--> Skip to main content

Contoh Tajuk Rencana di Koran Terbaru

Tajuk rencana bisa kita temukan di mana saja, termasuk di media cetak koran. Pada artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa contoh sebuah tajuk rencana yang ada di media cetak koran. Tajuk rencana merupakan salah satu diantara jenis-jenis karangan semi ilmiah, selain esai, resensi, dan juga opini. Tajuk rencana sendiri didefiniskan sebagai pandangan atau opini suatu media terhadap isu yang berkembang di masyarakat. Adapun contoh tersebut adalah sebagai berikut ini!



Korupsi Masih “Berjaya”*

Kami kembali dikejutkan oleh operasi penangkapan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir pekan lalu. Komisi antikorupsi menangkap Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhammad Sanusi dari Partai Gerindra yang diduga menerima suap sebesar Rp. 2,14 miliar dalam dua tahap dari PT Agung Podomoro Land. Penangkapan itu terkait dengan pembahasan aturan reklamasi pantai dan pulau-pulau kecil di Jakarta Utara. Selain Sanusi, KPK juga menangkap Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja dan seorang karyawan, Trinanda Prihantoro. KPK juga mencegah ketua Grup Agung Sedayu, Sugianto Kusuma, untuk pergi ke luar negeri.

Sebelumnya, KPK menangkap dua pejabat PT Brantas Abipraya (Persero) serta pihak swasta di sebuah hotel di Cawang, Jakarta Timur. Tiga orang itu termasuk: Sudi Wantoko (Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya), Dandung Pamularno (Manajer Senior PT Brantas Abipraya), dan Marudut (sektor swasta). Dari ketiganya, KPK berhasil menyita 148.835 dolar AS. Penangkapan tersebut terkait dengan upaya menghentikan penyidikan kasus korupsi PT Brantas Abipraya di Kantor Kejaksaan Tinggi Jakarta. Dua jaksa penuntut, yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Sudung Situmorang dan Asisten Tindak Pidana Khusus Jaksa Penuntut Khusus Jakarta Tomo Sitepu juga diperiksa karena terkait kasus tersebut.

Kembali pada penangkapan legislator, pejabat negara dari perusahaan milik negara, dan pengusaha atau sektor swasta oleh KPK menunjukkan bahwa reformasi yang bertujuan mengubah sistem korupsi sekarang dikendalikan oleh mereka yang mengendalikan sistem strategis.

seperti dalam penangkapan sebelumnya, hampir selalu diwarnai dengan kejutan dari orang-orang dan kerabat dekat para pelaku. Tetapi pada kenyataannya, ini benar-benar terjadi dan terjadi lagi. Betapa tidak, seseorang yang berperilaku baik dan selalu menyatakan perang melawan korupsi, ternyata menyelinap ke dalam genangan tindakan tercela ini.

Jika ditelusuri, kondisi ini sebagian disebabkan oleh vonis yang lebih rendah untuk koruptor. Jika pada 2013 rata-rata hukuman penjara untuk narapidana korupsi adalah 2 tahun 11 bulan, maka pada 2015 akan menjadi 2 tahun 2 bulan. Pada saat yang sama, budaya yang semakin terkikis membuat masyarakat permisif dan bahkan cenderung dengan mudah melupakan para pelaku korupsi ...

Itulah contoh editorial di surat kabar dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi semua pembaca, baik mengenai editorial khususnya, maupun materi pembelajaran dalam Bahasa Indonesia pada umumnya.

Jika pembaca ingin menambahkan referensi ke karya editorial dan semi-ilmiah, pembaca dapat membuka artikel berikut, yaitu: contoh editorial singkat, contoh ulasan buku baru, contoh ulasan cerita pendek, bagaimana menulis ulasan film, contoh ulasan buku teks, dan artikel jenis esai.

Sekian dan juga terima kasih.

*Dikutip dari koran Pikiran Rakyat edisi Rabu, 6 April 2016 (dengan sedikit perubahan).
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar