Skip to main content

Kumpulan 50 Puisi Anak SD Indonesia tentang Alam, Keluarga, dan Pendidikan

Kumpulan Puisi Anak SD Indonesia tentang Alam, Keluarga, dan Pendidikan. Ada banyak puisi anak-anak di halaman ini. Puisi dibagi menjadi beberapa tema, ada puisi anak-anak tentang alam, keluarga, kesehatan, hewan, ada puisi anak-anak dengan tema karakter dan permainan, ada juga koleksi puisi dengan berbagai tema lainnya. Sekarang Anda tidak lagi bingung jika Anda mendapatkan tugas membuat puisi anak-anak, Anda hanya perlu memilih salah satu puisi di bawah ini.

Puisi anak-anak sekolah dasar berikut ini dapat Anda pelajari kemudian Anda menghafalnya. Kemudian Anda juga bisa membawanya ke guru, teman, dan Anda bisa membawanya ke acara lain

Daftar isi 

  • Puisi Anak Bertema Binatang
  • Sapiku
  • Lebah
  • Si Hitam
  • Kupu-kupu
  • Si kancil
  • Kelinciku manis
  • Ayamku
  • Puisi Anak Bertema Budi Pekerti
  • Gemar menabung
  • Bertegur sapa
  • Naik sepeda
  • Nasihat berharga
  • Ronda
  • Nasihat kakek
  • Menjadi pintar
  • Celengan
  • Buku
  • Pensilku
  • Terima kasih Tuhan
  • Puisi Anak Bertema Permainan
  • Bonekaku
  • Main layang layang
  • Kala bulan purnama
  • Si badut
  • Bermain sepak bola
  • Puisi Anak Tentang Keindahan Alam
  • Pelangi
  • Bulan purnama
  • Malam
  • Embun pagi
  • Hujan
  • Pantaiku
  • Air
  • Bungaku
  • Mawar jingga
  • Gunung merapi
  • Puisi Anak SD Bertema Keluarga
  • Namaku
  • Ibuku
  • Ayahku
  • Adikku
  • Adikku manis
  • Sama abangku
  • Keluargaku
  • Puisi Anak Bertema Kesehatan
  • Menggosok gigi
  • Bangun pagi
  • Bersenam pagi
  • Empat sehat lima sempurna
  • Menjaga kesehatan
  • Bersih itu sehat
  • Puisi Anak tentang Lingkungan
  • Melatiku
  • Rumahku
  • Sekolahku
  • Pasar
  • Kampungku yang indah
  • Istana
  • Tanah airku Indonesia
Kumpulan Puisi Anak SD Indonesia tentang Alam, Keluarga, dan Pendidikan


Puisi Anak Bertema Binatang

Sapiku
badanmu gemuk
putih kulitmu
kau sangat lucu
kini aku sedih
kau tidak ada lagi
hari hariku sepi
tak bisa bermain lagi denganmu.

Lebah
hidupmu rukun
kau suka mengisap madu
segala bunga kau hampiri
hingga penyerbukan terjadi
kau amat berjasa
bagi semua tumbuhan.

Si Hitam
hitam warna bulunya
bulat bentuk matanya
dia senang bercanda
berlari bermain bola

meong meong suaranya
kala kupanggil namanya
si hitam kucingku manis
mengapa kau berkumis.

Kupu-kupu
kupu kupu yang lucu
sungguh indah warna bulumu
kuning merah dan hitam
sungguh sangat menawan

kau terbang ke sana kemari
hinggap di atas bunga yang wangi
selalu kau kepakkan sayapmu
bagai tiada rasa lelah

aku sangat terpesona keindahanmu
wahai kupu kupu
tetaplah terbang bersamaku
menghibur hatiku yang sedang pilu.

Si kancil
si kancil
itu namamu
badanmu kecil
tapi akalmu segudang
kau tipu binatang binatang

si kancil
itu namamu
dengan akalmu yang licik
kau kalahkan harimau dan buaya
mereka kalah oleh tipu daya

tapi hati hati wahai kancil
suatu saat kau pasti akan kena batunya
mendapat balasan atas perbuatanmu.

Kelinciku manis
kelinciku manis
datanglah segera padaku
ayo cepatlah manis
ada makanan lezat untukmu
halus bulumu sehalus sutera
bening matamu sebening kaca
jika engkau bermain bola
adikku ikut tertawa ria

kelinciku sayang
kita mencari rumput di padang
aku sangat sayang padamu
apakah engkau sayang padaku.

Ayamku
petok petok petok
teriak induk ayamku
pertanda hendak bertelur
kugiring induk ayam itu ke kandang
kusediakan tempat yang nyaman

tiap hari ayamku bertelur
satu dua tiga hingga sepuluh
kini ayamku mengerami telurnya
tiga minggu kemudian telur menetas
lucu lucu anak ayam itu

tahukah kawan semua
aku mempunyai cita cita
kelak menjadi peternak ayam
punya beratus ratus ayam
sungguh sangat menyenangkan.

Puisi Anak Bertema Budi Pekerti

Gemar menabung
ayo kawan kita menabung
sisihkan uang setiap hari
tabunglah uang dalam celengan

sedikit sedikit
lama lama menjadi bukit
sekeping demi sekeping
masukkan ke dalam celengan

ayo biasakan menabung sejak kecil
kelak besar hidup kita pasti senang

Bertegur sapa
bertegur sapa
tak Iagi ada
semua sibuk akan diri sendiri
walau di jalan berpapasan
bertegur sapa jangan kita lupa
untuk menjalin persaudaraan.

Naik sepeda
naik sepeda di jalan raya
harus hati hati dan waspada
bersepeda jangan di tengah
pilihlah di tepi saja

bersepeda jangan berjajar tiga
cukup berjajar dua
agar tidak celaka.

Nasihat berharga
lihatlah si badu
bonceng motor keliling kota
tanpa pengaman kepala
kawan kawan
jangan tiru si badu
naik motor tanpa penutup kepala
kalau celaka apa dikata
ini nasihat berharga
boleh ditaati jangan diingkari
agar selamat jiwa dan raga.

Ronda
tok tok tok
suara kentongan dipukul
bapak bapak keliling kampung
sambil membawa kentongan
beronda malam amankan desa
ayo warga janganlah Iena
kunci pintu dan jendela
amankan dari bahaya

Nasihat kakek
kakek . . .
ku kan selalu ingat pesanmu
ku kan patuhi nasihatmu
selalu rukun bersama adik
selalu rukun bersama teman

kakek . . .
aku tak kan nakal lagi
aku tak kan bertengkar lagi
aku ingin bersama adik
aku ingin bersama teman
hidup rukun damai sentosa
selalu sabar saling menghormati.

Menjadi pintar
tatkala ku ingin menjadi pintar
ku kan menggapainya dengan belajar
walaupun lelah tetap berusaha tegar
dengan belajar membuat segar
dengan belajar membuat senang
semua bisa tercapai
asal kita tiada henti belajar

Celengan
kau selalu memintaku untuk mengisimu
hanya serpihan logam yang kumasukkan
walaupun sedikit kau selalu menemaniku

oh celenganku terbuat dari plastik
tapi kaubuat hidupku lebih baik
terima kasih celengan terbaikku.

Buku
engkaulah teman setiaku
engkaulah sahabat sejati
karena engkaulah kami rajin belajar
karena engkau aku menjadi pintar

setiap hari kuajak engkau
kubawa engkau ke sekolah
kubawa engkau ke tempat belajar
buku sungguh besar jasamu padaku.

Pensilku
setiap siswa pasti punya
ada yang satu dua atau tiga
ada yang dibelikan orang tuanya
atau dibeli sendiri dari uang sakunya

aku pun memiliki dirimu
pensil yang cantik dan bermutu
pensil yang sangat berharga bagiku
saat belajar kamu selalu menemaniku

jasamu telah kuakui
aku bisa ingat kembali
aku bisa pelajari kembali
pelajaran kemarin dan hari ini.

Terima kasih Tuhan
terima kasih Tuhan
kau bangunkan aku pagi ini
kau berikan aku sinar mentari
kau beri aku udara segar
kau beri aku banyak harapan
untuk melengkapi meraih cita-citaku
demi masa depan hidupku.

Puisi Anak Bertema Permainan

Bonekaku
kau sunggun lucu
aku sangat menyayangimu
karena kau selalu
menemani tidurku

oh alangkah senangnya hatiku
jika duduk manja di tempat tidurku
menunggu kehadiranku

bonekaku
ku kan selalu merawatmu
kubersihkan tubuhmu selalu
dari debu.

Main layang layang
musim layang layang telah tiba
anak anak bersuka ria
bermain layang layang di lapangan
terbanglah layang layang
tembuslah angkasa raya

tapi . . . ah putuslah layang layang
terbang menghilang dari pandangan
teman teman mengejar layang layang
tak peduli melintasi jalan raya
tak hiraukan keselamatannya
tiba tiba bruk . . .
temanku tertabrak sepeda.

Kala bulan purnama
ayo kawan kita bersama
menghibur hati yang duka
bersenda gurau bersama
di malam bulan purnama

ayo bernyanyi bersama
mendendangkan lagu ceria
aduh indahnya
di malam bulan purnama

dapat juga berkejar kejaran
bermain bersama teman
sungguh sangat menyenangkan.

Si badut
putar putar naik sepeda
sepeda kecil satu rodanya
tingkahnya lucu lagi jenaka
membuat semua orang tertawa

sebut dia si badut
pantatnya besar perutnya gendut
hidungnya besar di atas mulut
badut oh badut
aku tidak takut

Bermain sepak bola
kemarin paman hari datang
paman Heri datang dari kota
dia membawakan aku sebuah bola
kuucapkan terima kasih untuknya
bola kubawa
bersama teman semua
ke tanah lapang bermain bola
kami bermain bersama
bola ditendang
bola dihadang oleh Dadang
ternyata bola masuk gawang
hati kami menjadi riang.

Puisi Anak Tentang Keindahan Alam
Pelangi
betapa indah warnamu
merah jingga kuning hijau
juga biru nila dan ungu
berlapis lapis di langit biru

sungguh kukagum melihatmu
menghiasi angkasa elok rupamu
siapa gerangan penciptamu
tentu Tuhanlah pelukismu.

Bulan purnama
oh bulan purnama
wajahmu bundar memesona
sinarmu menerangi bumi

oh bulan purnama
tampakkan senyummu
hiburlah hatiku
temanilah aku pada malam sunyi

Malam
malam terang benderang
kulihat angkasa raya
malam itu bulan purnama
bulan tampak bercahaya
bintang bintang berkelip
oh alangkah indah alam semesta
anugerah dari sana pencipta.

Embun pagi
kabut turun membumi
membawakan embun pagi
embun datang menghampiri
rumput rumput berdiri
butir butir menatap mentari
bagaikan permata berseri
bersama embun pagi
aku pergi

Hujan
aku suka hujan
sejak langit abu abu menjadi hitam gelap
sampai titik titik air mulai jatuh
ah indahnya

ketika orang sedih kehujanan
aku tersenyum senang menikmati hujan
duduk di pinggir jendela bus
memandang kaca bus yang berembun
alangkah indahnya

betapa ajaibnya peristiwa alam
tuhan maha kuasa.

Pantaiku
ombak bergulung gulung memecah pantai
nyiur hijau melambai lambai
burung burung camar beterbangan di angkasa
semua sungguh memesona

Iaut biru bergelombang
lumba lumba berloncat loncatan
sungguh tak dapat kuungkapkan
betapa besar keagungan Tuhan

Air
kau sangat berharga
kau bagaikan permata dunia
kau sumber kehidupan
bagi seluruh umat di dunia

air teruslah mengalir
mengiringi arus yang terus ke hilir
mengelilingi pepohonan yang mulai bersemi
menambah sejuknya suasana pagi

saudaraku hematlah air
gunakan dia secukupnya
jangan kau sia siakan dia
pemberian tuhan yang sangat berharga.

Bungaku
bungaku . . .
sungguh lincah gayamu
kau berayun ayun di tangkai
menari nari . . .
tertiup angin pagi

bungaku . . .
kau tersenyum padaku
kau tebarkan harum semerbakmu
menyejukkan sanubariku

bungaku . . .
pagi ini kau sungguh ceria
bercanda ria dengan temanmu
si kumbang pengisap madu.

Mawar jingga
ketika pagi berseri
aku berjalan-jalan di taman
kulihat kuntum bunga rupawan
warna jingga sangat menawan

datang kupu-kupu menari
beterbangan kian kemari
menambah tamanku asri
mawarku jingga menarik hati.

Gunung merapi
mengepul asap membumbung tinggi
putih bagai salju abadi
terbang mengambang diembus angin
ciptakan pemandangan nan elok asri

gunung gunung berapi
kau laksana pilar pertiwi
berdiri megah bagai perwira
menjaga tanah air yang kaya raya


Puisi Anak SD Bertema Keluarga

Namaku
aku mempunyai nama
nama itu panggilanku
nama itu identitasku
namaku jati diriku

namaku sangat berharga
hadiah dari orang tua
namaku akan kujaga
untuk dikenal dunia.

Ibuku
ibuku selalu bangun pagi
menyiapkan makan pagi
untuk makan seluruh keluarga
agar badan sehat semua

ibuku tidak pernah marah
ibuku sayang padaku
ibuku selalu membimbingku
agar aku cepat dewasa.

Ayahku
betapa besar jasamu
tiada kenal lelah bekerja
membanting tulang demi keluarga
demi anak anak dan istrimu

terima kasih ayahku
engkau selalu membimbingku
semoga tuhan selalu melindungimu
menghantarkan langkahku
menuju masa depan yanq qemilang

Adikku
adikku sayang
mengapa kau menangis
hapus air matamu
gembiralah selalu
adikku yang lucu
marilah bersamaku
bernyanyi dan menari
bermain sesuka hati.

Adikku manis
adikku yang manis
janganlah engkau menangis
mari kita bergembira
bernyanyi bersuka ria

adikku sayang
jangan ragu janganlah bimbang
katakan sejujurnya
apa gerangan penyebab duka

adik manis adikku sayang
tiada guna bersedih hati
kurus badan penyakit datang
lebih baik mari bernyanyi.

Sama abangku
satria adalah abangku
pandai dan patut ditiru
selalu senang membimbingku
di setiap belajarku

engkau selalu mengajariku
berbuat baik dan rukun selalu
dengan teman dan keluargaku
juga menurut perintah ayah dan ibuku

terima kasih abangku
aku selalu berdoa untukmu
semoga Tuhan
selalu melindungimu.

Keluargaku
aku sayang ibuku
aku sayang ayahku
aku juga sayang adik
merekalah keluargaku

betapa bahagianya aku
memiliki mereka itu
selalu menemaniku setiap waktu
dalam suka dan bahagia

ya Tuhan lindungilah mereka
ibu ayah dan adikku
berilah kerukunan selalu
sehingga kami menjadi bahagia
amin.

Puisi Anak Bertema Kesehatan

Menggosok gigi
kawan kawan dengarlah nasihat
rajinlah selalu menggosok gigi
cepat cepat ambillah sikat
ayo ramai ramai gosok gigi

gigi putih gigi sehat
senyum pun berseri seri
sakit gigi takkan pernah
hati senang takkan gundah

Bangun pagi
mari kawan
kita bangun pagi
sambut datangnya mentari
yang menyinari bumi

ayo kawan
berolahraga pagi
hirup udara segar murni
badan sehat wajah berseri.

Bersenam pagi
kokok ayam mulai berbunyi
pertanda hari mulai pagi
aku bangun dengan wajah berseri
tempat tidur kuatur dengan rapi

segera aku bersihkan diri
siap untuk berolahraga pagi
berlari bersama sama teman
lalu senam pagi di lapangan

senam pagi membuat sehat
tubuh juga menjadi kuat
penyakit tidak mau melekat
belajar pun menjadi giat

Empat sehat lima sempurna
hai kawan
ingatlah selalu
makanlah makanan bergizi
makanan empat sehat
nasi lauk sayur dan buah
ditambah susu biar sempurna

supaya tubuhmu selalu sehat
kuat dan pintar
tak lupa juga selalu berdoa
kepada Tuhan yang maha esa
agar senantiasa selalu sentosa.

Menjaga kesehatan
ayo kawan kawan
menjaga kesehatan
badan sehat dan kuat
itulah yang diidamkan

bebaskan diri dari kotoran
yang menempel di badan
rambut kulit kuku dan telinga
harus dijaga kebersihannya

makan makanan bergizi
berolahraga dan beristirahat
jika semua ditaati
badan kita tentu sehat.

Bersih itu sehat
hari minggu telah tiba
warga kampung bekerja bakti semua
membersihkan lingkungan rumahnya
agar bersih dan indah

bersih itu sehat
bersih makanan minuman dan badan
juga pakaian serta lingkungan

ayo kawan jagalah selalu kebersihan
agar badanmu selalu sehat
menyongsong masa depan dengan gemilang.

Puisi Anak tentang Lingkungan

Melatiku
warnamu putih
bungamu kecil
harummu semerbak mewangi
banyak kumbang menghampirimu
kau tumbuh di taman
tak lupa selalu kusiram
agar terus berkembang
menghiasi taman rumahku.

Rumahku
rumahku mungil
rumahku bersih
rumahku indah
rumahku rapi
ada taman di halaman depan
berbagai bunga tumbuh di sana
ku slalu berjanji
kujaga kebersihan rumahku
agar aku selalu nyaman hidup di situ.

Sekolahku
sekolahku . . .
tempat menuntut ilmu
tempat membekali diriku
dengan keterampilan dan ilmu

sekolahku . . .
bersama guru aku belajar
semua ilmu pengetahuan
untuk bekalku di masa depan

sekolahku . . .
di sanalah aku belajar
bergaul dengan teman
juga menaati segala peraturan
terima kasih sekolahku.

Pasar
tiap hari kau dikunjungi banyak orang
penjual dan pembeli memenuhi tempatmu
bermacam barang dijual di situ
dari sayuran sampai baju
dari bumbu dapur sampai sepatu

pasar
kau teman setia para
ibu juga sobat setia para pedagang.

Kampungku yang indah
dahulu
kampungku kotor dan bau
sampah berserakan
limbah di mana-mana
tanah-tanah becek

namun sekarang
kampungku bersih dan rapi
sampah tak lagi berserakan
limbah tak lagi menggenang
tanah tanah tak lagi becek
warga kampungku
sekarang mulai menyadari
kebersihan itu penting
bersih itu indah
bersih itu sehat.

Istana
indahnya sebuah istana
rumah mewah milik sang raja
bentuknya gagah lagi perkasa
bercahaya bagaikan permata

aku pun punya istana
istanaku tiada duanya
di sana aku aman bahagia
bersama keluarga tercinta.

Tanah airku Indonesia
bidang-bidang tanah dengan pematang
hamparan sawah luas membentang
laksana permadani hijau mengembang

di sepanjang pantai
pucuk-pucuk nyiur melambai-lambai
menghias alam negeri nan permai

indah subur kaya raya
tanah airku Indonesia.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar