Skip to main content

Sejarah, Asal Usul, Pendiri dan Ajaran Gereja Masehi Advent

Belajar bagaimana sejarah Gereja Adventist adalah salah satu hal yang paling menarik. Tentu saja sebagai orang Kristen kita tahu berbagai jenis dan ajaran gereja yang berbeda satu sama lain. Sebagai contoh, perbedaan gereja Bethel dan Patekosta atau misalnya perbedaan gereja karismatik dengan Protestan. Jadi tidaklah mengherankan bahwa gereja memiliki beberapa cara untuk menyampaikan liturgi dan sopan santun. Demikian juga, Gereja Adventist menarik untuk mengikuti asal-usul dan latar belakang ajarannya. Bagi mereka yang tertarik lebih lanjut, berikut adalah sekilas tentang sejarah Adventist Church.

Asal-usul Gereja Adventist


Sejarah Gereja Advent memulai salah satu asal-usul gereja. Ketika dilihat dari sejarahnya, Gereja ini awalnya berdiri sekitar tahun 1831 oleh William Miller yang awalnya menunggu kedatangan Yesus untuk kedua kalinya. Ketika ini tidak boleh dilewatkan, banyak yang percaya lagi untuk memegang doktrin lama perjanjian lama atau tujuan hukum pada awalnya. Dari sinilah pemimpin lain seperti Ellen White yang membangun pelopor gereja Advent dunia.

Pendiri Gereja Advent


Sebagaimana dikatakan sebelumnya bahwa gereja berasal dari inisiatif Wiliam Miller dan kemudian digantikan oleh penasehat utama gereja pada awal berdirinya gereja, Ellen White. Dengan para pemimpin ini, Gereja Adventist akhirnya berkembang menjadi sebuah gereja dengan sejumlah besar pengikut di dunia. Tidak sedikit yang percaya kepada hukum Taurat yang diberikan Jahweh di dalam Perjanjian lama sebagai bimbingan dan bimbingan dari kehidupan orang percaya. Meskipun sama sekali tidak salah, aliran ini sangat berbeda dibandingkan dengan aliran gereja lainnya.

Ajaran Gereja Advent


Ketika dilihat lebih jauh dari asas doktrinal gereja yang satu ini, Gereja Adventist mencakup ajaran-ajaran Allah yang benar yang diberikan pada zaman Perjanjian lama. Begitu banyak yang berpikir bahwa gereja ini jauh lebih kaku dan lebih konvensional. Berbagai kontroversi dari hubungan lama dan perjanjian baru tidak mematahkan semangat ajaran gereja untuk tetap teguh memegang apa yang mereka yakini di tengah munculnya banyak gereja lain dengan aliran yang berbeda. Keyakinan seperti itu seperti menjalankan jenis puasa dalam kekristenan dan tidak mengonsumsi makanan tertentu seperti binatang peliharaan atau berbuku-buku, membuat gereja ini memiliki banyak gereja militan melawan Firman Tuhan dan dianggap kaku perintah yang Tuhan berikan kepada rakyatnya.

Itu sekilas sejarah Adventist Church. Tentu saja, dengan memahami hal ini, orang Kristen masih akan merasa bersatu, meskipun mereka berbeda dalam pengajaran dan sejarah gereja mereka. Pada dasarnya setiap gereja percaya pada penyaliban Yesus dan janji keselamatan dalam Alkitab yang diberikan Allah. Oleh karena itu, tidak masalah dalam gereja apapun, tentu saja tidak akan jauh berbeda jika Anda menyembah. Bersama dengan memercayai Tuhan Yesus sebagai penyelamat yang hidup. Amin.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar