantor. Tapi sebenarnya tidak demikian, mereka yang bekerja secara langsung untuk gereja adalah pelayan yang ditugaskan untuk memfasilitasi Jemaat dalam doa.

Dan tanggung jawab yang mereka senred adalah besar. Tidak hanya bertanggung jawab kepada jemaat, mereka juga bertanggung jawab kepada Tuhan. Jadi, bagi siapa saja yang ingin menjadi administrator Gereja harus memurnikan niat pertama. Dan mereka harus menyadari bahwa jika mereka ingin admin bersedia menjadi pelayan.

Oleh karena itu, mereka yang akan dilantik sebagai manajer gereja perlu diuji dan melihat berapa banyak kerinduan dan kedewasaan, sehingga mereka dapat konsisten dalam pelayanan. Jadi mereka dapat menggambarkan gambaran Kristus melalui sikap dan cara hidup mereka.

Beberapa artikel tentang bentuk pelayanan di gereja. Mudah-mudahan artikel ini dapat berguna dan meningkatkan pengetahuan pembaca. Terima kasih.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar