Contoh Doa Malam Sebelum Tidur Agama Kristen Sebagai ucapan Syukur

Contoh Doa Malam Sebelum Tidur Agama Kristen Sebagai ucapan Syukur
Contoh Doa Malam Sebelum Tidur Agama Kristen Sebagai ucapan Syukur
Setiap hari, ada banyak hal yang kita lewati. Kita bisa bangun dari istirahat kita. Kami melakukan berbagai kegiatan. Kami merasa sedih dengan hal-hal yang kami lakukan. Di penghujung hari, kita akan tidur lagi. Tidur adalah kebutuhan dasar bagi semua orang, bahkan sangat dinanti setiap hari.

Setelah banyak hal terjadi dalam satu hari, tentu saja kita perlu mengingat bahwa ada Tuhan yang bekerja di zaman kita. Karena itu, kita perlu berbicara dengan Tuhan sebelum mengakhiri hari kita dengan tidur. Kita dapat berbicara dengan berdoa sebelum tidur sesuai dengan agama Kristen.

Isi Doa Sebelum Tidur

Ketika kita berbicara dengan seseorang yang kita hormati, tentu saja kita akan berhati-hati dalam berbicara. Begitu juga dengan Tuhan. Ada hal-hal yang perlu kita katakan dalam doa sebelum tidur sesuai dengan orang Kristen Protestan. Kita tidak bisa hanya menyatakan bahwa kita ingin tidur, seolah-olah doa sebelum tidur sesuai dengan Kekristenan  hanya ketidakhadiran dalam Tuhan. Inilah isi doa sebelum tidur sesuai dengan orang Kristen .



1. Ucapkan syukur untuk satu hari yang telah kami jalani.
Tidur akan menutup hari yang kita jalani. Ada banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Mungkin kita merasa senang atau sesuatu yang membuat kita merasa sedih atau marah. Apa pun itu, kami telah melaluinya dan kami percaya itu baik. Oleh karena itu, sangat tepat bagi kita untuk memulai doa sebelum tidur sesuai dengan orang Kristen Protestan dengan ucapan syukur. Kami bersyukur karena kami percaya bahwa Tuhan menyertai hari yang telah kami lewati.

2. Nyatakan pengakuan yang telah kita lakukan selama satu hari.
Kita adalah manusia dengan keinginan daging. Kami merasa sulit untuk menjadi sempurna dan suci seperti Tuhan. Namun, Tuhan selalu memberi kita kesempatan untuk mengakui dosa-dosa kita, tidak hanya pada hari Minggu, tetapi setiap hari. Gunakan kesempatan itu untuk mengakui dosa-dosa kita. Ini membantu kita untuk benar-benar dapat mengevaluasi diri kita sendiri atas apa yang telah kita lakukan dalam satu hari. Kita juga harus mengaku dosa kita dengan iman bahwa Tuhan mengampuni kita.

3. Nyatakan penyerahan kita selama kita tertidur.
Saat tidur, kita pasti membutuhkan rasa aman dan sejahtera. Tentu saja kita tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi ketika kita tertidur. Merasa waspada, gelisah akan membuat tidur kita tidak bersuara. Kami tidak menutup hari dengan baik dan merasa tidak siap untuk hari esok. Karena itu, perlu menyerah kepada Tuhan. Kami percaya bahwa Tuhan akan menjaga kami, memberi kami waktu tidur terbaik. Kita dapat belajar untuk menyerah dengan membaca Kitab Suci tentang penyerahan diri.

4. Nyatakan harapan kita untuk besok.
Tentu kita berharap untuk besok kita masih bisa hidup. Kami memiliki harapan khusus untuk hari esok yang menanti. Kami percaya bahwa jika kami meminta, Tuhan akan memberi. Karena itu, nyatakan apa harapan kita untuk besok. Jika kita merasa lelah dalam pekerjaan kita hari ini, minta Tuhan untuk memberikan motivasi kerja. Ingat janji-janji Allah dalam ayat-ayat tulisan suci pekerjaan.

5. Berdoalah untuk perjuangan pribadi.
Doa sebelum tidur menurut umat Kristen Protestan tidak hanya berbicara tentang dua hari, yaitu hari ini dan besok. Doa juga berbicara untuk kehidupan kita sehari-hari dalam dua hari, tiga hari lagi, dan seterusnya. Karena itu, jika ada perjuangan khusus yang kita miliki, berdoalah kepada Tuhan. Minta Tuhan untuk menyelesaikannya bagi kita. Jika kita merasa patah hati, nyatakan dan minta Tuhan untuk membantu sesuai janji-Nya di ayat Alkitab tentang patah hati.

6. Berdoalah untuk perjuangan orang lain.
Namun, sebagai orang Kristen, kita telah menjadi warga Kerajaan Allah. Kita tentu perlu mengingat bahwa di Kerajaan Allah, kita tidak hidup sendiri. Berdoalah untuk orang lain yang kami kenal. Percayalah bahwa kekuatan doa membantu semua orang, karena ada orang lain yang dengan setia berdoa bagi kita. Misalnya, jika kita tahu bahwa saudara kita sedang difitnah, doakan dia sesuai dengan ayat Alkitab tentang difitnah.

Itu adalah isi doa sebelum tidur sesuai dengan orang Kristen Protestan. Sebelum berdoa, kita bisa mulai dengan membaca firman Tuhan terlebih dahulu dan menyembah dengan menyanyikan pujian. Firman Tuhan akan membantu kita mengevaluasi diri kita sendiri apakah hari yang kita jalani sesuai dengan kehendak Tuhan. Firman Tuhan juga dapat membantu kita menenangkan diri sebelum berdoa, misalnya dengan membaca Kitab Suci untuk menenangkan hati dan pikiran kita. Ibadah membantu kita merasa bersyukur dan benar-benar fokus pada Tuhan selama doa nanti. Kita dapat melakukan ibadat sejati dengan terlebih dahulu membaca Kitab Suci tentang ibadah.

Hal penting lainnya adalah menyatakan siapa yang kita doakan. Sapa Tuhan dengan panggilan yang menggambarkan kedekatan kita dengan-Nya. Panggil Dia sebagai Ayah. Panggil Dia Raja. Panggil Dia sesuai dengan bagaimana kita merasakan Dia untuk hari dimana kita hidup.

Contoh Doa Sebelum Tidur

Berikut satu contoh doa sebelum tidur menurut Kristen Protestan. Sebagai contoh, doa ini dipanjatkan oleh seorang mahasiswa perantau dalam masa ujiannya:


Selamat malam, Bapa. Selamat malam, Yesus. Selamat malam, Roh Kudus. Aku sungguh mengucap syukur untuk satu hari yang telah kami lalui. Kalau pada hari ini aku boleh mengerjakan ujianku, meskipun ada soal yang sulit, tetapi aku bersyukur karena sudah dapat melaluinya. Hari ini pun aku masih bisa belajar untuk ujian besok dan boleh merasa siap, aku pun bersyukur untuk itu. Kalau aku masih dapat makan, minum, bersukacita dengan teman-temanku, semua yang terjadi hari ini, aku sungguh bersyukur. Aku percaya bahwa Tuhan yang menyertai hariku sepenuhnya.

Tuhan, hari ini aku masih seringkali gagal untuk menyenangkan hati-Mu sepenuhnya. Aku masih jatuh dalam dosa. Aku masih merasa malas dan memilih untuk bermain dan bukannya memakai waktuku sebaik-baiknya untuk belajar. Aku masih merasa kesal karena tukang ojek tadi membuatku terlambat datang ke ujian. Mungkin masih banyak dosa yang ku lakukan dan aku tidak sadar. Tuhan, ampuni segala dosa kami. Ajar hamba-Mu ini, Tuhan, untuk tidak lagi melakukannya esok hari. Berikan Roh Kudusmu yang akan memampukan aku berjalan seturut kehendak-Mu.

Saat ini ya, Tuhan, aku ingin tidur. Aku ingin menutup hari ini dengan beristirahat. Tuhan yang berkati agar aku dapat tidur dengan nyenyak. Berikan rasa aman ya, Tuhan. Jaga aku dari segala rencana jahat. Aku rindu dapat bangun esok hari ya, Tuhan, dengan sukacita dan semangat baru untuk memuliakan Engkau. Tuhan yang berikan hari esok yang penuh harapan dalam ujianku, dalam segala hal yang akan aku lakukan besok.

Terima kasih ya, Tuhan. Ini hatiku. Engkau yang dengarkan segala doa dan permohonanku. Biarlah apa yang terjadi dalam hidupku sesuai kehendak-Mu saja. Dalam nama-Mu, Tuhan Yesus Kristus, aku berdoa dan mengucap syukur. Amin.

Jika kita tidak terbiasa berdoa, mungkin kita akan merasa doa tadi sangat panjang. Jika memang belum terbiasa, kita dapat memulai dengan hanya menyatakan penyerahan diri. Semakin terbiasa, kita akan semakin dekat dengan Tuhan dan tidak merasa doa tersebut panjang.

Juga perhatikan bahwa kita tidak perlu terlalu berhati-hati dalam kata-kata kita. Dalam doa, Tuhan ingin melihat sikap hati kita, bukan betapa indahnya kata yang kita ucapkan. Karena itu, apa pun yang kita rasakan, sampaikan kepada Tuhan dengan segenap hati kita. Semoga artikel ini membantu kita untuk lebih memperkuat hubungan kita dengan Tuhan. Tuhan memberkati.