Skip to main content

KERJASAMA : Pengertian Arti, Manfaat, dan Beberapa Bentuk Kerjasama

Kerjasama adalah interaksi yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Kerja sama dapat terjadi ketika individu yang bersangkutan memiliki minat dan kesadaran yang sama untuk bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan minat yang sama.

Daftar Isi
Pengertian Kerjasama Secara Umum
Pengertian Kerjasama Menurut Para Ahli
1. Pamudji
2. Charles H. Cooley
3. Rosen
4. Thomson dan Perry
5. Tangkilisan

Pengertian Kerjasama dalam Dunia Bisnis
Jenis-Jenis Kerjasama
1. Bagi Hasil
2. Membuat Peluang Usaha
3. Build, Operate and Transfer (BOT)
4. Joint Venture
5. Merger
6. Konsolidasi
7. Waralaba atau Franchising

Kerjasama: Pengertian Arti, Manfaat, dan Beberapa Bentuk Kerjasama


Pengertian Kerjasama Secara Umum

Apa yang dimaksud dengan kerjasama (cooperation)? Pengertian kerjasama adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh beberapa orang atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian Kerjasama Menurut Para Ahli


Dalam sosiologi, definisi kerja sama adalah suatu bentuk interaksi sosial dengan sifat asosiatif yang terjadi ketika ada kelompok orang yang memiliki pandangan yang sama untuk mewujudkan tujuan bersama. Berikut ini definisi kerja sama menurut para ahli:

1. Pamudji
Menurut Pamudji, gagasan kerja sama adalah pekerjaan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan melibatkan interaksi antara individu yang bekerja bersama sampai tujuan yang dinamis terwujud. Lebih lanjut ia berpendapat bahwa unsur utama kerja sama adalah tiga yaitu keberadaan individu, keberadaan interaksi dan keberadaan tujuan yang sama.

2. Charles H. Cooley
Seorang pakar bernama Charles H. Cooley berpendapat, kerja sama akan muncul jika orang menyadari bahwa mereka memiliki minat yang sama dan pada saat yang sama memiliki pengetahuan dan kesadaran yang cukup tentang diri mereka sendiri untuk memenuhi kepentingan kepentingan tersebut.

3. Rosen
Menurut Rosen, gagasan kerja sama adalah sumber yang dianggap sangat efisien untuk kualitas layanan, terutama dalam konteks kerja sama ekonomi, terutama pembelian dan penjualan.

4. Thomson dan Perry
Menurut Thomson dan Perry, pengertian kerja sama adalah kegiatan yang memiliki level yang berbeda mulai dari tahap koordinasi serta kerja sama hingga kolaborasi dalam kegiatan kolaboratif.

5. Tangkilisan
Menurut Tangkilisan, gagasan kerjasama adalah sumber kekuatan yang muncul dalam suatu organisasi sehingga dapat mempengaruhi keputusan dan tindakan organisasi.

Pengertian Kerjasama dalam Dunia Bisnis

Menurut BusinessDictionary, gagasan kerjasama adalah pengaturan kemitraan yang saling menguntungkan yang dilakukan secara sukarela oleh dua atau lebih lini bisnis. Kolaborasi ini adalah hal yang bermanfaat karena beberapa masalah menjadi lebih ringan.

Selain itu, kerja sama bukan hanya masalah mengumpulkan dana. Beberapa pelaku bisnis lebih suka menjalin hubungan yang menguntungkan dengan sesama pesaing.

Daripada bersaing yang akhirnya membuat stres, lebih baik untuk melengkapi hal-hal yang tidak dimiliki. Terutama saat darurat. Misalnya pemasok ikan. Ketika suatu hari ia kehabisan stok, ia dapat menemukan ikan ke pemasok lain.

Jenis-Jenis Kerjasama

Dalam dunia bisnis, setiap anggota yang bergabung dalam suatu kemitraan harus berkontribusi baik dalam bentuk ide, dana, properti, atau gabungannya. Karena ini dilakukan oleh beberapa sektor bisnis, tentu saja distribusi saham, hak manajemen, kewajiban akan berbeda.

1. Pembagian Pendapatan
Ini adalah bentuk kerja sama bisnis yang paling sederhana. Dalam dunia kemitraan, sistem bagi hasil biasanya dilakukan oleh usaha kecil. Misalnya kita mengundang teman, saudara atau saudara untuk menjadi investor. Distribusi hasil ini akan diatur bersama sesuai dengan perjanjian.

2. Menciptakan Peluang Bisnis
Sistem ini umumnya dikenal sebagai Peluang Bisnis yang menawarkan manfaat kepada orang lain atau entitas bisnis yang menjalankannya. Misalnya seorang penulis yang menerbitkan buku, maka ia mengundang seseorang untuk berkolaborasi untuk membantu menjualnya.

Nantinya keuntungan akan dibagi oleh penulis buku dan pemasar. Metode ini hampir mirip dengan sistem waralaba.

3.Build, Operate and Transfer (BOT)
Jenis kolaborasi ini biasanya digunakan dalam bisnis properti. Sistem BOT ini bergantung pada kemampuan seseorang untuk melobi pemilik tanah untuk bekerja sama. Biasanya tanah dioperasikan untuk membangun bisnis dalam jangka waktu tertentu.

Pada tahap berikutnya, seseorang mengembalikan tanah kepada pemilik dan memberikan manfaat sesuai dengan kesepakatan yang disepakati.

4. Usaha Patungan
Joint Venture adalah sistem gabungan yang dilakukan oleh beberapa orang. Manfaat dari sistem ini adalah pembagian risiko. Selain itu, sistem usaha patungan juga termasuk dalam kegiatan investor asing dan ini juga telah diatur oleh pemerintah. Tentu saja kolaborasi ini sangat bermanfaat, termasuk:

  • Dapatkan modal dari orang asing
  • Dapatkan lebih banyak pengalaman karena kita juga dapat mempelajari manajemen mereka
  • Dapat menembus pasar luar negeri
  • Akses asing melalui sumber lokal lebih mudah
  • Dengan menggunakan mitra lokal, lebih mudah bagi pihak asing untuk mencapai pasar domestik


5. Penggabungan
Sederhananya, merger didefinisikan sebagai merger yang melibatkan dua atau lebih perusahaan yang kemudian melahirkan perusahaan baru. Merger juga bisa disebut akuisisi perusahaan yang akan dikembangkan. Dalam hal ini, satu perusahaan akan tetap berdiri dan sisanya akan dilebur ke dalam perusahaan.

Kelebihan dari sistem merger ini dapat melelehkan pesaing dan menciptakan perusahaan baru tetapi lebih kuat dalam menghadapi persaingan pasar. Selain itu, tujuan utama merger adalah untuk menambah modal dan mengembangkan lini produksi.

6. Konsolidasi
Perbedaan antara merger dan konsolidasi adalah merger dari satu perusahaan yang masih berdiri dan menggabungkan yang lain, sementara menggabungkan dua atau lebih perusahaan dan melahirkan nama baru. Karena semua perusahaan telah bergabung, status hukumnya telah hilang.

Sekarang, keuntungan dari konsolidasi ini adalah menghemat produksi yang hampir bangkrut dan mengurangi pesaing. Selain itu, saluran distribusi lebih aman dan perusahaan lebih besar.

7. Waralaba atau Franchising
Waralaba ini adalah pemanfaatan kekayaan intelektual dari suatu bisnis / merek yang telah disetujui oleh kedua belah pihak. Sistem ini juga dapat dikatakan sebagai saluran distribusi terakhir ke konsumen, tetapi Frenchisor memberikan hak kepada bisnis untuk menggunakan nama, merek, dan prosedur khusus mereka.

Jenis bisnis yang paling sering menggunakan sistem ini adalah kedai minuman, makanan ringan, dan hidangan kuliner lainnya. Uniknya, waralaba asing lebih tertarik karena telah berkembang. Namun, itu tidak berarti bahwa waralaba lokal tidak bagus karena banyak waralaba lokal berkembang pesat.

Sekarang, dengan mengetahui arti kerja sama, manfaat, dan jenis, setidaknya akan lebih mudah untuk menentukan jenis kerja sama yang tepat untuk bisnis Anda. Semoga bermanfaat!
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar