Skip to main content

7 Ayat Alkitab Tentang Pemimpin Pilihan Tuhan

Berbagai posisi sebagai pemimpin dapat dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, adalah mungkin bahwa pada satu waktu kami dipercayakan untuk memainkan peran. Sekarang, sebagai orang Kristen tentu saja kita ingin menjadi teladan yang baik bagi orang lain, tidak terkecuali dalam menjadi seorang pemimpin pelayanan, menurut karakter Kristus.

Dalam kesempatan ini kita akan melihat ayat Alkitab tentang karakter pemimpin yang melayani supaya kita dapat membuat pedoman dalam peranan pemimpin.

1. Filipi 2:6-8

“[Yesus] yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”

Jika kita ingin membuat seseorang menjadi teladan, siapa lagi yang lebih baik daripada teladan Yesus Kristus? Kita tahu Yesus dengan berbagai nama, salah satunya sebagai putera damai (Yesaya 9:5). Bukan hanya itu, Jahshua adalah Raja segala raja, yang berarti bahkan raja atau pemimpin lain juga harus tunduk padanya.

Namun demikian, Yesus sebagai pemimpin di atas semua pemimpin lain ini tidak sombong. Dia tidak menyalahgunakan statusnya sebagai pemimpin. Sebaliknya, Yesus yang berkuasa mau datang dalam rupa bayi, dilahirkan di tempat yang keji, bahkan mati di salib yang merupakan tanda kutukan (Gal. 3:13). Tanpa melihat apa yang Yesus lakukan selama tiga setengah tahun pelayanan Yesus di bumi, kita bisa belajar dari Yesus tentang pengorbanan dan kerendahan hati seorang pemimpin.

2. Yohanes 13:13-15

“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”

Malam sebelum Yesus ditangkap, dia menanggalkan jubahnya dan membasuh kaki murid-muridnya. Ada sebuah insiden sebelum Yesus harus mati di kayu salib, dan ia mengambil untuk melakukan tindakan seorang pelayan bagi para murid di bawah kepemimpinannya menunjukkan bahwa Yesus juga penting untuk mengingatkan mereka untuk menjadi pemimpin yang melayani. Yesus tahu, kelak mereka (kecuali Yudas Iskariot) akan menjadi pemimpin yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara iman orang percaya dan karenanya Dia mengajari mereka untuk memiliki karakter yang melayani satu sama lain (Baca juga: tugas seorang pemimpin gereja).

3. Matius 20:25-28

“Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia  menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Di dunia ini kita mungkin tahu pemimpin yang menjalankan kepemimpinannya keras, tidak toleran, ingin dihormati, kebutuhan yang bersangkutan sendiri, dll. Di zaman modern ini kita tahu dua istilah dalam hal kepemimpinan untuk menggambarkan karakter yang berlawanan dari pemimpin, bos dan pemimpin.

Jika kita menggunakan kedua istilah tersebut, maka sifat yang disebutkan sebelumnya ada dalam kategori atasan atau pemimpin yang tidak ingin melayani orang di bawah kepemimpinannya. Yesus dalam pesan dan juga melalui teladan dari tindakan nyata bahwa dia selalu bertindak sebagai pemimpin, seorang pemimpin yang akan melayani orang lain.

4. Galatia 6:2 & Roma 12:4-5

Galatia 6:2:


“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”

Roma 12:4-5:

“Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua amggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.”

Dalam kehidupan ini kita harus menjalankan berbagai peran sekaligus, misalnya sebagai anak untuk orang tua, sebagai orang tua untuk anak, saudara perempuan, pemimpin divisi di kantor, kepala tim, bawahan dari atasan, dll. Sebagai seorang pemimpin, hal yang perlu diingat adalah bahwa meskipun kita memegang peran dengan posisi di atas orang lain dalam masalah, pada dasarnya semua orang Kristen adalah satu tubuh dengan Kristus sebagai kepalanya. Dalam 1 Korintus 12:12-31 lebih lanjut dijelaskan dan diilustrasikan bahwa salah satu anggota tubuh, meskipun terlihat lebih kuat, tidak boleh menurunkan anggota badan lain yang tampak lebih lemah karena setiap anggota tubuh memiliki peran mereka sendiri dan saling melengkapi satu sama lain.

Oleh karena itu, dalam setiap peranan yang kita jalankan hendaknya kita menjaga kehidupan kita pada Kristus. Kita adalah tubuh, Kristus adalah kepalanya. Dengan demikian kita tidak boleh bangga hanya karena kita memiliki peran pemimpin (dari banyak peran yang kita masih harus melalui juga) agar tidak melayani satu sama lain atau membantu meringankan beban orang lain.

5. Yakobus 4:10

“Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.”

Ayat ini mengatakan bahwa kita tidak perlu kuatir jika hal itu kemudian direndahkan dengan dilayani ketika kita menjadi pemimpin. Ini karena dengan salah satu janji Tuhan kepada orang percaya yang bersedia melayani: Tuhanlah yang akan meninggikan kita dengan cara yang mungkin tidak kita bayangkan saat ini, tetapi pastilah pahala Tuhan lebih berharga daripada jika kita sendiri yang menuntut menghormati orang lain.

Sekarang, setelah mengetahui ayat Alkitab mengenai pemimpin pelayanan, marilah kita menerapkan sifat pelayanan itu dalam kehidupan kita karena itulah teladan yang Tuhan Yesus berikan.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar