Tata Cara Penulisan Gelar Beserta Contohnya Lengkap

Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia. gelar adalah identitas posisi atau tingkat pendidikan yang dicapai seseorang. Dalam tulisannya, gelar (khususnya gelar dalam pendidikan) harus ditulis sesuai dengan prosedur penulisan yang berlaku dalam aturan bahasa Indonesia. Beberapa prosedur untuk menulis judul meliputi:


1. Penulisan Gelar Doktor (S3 atau Honoris Causa)

Penulisan gelar doktor sendiri terbagi menjadi tiga, yaitu: penulisan gelar doktor dalam negeri, luar negeri, dan Honoris Causa. Untuk dalam negeri, penulisna gelar doktor ditulis dengan singkatan ‘Dr’ yang diletakkan di depan nama si penerima gelar. Sementara itu, penulisan gelar doktor luar negeri dilakukan dengan menuliskan singkatan ‘D’ di belakang nama si penerima gelar. Adapun untuk Honoris Causa, ditulis dengan cara menempatkan singkatan DR di depan nama si penerima gelar.

Untuk mengetahui seperti apa contoh dari keempat atat cara tersebut, maka di artikel kali ini akan ditampilkan beberapa contoh dari keempatnya. Adapun keempat contoh tersebut adalah sebagai berikut ini!

A. Contoh Tata Cara Penulisan Gelar untuk Diploma

  • A.P.Par: Ahli Pratama Pariwisata. (untuk penerima gelar Diploma I di bidang Pariwisata)
  • A.Ma.Pd: Ahli Muda Pendidikan. (untuk penerima gelar Diploma II di bidang Pendidikan)
  • A.Md.Ak: Ahli Madya Akuntansi. (untuk penerima gelar Diploma III di bidang Akuntansi)


B. Contoh Tata Cara Penulisan Gelar untuk Sarjana Strata 1 (S1)

  • S.Ikom: Sarjana Ilmu Komunikasi. (untuk penerima gelar S1 dalam negeri di bidang Ilmu Komunikasi)
  • B.E.: Bachelor of Education. (untuk penerima S1 luar negeri di bidang Pendidikan)


C. Contoh Tata Cara Penulisan Gelar untuk Magister (S2)

  • M.Ikom: Magister Ilmu Komunikasi. (untuk penerima gelar S2 dalam negeri di bidang Ilmu Komunikasi)
  • M.Sc: Master of Science. (untuk penerima gelar S2 luar negeri di bidang Sains)


D. Contoh Tata Cara Penulisan Gelar untuk Doktor (S3 atau Honoris Causa)

  • Dr. Ahmad Badaruddin. (untuk penulisan gelar doktor lulusan dalam negeri)
  • Alief Barata, Ph.D. (untuk penulisan gelar doktor lulusan luar negeri)
  • DR Rendra. (untuk penulisan gelar doktor Honoris Causa)

2. Penulisan Gelar Sarjana Strata I (S1)

Untuk gelar sarjana, tata cara penulisannya terbagi dua, yaitu untuk dalam negeri dan untuk luar negeri. Untuk dalam negeri, penulisan gelar selalu diawali dengan huruf S dan diikuti oleh singkatan dari jurusan yang diambil. Sementara itu, gelar sarjana luar negeri ditulis dengan diawali huruf B dan diikuti oleh singkatan jurusan yang diambil.

3. Penulisan Gelar Magister (S2) 

Sama seperti S1, penulisan gelar magister juga terbagi menjadi dua, yaitu dalam negeri dan luar negeri. Baik penulisan gelar magister dalam ataupun luar negeri, keduanya sama-sama diawali dengan huruf M (Magister).

4. Penulisan Gelar Diploma 

Penulisan ini dipakai untuk orang yang mendapat gelar diploma, baik diploma I, II, ataupun III. Adapun cara penulisan gelarnya adalah disesuaikan dengan jenjang diploma serta jurusna yang diambil. Misal: A.P. untuk Diploma I; A.Ma. untuk D II; dan A.Md untuk D III.



Demkianlah beberapa contoh tata cara penulisan gelar dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin menambah referensi soal penulisan, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut ini, yaitu: contoh tata cara penulisan gabungan kata yang benar; contoh penulisan catatan kaki dan daftar pustaka; tata cara penulisan kata turunan; contoh surat izin sakit; pemenggalan nama orang, gelar, dan singkatan yang benar; serrta artikel contoh pemenggalan kata dasar dalam kalimat. Terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Tata Cara Penulisan Gelar Beserta Contohnya Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel