Skip to main content

9 Cara Rutin Membaca Ayat Alkitab Setiap Hari Dalam Ajarannya

Cara Rutin Membaca Ayat Alkitab Setiap Hari Dalam Ajarannya. Alkitab adalah buku terlaris yang dijual di dunia. Namun, seringkali Alkitab hanyalah sebuah pajangan di rumah. Alkitab hanya simbolis bahwa kita adalah orang Kristen. Namun, apakah kita telah membaca isi Alkitab? Apakah kita memahami isi Alkitab? Apakah kita telah melakukan isi Alkitab?

Alkitab memuat kumpulan Firman Tuhan. Hukumnya, kehendakNya, semuanya tertulis di dalam Alkitab. Kita sering berdoa memohon hikmat dan pengertian dari Allah. Hikmat dan pengertian ada di dalam Alkitab. Alkitab menolong kita untuk memahami ketakutan Tuhan dengan benar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membaca Alkitab. Namun, Alkitab tidak sama dengan Kitab pengetahuan. Alkitab juga bukan buku fiksi seperti novel. Kita perlu melakukan bagaimana membaca ayat Alkitab dengan benar. Langkah berikut membimbing cara membaca ayat Alkitab.


1. Persiapkan hati dan motivasi Anda.

Sekali lagi, Alkitab bukan buku pengetahuan di mana kita hanya mencari ilmu pengetahuan. Alkitab juga bukan buku fiksi di mana kita hanya mencari kesenangan. Alkitab adalah tempat semua hikmat. Kita mengenal Tuhan, kita tahu kehendak Tuhan, kita menjadi lebih kuat, semuanya bisa ditemukan di dalam Alkitab. Namun, untuk mendapatkannya, kita perlu memiliki motivasi yang tepat sebagai langkah pertama dalam cara membaca ayat Alkitab.

Berhenti membaca Alkitab karena diperlukan. Berhenti membaca Alkitab karena kebetulan hanya Alkitab kita memegang. Berhenti membaca Alkitab tanpa kerinduan untuk Tuhan. Persiapkan hati kita terlebih dahulu. Memiliki kerinduan untuk mengenal Allah, kerinduan untuk memahami kehendak-Nya. Sebelum membaca Alkitab, lakukan jalan untuk menenangkan hati dan pikiran sesuai dengan Alkitab.

2. Berdoa meminta pertolongan Tuhan.
Mazmur 119:18 Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu.

Permintaan pemazmur ini mengingatkan kita bahwa kita tidak dapat membaca Alkitab dengan kekuatan kita sendiri. Ada begitu banyak hal yang sulit untuk kita pahami dengan pemahaman kita sendiri. Namun, Tuhan mampu dan rindu untuk membuat kita mengerti.

Oleh karena itu, mintalah kepada Tuhan untuk membuka mata hati kita agar kita dapat memahami apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita melalui pembacaan Alkitab yang akan kita baca. Mintalah dia untuk memberikan kebijaksanaan dan kelemahlembutan untuk siap menerima kebenaran Firman Allah. Berilah hati kita untuk memahami Firman Allah sebagaimana yang ayat Alkitab katakan mengenai penyerahan.

3. Baca Alkitab secara rutin setiap hari.
Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Allah mengingatkan Yosua, dan juga kita semua, untuk terus membaca Alkitab siang dan malam. Ini berarti bahwa setiap hari kita perlu melakukan cara membaca ayat Alkitab. Memiliki rencana bacaan Alkitab. Misalnya satu artikel per hari secara berurutan. Tidak perlu terburu-buru, telah direncanakan sesuai dengan kapasitas kami.

Perencanaan membantu kita untuk melihat Alkitab, bukannya membaca Alkitab pada suatu waktu. Dengan ini, kita akan memiliki motivasi yang tepat untuk melakukan cara membaca ayat Alkitab.

4. Merenungkan ayat Alkitab yang telah dibaca.
Mazmur 119:97 Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.

Pemazmur mengingatkan bukan sekadar membaca firman Tuhan, tetapi juga merenungkannya. Firman Tuhan dapat menjadi pengingat kegiatan kita sehari-hari. Firman Tuhan akan sulit dimengerti ketika kita membacanya. Oleh karena itu, Belajarlah untuk melakukan eksposisi pembacaan Alkitab yang kita baca. Eksposisi membantu kita untuk tidak salah paham ayat Alkitab dan menyesuaikannya dengan keadaan saat ini. Buat eksposisi atau eksegesis seperti contoh ayat Alkitab eksegesis yang sudah tersedia di internet.

5. Membaca hasil perenungan orang lain atau berdiskusi dengan orang lain.

Terkadang meskipun eksposisi, kita masih merasa sulit untuk memahami bacaan Alkitab. Percayalah bahwa Allah memiliki berbagai cara kreatif untuk membuat kita mengerti. Selain melakukan eksposisi itu sendiri, kita juga bisa memahami melalui eksposisi yang dilakukan oleh orang lain. Saat ini, ada banyak eksposisi yang dibagikan di internet. Ini akan membantu kita untuk memahami lebih baik. Ingatlah untuk terus menguji apa yang telah disampaikan orang lain. Selain membaca hasil eksposisi, kita bisa diberkahi langsung dengan kelompok orang percaya lainnya.

6. Mencatat dan membagikan hasil perenungan.

Firman Tuhan perlu merenungkan setiap hari. Itu berarti kita tidak bisa melupakan apa yang telah kita baca. Memiliki catatan tentang hasil kontemplasi kita akan membantu kita menjadi lebih baik dalam mengingatnya. Ketika kita berada dalam kondisi yang pantas, atau kita mengingat ayat pembacaan, kita dapat membuka dan merenungkan itu lagi.

Cara lain adalah dengan berbagi hasil kontemplasi, seperti melalui media sosial. Selain membantu kita mengingat, ini juga dapat menjadi berkat bagi orang lain. Tentu saja kita tidak hanya kehilangan pemahaman kita, tetapi banyak orang juga dapat memahami Firman Allah. Dengan membagikannya, kita juga memotivasi orang lain untuk memanfaatkan media sosial persis seperti yang Allah telah bertanya dalam ayat Alkitab tentang ilmu pengetahuan.

7. Melakukan firman Tuhan.
Yakobus 1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

Yakobus mengingatkan kita bahwa tidaklah cukup untuk sekadar membaca Alkitab. Membaca Alkitab adalah penting, tetapi ada satu tahap lebih lanjut kita perlu lakukan, yang adalah untuk melakukan apa yang telah kita baca. Oleh karena itu, sungguh-sungguhlah mengerti isi bacaan Alkitab sehingga kita bisa melakukannya dengan baik. Apakah Firman Allah sebagai bentuk penyembahan yang benar sesuai dengan Alkitab.

Itu adalah panduan untuk membaca ayat Alkitab. Ingatlah bahwa sebagai orang Kristen, kita perlu memahami kehendak Allah dalam kehidupan kita. Ketika kita memahami apa yang Tuhan rindu agar kita lakukan, kita akan menjalani kehidupan kita dengan sepenuh hati, terutama jika kita membaca ayat Alkitab untuk motivasi hidup. Mudah-mudahan artikel ini dapat membantu kita untuk merenungkan dengan setia Firman Allah. Semua kemuliaan bagi nama Allah. Tuhan memberkati.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar