Skip to main content

Pengertian Makna Lugas dan Makna Kias beserta Contohnya dalam Kalimat

Makna Lugas dan Makna Kias beserta Contohnya dalam Kalimat. Makna Lugas dan Makna Kias beserta Contohnya dalam Kalimat – Makna lugas adalah makna sebenarnya atau makna dasar dari suatu kata. Makna ini juga bisa disebut sebagai makna denotasi dan contohnya. Sementara itu, makna kias adalah makna tidak sebenarnya, atau kiasan dari makna suatu kata. Makna kias sendiri bisa juga disebut sebagai makna konotasi dan contohnya.




Makna langsung dan makna berkelas adalah dua jenis makna kata, selain makna dan contoh kontekstual, makna dan contoh tata bahasa, makna leksikal dan misalnya, generalisasi makna, makna spesialisasi, contoh makna refleksi, makna struktural, contoh makna sehari-hari, contoh makna gaya, contoh makna afektif, makna sinestesia dan contoh, makna penyembah dan contoh, dan arti perbaikan.

Agar lebih memahami, berikut ini disajikan beberapa kata yang meliputi makna langsung dan makna berkelas bersama dengan contoh-contoh dalam kalimat.

1. Contoh Makna Kias

Angkat tangan: menyerah
Permasalahan pelik yang dia hadapi membuatnya nyaris angkat tangan.

Kuda hitam: pihak yang tidak diunggulkan
Dalam lomba futsal tahun ini, tim kami dianggap kuda hitam oleh sejumlah orang.

Bau kencur: belum berpengalaman
Di sini, aku masih termasuk karyawan bau kencur.

Putih: pucat

Karena tegang, mukanya pun kini menjadi putih.

Duduk perut: sedang hamil
Saat ini, istri dari Pak Soleh tengah duduk perut.

Utang Budi: jasa baik yang mesti dibayar
Aku sangat berutang budi padamu.

Air mandi: kebiasaan
Kegiatan ronda di kampung ini sudah menjadi air mandi.

Angkat kaki: pergi
Dengan sangat tidak hormat, Epi harus angkat kaki dari indekos yang telah dia sewa selama ini.

Empat mata: bicara berdua
Semalam, aku sudah bicara empat mata dengannya.

Makan besar: pesta makan dan minum yang diadakan secara besar-besaran.
Pak Mahmud mengadakan acara makan besar yang dihadiri sejumlah koleganya.

Makan berulam: beristri
Syamsudin kini telah makan berulam.

Beradu kening: bertatap muka
Aku sempat beradu kening dengannya walau sebentar.



2. Contoh Makna Kata Lugas

Kuda hitam: kuda yang berwarna hitam
  • Kuda hitam itu tengah tertidur di kandangnya.


Hitam: nama warna yang serupa dengan warna arang
  • Hari ini, dia memakai pakaian serba hitam.


Tulang punggung: tulang yang ada di bagian belakang tubuh
  • Tulang punggungku yang ada di bagian bawah tiba-tiba terasa sakit.


Putih: warna dasar yang serupa warna kapas
  • Karena hari ini sidang skripsi, aku pun harus memakai kemeja berwarna putih.

Hujan: titik-titik air yang jatuh ke bumi
  • Sepanjang malam kemarin, hujan turun dengan sangat deras.

Tangan kanan: tangan yang ada di sebelah kanan.
  • Tangan kanan Adnan terkilir saat bermain bulutangkis.


Bau kencur: bau aroma kencur.
  • Semerbak bau kencur tercium dari dapur rumahku.


Utang Budi: utang yang dipunyai Budi.
  • Rentenir itu menagih utang Budi yang belum juga dibayar.


Menggigit jari: menggigit atau mencekam jari tangan.
  • Bayi itu masih suka menggigit jarinya sendiri.


Angkat tangan: mengangkat atau mengacungkan tangan.
  • Jika ada yang ingin ditanyakan atau ada yang kurang dimengerti, silakan angkat tangan kalian.


Cuci tangan: membersihkan tangan atau membasuh tangan dengan air dan sejenisnya.
  • Sebelum makan, hendaknya cuci tangan terlebih dahulu.


Benang merah: benang berwarna merah.
  • Sweatar itu dirajut dengan menggunakan bahan benang merah.


Demikianlah beberapa makna lugas dan makna kiast beserta contohnya dalam kalimat. Semoga pembahasan kali ini bisa dimengerti dan bermanfaat untuk para pembaca sekalian. Sekian dan terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar