Skip to main content

15 Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup sangat banyak. Banyak komponen dan aktivitas lingkungan yang memanfaatkan bidang ini. lingkup biologi memang luas, tidak mengherankan jika bidang ini terus dikembangkan dan digunakan sebagai bidang untuk penelitian lebih lanjut di berbagai universitas di seluruh dunia.

Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan

Dalam hal pengelolaan lingkungan, biologi identik digunakan untuk meminimalkan keberadaan kontaminan sehingga apa yang awalnya berdampak negatif pada kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup dapat ditransformasikan menjadi bahan yang ramah lingkungan

Ini adalah solusi yang paling tepat untuk mengurangi berbagai efek samping dan dapat lebih bermanfaat untuk masa depan tanpa memperburuk kondisi alam yang semakin terancam.

Meskipun mungkin ada banyak cara yang dapat diterapkan untuk melestarikan lingkungan, memang akan jauh lebih baik jika diatasi dan dilakukan pencegahan sejak dini. Jangan sampai lingkungan sudah rusak, maka perawatan baru dilakukan. Baca juga manfaat biologi dalam kedokteran.

Pada artikel ini, saya akan membahas manfaat biologi di bidang pengelolaan lingkungan, yang akan ditinjau lebih detail, mari kita simak bersama-sama penjelasan di bawah ini:

1. Membantu Dalam Pembersihan Tempat Penampungan Tinja

Sebelum adanya cara terbarukan untuk membersihkan tempat penampungan tinja, pastinya akan menghubungi pihak sedot wc yang memang bertugas menawarkan jasa sedot wc. Namun pemanfaatan jasa sedot wc dirasa kurang ramah terhadap kelestarian lingkungan sekitar. Pasalnya dengan banyaknya tinja yang disedot, taukah anda kemana tinja tersebut selanjutnya dibuang?

Apabila tinja yang sudah terkumpul dibuang secara sembarangan, tentu akan memunculkan masalah baru seperti halnya pencemaran lingkungan. Melihat kendala yang ada tersebut, akhirnya para ilmuwan mulai bekerja keras untuk menemukan solusi terbaik dalam rangka membersihkan tinja dengan memanfaatkan ilmu biologi.

Pada akhirnya ditemukanlah bakteri tertentu, yang ternyata bisa digunakan untuk menguraikan tinja dalam waktu singkat. Cara kerjanya ialah dengan memasukkan bibit bakteri ke dalam tempat penampungan tinja secara langsung. Dengan demikian, sekarang ini tidak perlu lagi menggunakan jasa sedot wc.

2. Melakukan Kegiatan Penghijauan

Penghijauan atau nama biologinya reboisasi merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Untuk melakukan penghijauan wajib memperhatikan cara dan teknik yang benar agar hasilnya baik. Berbagai jenis tumbuhan yang nantinya akan ditanam, harus dipelajari terlebih dahulu mengenai hal – hal yang berhubungan dengan karakteristiknya.

3. Menciptakan Tata Kota Yang Baik

Perencanaan dan juga pengelolaan tata kota yang baik harus melalui pertimbangan yang matang agar hasilnya bisa lebih maksimal dan tepat sasaran. Selanjutnya bisa mengurangi dampak buruk yang mungkin saja terjadi tanpa ada pihak yang dirugikan pada saat proses pelaksanaan berlangsung. Penciptaan tata kota yang baik nantinya akan memanfaatkan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

4. Konservasi Sumber Daya Alam

Anda tau bukan bahwa sumber daya alam dibedakan menjadi dua, meliputi sumber daya alam yang bisa diperbaharui dan juga sumber daya alam tidak bisa diperbaharui. Konservasi merupakan salah satu cara yang baik dalam rangka ikut serta membantu melestarikan sumber daya alam yang bisa diperharui.

5. Pemanfaatan Kotoran Ternak Sebagai Bahan Bakar

Sekarang ini sudah ada teknologi terbarukan pengganti LPG dengan memanfaatkan kotoran ternak yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan biogas. Proses pengolahan kotoran ternak ini, tentu saja menerapkan bidang ilmu biologi. Dengan begitu penghematan energi gas yang tidak dapat diperbaharui bisa tergantikan oleh energi terbarukan.

6. Penguraian Pencemaran Minyak

Pencemaran tidak hanya terjadi di udara atau pun di darat, namun seringkali terjadi juga dilaut. Misalnya saja tumpahnya minyak bumi hasil eksplorasi di perairan laut, tentu akan memicu kerusakan terhadap ekosistem di dalamnya. Dalam hal ini untuk melakukan penanganan terhadap pencemaran tersebut, maka bisa memanfaatkan bidang biologi dengan memakai bakteri tertentu sehingga minyak bumi bisa segera diuraikan.

7. Pengolahan Sampah Dedaunan

Banyaknya sampah daun kering yang setiap harinya tidak bisa dihindari khususnya pada saat musim kemarau, pasti sangat mengganggu. Namun daripada tidak mempunyai manfaat karena hanya dibakar saja, lebih baik dimanfaatkan untuk diubah menjadi pupuk kompos.

8. Penanganan Pencemaran Udara

Manfaat biologi di bidang pengelolaan lingkungan berikutnya mengenai kualitas udara. Khususnya lingkungan perkotaan yang memerlukan penanganan lebih lanjut karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. Untuk mengatasi hal ini bisa menerapkan solusi pembukaan lahan hijau dengan memanfaatkan bidang biologi meskipun lahan yang digunakan sempit.

9. Pengolahan Kembali Sampah Plastik

Populasi dan dampak sampah plastik yang semakin hari semakin meningkat di zaman modern sudah jelas mencemari lingkungan seperti halnya sungai, laut, tempat – tempat umum serta berbagai tempat lainnya. Kondisi tersebut tentu saja akan memicu terjadinya kerusakan pada lingkungan setempat.

Melihat kejadian semacam itu, sudah seharusnya ditemukan solusi terbaik untuk melakukan penanganan terbaik. Nah, untuk saat ini solusinya ialah melakukan pendaur ulangan sehingga jauh lebih bermanfaat. Karena kita tau sendiri bahwa sampah plastik sulit sekali diuraikan. Proses pendaur ulangannya pun tidak lepas dari ilmu biologi. Baca juga manfaat biologi di bidang farmasi.

10. Membantu Proses Pendaur Ulangan Kotoran Ternak

Banyaknya kotoran ternak yang terkumpul setiap harinya, jika tidak diolah akan menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Daripada dibiarkan begitu saja dan menjadi zat pencemar, maka banyak orang yang mengolahnya untuk dimanfaatkan sebagai pupuk yang diberi nama pupuk kandang, karena dibuat dari kotoran ternak. Baca juga dampak bioteknologi terhadap lingkungan.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel mengenai manfaat biologi di bidang pengelolaan lingkungan di atas yang diulas secara detail dan dikemas dengan menarik, diharapkan nantinya bisa membantu memudahkan anda dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi.

Sehingga nantinya mungkin bisa anda jadikan sebagai bahan referensi saat belajar dan menambah wawasan baru bagi anda. Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai manfaat biologi di bidang pengelolaan lingkungan. Semoga bermanfaat bagi sobat sekalian dan terima kasih sudah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca artikel saya ini.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar