Skip to main content

Tatacara Dan Syarat Pemberkatan Nikah di Gereja HKBP

Prinsip mendasar dari pernikahan Kristen adalah penting, sehingga Anda harus berdoa terlebih dahulu sebelum memutuskan. Ini adalah kasus bagi orang Kristen Batak di HKBP. Istilah perkawinan di HKBP umumnya merupakan salah satu hal yang tidak banyak diketahui oleh calon mempelai. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi yang berkaitan dengan itu. 

Oleh karena itu, bagi pasangan yang ingin menikah di gereja HKBP termasuk mengikuti jalannya ibadah dari Gereja HKBP, tentunya perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi tersebut dipersiapkan agar dapat melakukan restu perkawinan di gereja. Untuk lebih jelasnya, lihat di sini beberapa kondisi pernikahan di HKBP untuk calon mempelai Kristen.

1. beri tahu Sekretariat gereja

Yang pertama harus dilakukan adalah memberi tahu Jemaat bahawa ia akan melakukan perkawinan di dalam Jemaat. Umumnya hal ini tidak dilakukan secara mendadak tetapi sebaiknya beberapa bulan sebelumnya. Sehingga dapat dilakukan persiapan yang tepat untuk acara nanti. Hal ini dikarenakan upacara pernikahan harus diatur agar tidak menghalangi atau bertentangan dengan berbagai kegiatan atau kegiatan gereja lainnya.

2. melakukan perjanjian perkawinan

Selanjutnya, setelah itu mempelai wanita harus menyediakan waktu untuk membuat perjanjian perkawinan. Hal ini umumnya dilakukan 2 minggu sebelum menikah. Sebelumnya mempelai wanita diwajibkan untuk mengisi formulir perkawinan yang lengkap sebelum pengangkatan perkawinan Kristen. Sehingga dapat diperoleh keyakinan penuh dari kedua belah pihak, baik suami dan calon istri, untuk serius melaksanakan upacara pernikahan dan kehidupan keluarga melalui hubungan suami dan istri di Kristen sesuai dengan kehendak Allah dalam perkawinan Benar.

3. konseling pra nikah

Setelah pertemuan pernikahan, maka bagian utama berikutnya yang harus dilakukan adalah untuk menjalani konseling pra-perkawinan. Di sini kedua mempelai wanita berkewajiban untuk memberikan informasi kepada para hamba Tuhan akan menjadi seluk beluk kehidupan sebelum pernikahan dan komitmen untuk hidup. Oleh karena itu, Anda hendaknya tidak melupakan bagaimana berdoa dalam Roh dengan tekun sementara hidup agar terus meningkatkan dan memperkuat hati untuk tetap konsisten dengan pernikahan.

4. Lengkapi administrasi catatan sipil

Selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah urusan administrasi yang akan diminta untuk pergi ke catatan sipil. Ini mencakup berbagai macam surat dan perlengkapan yang harus diserahkan kepada Gereja sebagai bahan untuk rekaman catatan sipil nanti. Tentunya tanpa kelengkapan perkawinan Kristen yang berkaitan dengan pemerintah, maka perkawinan tetap tidak dianggap sah oleh negara.

5. persiapan memberkati 

Terakhir, bersiaplah untuk upacara pernikahan beberapa hari sebelumnya. Sehingga mempelai wanita tidak bingung pada hari berkat dan memahami apa yang terbaik untuk dilakukan.

Ini adalah beberapa kondisi pernikahan di HKBP yang harus diikuti dengan baik untuk calon pengantin untuk menikah di gereja. Jangan lupa untuk meminta bimbingan dari karunia Roh Kudus untuk memperoleh penyertaan dari awal sampai akhir acara.... Jadi tidak kekurangan apa pun dan memperoleh berkat dari pernikahan yang diharapkan dari Tuhan. Amin.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar