Skip to main content

Pengertian dan Rumus Hukum Archimedes serta Contoh Soal Hukum Archimedes

Pengertian dan Rumus Hukum Archimedes serta Contoh Soal Hukum Archimedes. apa yang dimaksud dengan Hukum Archimides ??? Jika Anda tidak mengetahuinya, Anda berhak mengunjungi blog ini. Karena pada kesempatan ini saya akan membahas gagasan tentang Hukum Archimides, pengertian Hukum Archimides, dan rumus Hukum Archimides bersama dengan contoh-contoh masalah lengkap.

Konsep hukum Archimedes adalah untuk menjelaskan keberadaan kekuatan yang mempengaruhi benda-benda dalam zat cair. Zat cair memiliki kemampuan untuk memberi tekanan pada benda-benda di sekitarnya. Selain itu, cairan juga memiliki gaya yang diterapkan pada benda-benda di sekitarnya. Diskusi masalah ini cukup menarik karena akan melibatkan beberapa acara di sekitar kita. Konsep dasar yang mendasari diskusi ini adalah Hukum Archimedes.

Hukum Archimedes menjelaskan hubungan antara jumlah gaya yang diberikan oleh cairan ke objek yang berinteraksi dengannya.

Berikut ini merupakan pembahasan tentang hukum archimedes, bunyi hukum archimedes, pengertian hukum archimedes, penerapan hukum archimedes, contoh soal hukum archimedes, rumus hukum archimedes, aplikasi hukum archimedes, contoh hukum archimedes.

Pengertian Hukum Archimedes

Apa yang terjadi jika sebatang kayu kalian lemparkan ke air? Apa yang akan terjadi jika sebuah batu kerikil kalian lempar ke dalam air?

Ternyata kayu yang memiliki berat lebih besar dibanding kerikil akan terapung di air, sedangkan batu kerikil yang memiliki berat lebih kecil dibanding kayu justru tenggelam dalam air. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Hukum Archimedes berbunyi:
“Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda tersebut akan memperoleh gaya yang disebut gaya apung (gaya ke atas) sebesar berat zat cair yang dipindahkannya”

Sebagai hasil dari gaya apung, perbedaan berat dalam cairan akan berkurang, sehingga benda yang terangkat dalam cairan akan lebih ringan daripada benda yang terangkat di darat. Seakan benda berkurang saat benda dimasukkan ke dalam cairan atau air. Karena ada kekuatan ke atas yang disebabkan oleh air dan diterima oleh benda.

Kemudian gaya yang dihasilkan antara gaya ke atas dan gravitasi adalah berat benda dalam cairan. Maka beratnya disebut pseudo weight, berat benda tidak benar karena keadaan benda dalam cairan.

Pertanyaan itu telah diselidiki oleh Archimedes. Perhatikan gambar di bawah ini! Berdasarkan hasil
penelitiannya, Archimedes menyatakan bahwa;
Jika sebuah benda di udara memiliki berat w maka ketika benda tersebut berada di air, ia akan mendapat gaya ke atas sebesar Fa .
Gambar: Setiap benda dalam zat cair akan mendapat gaya ke atas


Rumus Hukum Archimedes
Dengan demikian, berat benda di air adalah sebagai berikut.

w’ = w - Fa
Keterangan:
w' : berat semu dalam air (N)
w : berat di udara (N)
Fa : gaya Archimedes (N)

Gaya ke atas yang dialami benda ketika berada di air disebut gaya Archimedes. Adapun besar gaya Archimedes dirumuskan sebagai berikut.

Fa = ρ . g . V
Keterangan:
ρ : massa jenis zat cair yang didesak benda (kg/m3)
g : percepatan gravitasi (10 m/s2)
V : volume zat cair yang didesak benda (m3)

Agar kamu lebih memahami gaya Archimedes, pelajarilah contoh soal berikut dengan saksama!

Contoh Soal Hukum Archimedes
1. Sebuah balok bermassa 2 kg di udara. Jika volume balok 2.000 cm3, tentukan berat balok dalam air yang mempunyai massa jenis 1.000 kg/m3!



Penyelesaian:

Diketahui:
m = 2 kg
V = 2.000 cm3 = 0,002 m3
ρ = 1.000 kg/m3

Ditanyakan:
w' = . . . ?

Jawab:
w' = w – Fa
w ' = m . g – ρ . g . V
w' = 2 . 10 – 1.000 . 10 . 0,002
w' = 10 N
Jadi, berat balok tersebut dalam air adalah 10 N.

2. Sebuah kapal selam berbobot 220.000 kg melayang dalam air laut dengan massa jenis 1.100 kg/m3. Tentukan volume kapal selam tersebut!

Penyelesaian:

Diketahui:
m = 220.000 kg
ρair laut = 1.100 kg/m3

Ditanyakan:
Vkapal = . . . ?

Jawab:
Kapal selam melayang, berarti beratnya sama dengan gaya Archimedes sehingga
     w = Fa
     m . g = ρ . g . V
  mkapal = ρ air laut . Vkapal
220.000 = 1.100 . Vkapal
  Vkapal = 200 m3
Jadi, kapal selam tersebut memiliki volume 200 m3.

Demikian pembahasan lengkap tentag hukum archimedes, mulai dari pengertian hukum archimedes, rumus hukum archimedes dan dilengkapi dengan contoh soal beserta penjelasannya.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar