--> Skip to main content

Tata Cara Penulisan Kata Turunan Dan Contoh Kalimatnya

Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan dalam Bahasa Indonesia. Sebelumnya, kami sudah mengetahui beberapa contoh berbagai jenis prosedur penulisan di beberapa artikel. Beberapa artikel meliputi: contoh prosedur penulisan judul; contoh prosedur untuk menulis kombinasi kata yang benar; contoh catatan kaki dan daftar pustaka; contoh pemenggalan kepala dalam kalimat; contoh pemenggalan kata-kata derivatif dalam kalimat; dan contoh penulisan angka dengan huruf dalam kalimat.

Artikel ini juga akan menunjukkan beberapa contoh prosedur penulisan. Prosedur penulisan yang dimaksud adalah prosedur penulisan kata-kata turunan. Prosedur untuk menulis kata turunan sendiri meliputi:





  • Menuliskan kata turunan secara serangkai jika kata turunannya berupa gabungan kata yang terdiri dari satu kata dasar dan satu bentuk kata terikat.
  • Menuliskan kata turunan dengan menggunakan tanda hubung (-) bila kata turunan berupa gabungan kata yang terdiri dari satu kata dasar berhuruf awal kapital dan satu bentuk kata terikat.
  • Menuliskan kata turunan secara terpisah jika kata turunan berupa gabungan kata yang terdiri dari kata Maha dan kata dasar yang telah diberi imbuhan.
  • Menuliskan kata turunan secara serangkai jika kata turunan berupa gabungan kata Maha dengan kata dasar, kecuali kata kuasa.
  • Menuliskan kata turunan secara serangkai jika kata turunannya berupa kata dasar berimbuhan atau kata asing/singkatan berimbuhan yang dihubungkan dengan tanda hubung (-).
  • Menuliskan kata turunan secara terpisah jika kata turunannya berupa gabungan kata yang salah satunya kata berimbuhan.
  • Menuliskan kata turunan secara serangkai jika kata turunannya berupa gabungan kata yang diberi imbuhan konfiks (awalan-akhiran)


Adapun beberapa contoh dari tata cara penulisan tersebut bisa disimak sebagaimana berikut ini!

A. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Turunan yang Berupa Kombinasi Antara Bentuk Kata Terikat dan Kata Dasar Berhuruf Awal Kapital

  • Se-Indonesia: bentuk kata terikat se- + kata dasar berhuruf awal kapital Indonesia yang dihubungkan dengan tanda hubung (-).
  • Pos-Modernisme: bentuk kata terikat pos- + kata dasar berhuruf kapital Modernisme yang dihubungkan dengan tanda hubung (-).

B. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Turunan yang Berupa Kombinasi Antara Kata Maha dengan Kata Dasar Berimbuhan

  • Maha Pengasih: kata Maha + Pengasih (imbuhan pe- + kasih) yang ditulis terpisah.
  • Maha Mengetahui: kata Maha + Mengetahui (imbuhan menge-i + tahu) yang ditulis terpisah.

C. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Turunan yang Berupa Kombinasi Kata Maha dan juga Kata Dasar

  • Mahatahu: kata Maha + kata dasar tahu yang ditulis serangkai.
  • Maha Kuasa: kata Maha + kata dasar kuasa yang ditulis terpisah. Dalam tata cara ini, kata kuasa merupakan kata dasar pengecualian yang bisa ditulis terpisah saat bertemu dengan kata Maha.

D. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Dasar Berimbuhan atau untuk Istilah Asing dan Singkatan

  • Bernyanyi: imbuhan ber- + kata dasar nyanyi yang ditulis serangakai.
  • Meng-upload: imbuhan me(ng)- + istilah asing upload yang dihubungkan dengan tanda hubung (-).
  • Di-PHK: imbuhan di- + singkatan PHK yang dihubungkan dengan tanda hubung (-).

E. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Turunan yang Berupa Gabungan Kata yang Salah Satunya Mengandung Imbuhan

  • Bekerja sama: kata dasar berimbuhan bekerja (be- + kerja) + kata dasar sama yang ditulis terpisah.
  • Garis bawahi: kata dasar garis + kata dasar berimbuhan bawahi (bawah + i) yang ditulis terpisah.

F. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Turunan Berupa Gabungan Kata Berimbuhan Konfiks

  • Mempertanggungjawabkan: imbuhan memper-kan + gabungan kata tanggung jawab yang ditulis serangkai.
  • Disalahpahami: imbuhan di-i + gabungan kata salah paham yang ditulis serangkai.

G. Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan untuk Kata Turunan yang Berupa Kombinasi Antara Kata Dasar dan Bentuk Kata Terikat

  • Adikuasa: bentuk kata terikat adi- + kata dasar kuasa yang ditulis serangkai.
  • Subjudul: bentuk kata terikat sub- + kata dasar judul yang ditulis serangkai.

Demikianlah beberapa contoh tata cara penulisan kata turunan. Terima kasih.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar