--> Skip to main content

16 Penyebab Laptop Cepat Panas dan Lambat (Hang)

Penyebab Laptop Cepat Panas dan Lambat (Hang). Laptop adalah perangkat portabel atau perangkat keras versi PC (Personal Computer) perangkat yang menawarkan fleksibilitas dan portabilitas tinggi dalam penggunaannya. Mirip dengan PC, laptop ini juga memiliki banyak rangkaian komponen elektronik yang memiliki potensi untuk menghasilkan suhu panas karena berbagai alasan. Pada dasarnya, setiap laptop harus dirancang dengan keamanan sistem pendingin masing-masing, tetapi ada kondisi di mana suhu atau suhu laptop menjadi terlalu ditandai oleh panas pada tubuh.

Untuk itu, pada artikel kali ini kami akan mencoba mengulas penyebab laptop cepat panas, apa saja dan bagaimana menanganinha, guna menambah wawasan pembaca di setiap perawatan laptop. Selamat membaca.
16 Penyebab Laptop Cepat Panas dan Lambat (Hang)


1. Penggunaan multitasking yang tinggi
Kita tahu bahwa penggunaan baterai laptop berbanding lurus dengan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi laptop, semakin tinggi tingkat sumber daya CPU atau prosesor pada laptop, semakin tinggi CPU dan chipset dukungan, tidak jarang panas dapat terjadi dalam kondisi ini. . Termasuk di dalamnya ketika kita menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan sekaligus.

2. Penempatan Laptop
Penempatan laptop sangat penting mengingat laptop ini mengeluarkan panas dari dalam melalui bagian bawah laptop. Oleh karena itu, penempatan laptop yang baik adalah untuk meletakkan dasar datar yang tidak menyerap suhu panas seperti meja dan tatakan. Penempatan laptop di kasur secara langsung akan menyebabkan panas tidak dapat terlempar dengan sempurna membuat laptop menjadi terlalu panas.

3. Pasta prosesor yang kering
Pasta prosesor adalah pasta penting untuk menghilangkan panas prosesor saat bekerja. Tingkat reduksi panas yang dapat dikurangi oleh prosesor tergantung pada kualitas pasta yang masih menempel, jika pasta prosesor hampir kering, dapat dipastikan bahwa daya reduksi pasta terhadap panas yang dihasilkan oleh prosesor untuk dikurangi yang secara otomatis membuat laptop menjadi cepat panas meskipun tidak digunakan untuk keperluan multitasking yang bisa dibilang berat sekalipun.

4. Fan yang tidak berfungsi normal
Selain pasta prosesor, ada kipas yang berfungsi untuk mengeluarkan panas dari tubuh laptop yang keluar dari tubuh, yang melekat pada sisi bodi laptop. Kipas ini bekerja berputar dengan kecepatan yang ditentukan oleh pabrikan laptop. Jika kipas macet atau bermasalah-bahkan tidak berputar-maka pasti kelebihan panas akan dihasilkan oleh oleb laptop karena tidak adanya media yang berfungsi untuk membuang sirkulasi panas dari laptop keluar dari laptop.

5. Fan yang kotor
Kipas kotor karena debu dapat menyebabkan putaran kipas yang lambat dan tidak stabil. Debu yang ada membuat putaran kipas menjadi tidak maksimal sehingga kebutuhan sirkulasi di ruang dalam laptop menjadi tidak terpenuhi dengan baik akibat putaran kipas yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

6. Penggunaan yang Lama
Penggunaan laptop yang lebih lama juga dapat menyebabkan suhu yang berlebihan, karena semakin lama laptop digunakan untuk memberi makan suhu yang dihasilkan komponen seperti GPU, maka chipset tidak terkecuali CPU akan meningkat, yang akhirnya bisa menyebabkan panas.

7. Kelebihan beban kerja CPU
Instalasi dan penggunaan aplikasi dengan persyaratan sistem yang tidak memadai menyebabkan CPU terlalu panas karena dipaksa bekerja di luar kemampuannya. Setiap aplikasi memiliki sistem requiremet sendiri tidak terkecuali untuk CPU dan clock speednya, penggunaan aplikasi di luar kemampuan CPU laptop mengakibatkan panas berlebih saat dijalankan.

8. Debu yang menumpuk
Debu ke laptop dan menempel pada perangkat elektronik, terutama chipset, dapat menyebabkan panas saat perangkat dioperasikan. Itu karena debu yang menempel menyebabkan panas pada komponen yang berjalan. Pembersihan rutin perlu dilakukan untuk menghindari hal ini terjadi.

9. Sirkulasi udara yang tidak benar
Sirkulasi udara yang buruk dapat menyebabkan suhu yang berlebihan pada laptop yang menyebabkan panas untuk komponen dari laptop itu sendiri. Untuk itu selalu pastikan sirkulasi udara di laptop berfungsi dengan baik untuk melepas panas di dalam laptop itu sendiri.

10. Usia penggunaan laptop
Setiap perangkat keras PC memiliki siklus penggunaan Setiap, harddisk memiliki parameter hingga berapa banyak waktu baca-tulis dapat berjalan hingga mengalami tingkat kinerja yang signifikan. Begitujuga laptop, memiliki waktu siklus motherboard yang jika sudah terlampaui, maka akan mengakibatkan laptop menjadi cepat panas.

11. Hardware yang di Overclock
Tidak hanya PC yang dapat dioverclock, kini bahkan pabrikan laptop pun menyediakan varian laptop mereka yang mendukung fitur overclocking. Namun tindakan overclocking yang salah atau salah, dapat mengakibatkan panas berlebih pada laptop karena komponen overclocking bekerja lebih tinggi.

12.Menjalankan laptop dengan charger
Tindakan mengoperasikan laptop dengan pengisi daya yang terhubung ke laptop dimungkinkan. Namun, ini berdampak pada laptop di mana laptop lebih cepat menghasilkan panas pada komponen-komponennya karena penggunaan charger saat bermain laptop ini. Kami merekomendasikan penggunaan laptop tanpa charger, atau membiarkan laptop dibolehkan melalui proses pengisian hingga selesai, hanya digunakan kembali.

13. Voltase arus masuk yang terlalu tinggi
arus masuk yang terlalu tinggi dapat disebabkan oleh masalah baterai, atau pengisi daya itu sendiri. Masalah arus berlebih ini juga terjadi ketika baterai laptop yang terjatuh atau rusak terpaksa digunakan, selain itu juga membuat pengisi daya dihidupkan untuk laptop. Dengan demikian, arus yang masuk ke laptop tentu lebih tinggi dari arus dan tegangan yang dibutuhkan oleh laptop itu sendiri.

14. Virus yang hinggap di sistem laptop
Kedengarannya aneh, tetapi memang demikian, laptop yang terinfeksi virus dapat mengakibatkan kerja atau sumber daya prosesor terkuras habis oleh virus yang bekerja gigih dalam sistem backround, sehingga membuat prosesor sering menjalankan instusi virus tanpa henti, panas dapat tidak bisa dihindari oleh kerja virus yang meraup semua sumber daya laptop ini.

15. Sistem Operasi yang membutuhkan banyak Sumber Daya/Resource
Sistem operasi yang tidak sesuai juga menjadi penyebab sumber daya CPU menjadi tidak efektif dan cenderung menguras banyak sumber daya, menyebabkan CPU menjadi cepat panas. Ini dapat diatasi dengan menggunakan sistem operasi dan aplikasi pendukung yang sesuai dengan spesifikasi laptop.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar