Contoh Naskah Pidato Kata Sambutan Acara Resepsi Pernikahan

Contoh Naskah Pidato Kata Sambutan Acara Resepsi Pernikahan
Contoh Naskah Pidato Kata Sambutan Acara Resepsi Pernikahan
Contoh Naskah Pidato Kata Sambutan Acara Resepsi Pernikahan. Masa pernikahan akan cepat atau lambat dilewati oleh semua orang. Kesan, cara, waktu dan kondisi akan berbeda satu sama lain tergantung pada kesiapan masing-masing. Jika saatnya tiba, maka bersiaplah belum siap Anda harus bisa memberikan sambutan resepsi resepsi pernikahan dengan baik.

Dari beberapa contoh pidato pidato resepsi pernikahan yang saya temukan, pada intinya pesan yang ingin disampaikan adalah rasa syukur, terima kasih dan juga harapan orang tua.

Namun, sangat penting bagi Anda yang akan berbicara di depan umum untuk mempersiapkan pidato pidato upacara resepsi pernikahan lama, menulis atau jika Anda ingin serius mengetik naskah pada kertas bersih kemudian simpan. Juga pastikan Anda telah menyusun kalimat yang benar.
Contoh Naskah Pidato Kata Sambutan Acara Resepsi Pernikahan

Jika Anda masih bingung, mungkin Anda bisa mengikuti contoh pidato berikut pidato resepsi pernikahan:

Contoh Naskah Pidato Kata Sambutan Acara Resepsi Pernikahan

Assalamu’alaikum wr wb

Bapak-bapak , saudara sekalian yang saya hormati
Pda siang hari ini patutlah kiranya kita mengucapkan puji syukur keharat allah swt. Dimana pada kesmpatan ini dan detik ini kita bisa adir disini untuk memnuhi undangan bapak sholihan sekeluarga.

saya atas nama wakil dari ohibul hajjah , mengucapan banyak terimakasih atas kedatangan dalam rangka mmnh undangan pak sholihan sekeluarga untuk menyakskan acara perkawinan anaknya yang brnama sri hardina mendapat jodoh yang bernama suherman.

Juga saya atas nama pak sholihan sekeluarga mohon do’a restu dari para tamu undangan untuk anak saya ang baru saja akad pernikahannya udah dilangsungkan dengan selamat engan disaksikan oleh walinya . semoga kedua emaja yang telah mengikat hubungan cintanya ni selalu mndapat berkah dan petunjuk dari allah swt. Sehingga apa tyang i cita-citakan ole mempelai berdua ini sampai pada tujuannya.

Hadirin dan para undangan yang berbahagia !

Sudah  rasulullah muhammad saw. Barang siapa iantara umatnya yang tidak suka kepada kawin maka orang itu tidak di anggap sebagai umatnya , dan barang siapa yang mau mengerjakan atau melaksanakan kawin/nikah maka ia dianggap sebagai umatnya. Dalam sebuah adits yang lain rasulullah saw. Bersaba, yang artinya:”wahai para kawula muda,barang siapa diantara kalian yang sudah mampu untuk melaksanakan kawin, maka kawinlah;maka sesungguhnya kawin itu apat menundukan mata dan bisa menjaga kemaluan ; dan barang siapa yang tidak bisa melakukan kawin , maka lebih baik kerjakanlah puasa. Maka dengan puasa itu nafsu kita akan terjaga/terkendali.

Hadirin serta para undangan yang saya hormati !

Kiranya hanya ini saja yang dapat saya sampaikan sepatah dua kata dalam acara ini semoga ada guna dan manfaatnya khususnya bagi mempelai berdua dan umumnya bagi semua hadirin

Contoh Naskah Pidato Acara Pernikahan 2
Alhamdulillah, dipanjatkan segala puji syukur kehadhirat Allah sabhanahu wataala. Allah yang maha pengasih dan penyayang. Allah yang maha pemurah pencurah rahmah, – maha pencipta kasih sayang. Dengan limpahan rahmatNya jua kita berkumpul disini untuk acara pernikahan ananda tercinta……………. dengan ……… ( nama lengkap ).
Kita ucapkan Shalawat dan salam atas junjungan kita, yang mulia rasulullah Muhammad salallahu alaihi wassalam, para sahabat dan kerabat, para khulafaurrasyidin, para aulia yang membimbing dan memberi contoh tauladan akhlakul karimah.

Para hadirin undangan yang terhormat,
Kami sekeluarga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas perkenan para hadirin undangan semuanya untuk hadir pada acara hari ini.
Dalam kesempatan ini perkenakanlah kami menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak – Ibu – hadirin semua pada acara pernikahan anak kami : ananda …………………. dengan ananda ……………. ( nama lengkap ).

Tiada kata yang sempurna untuk mengungkapkan perasaan kami sebagai orang tua pada saat ini, kecuali merasa bangga, terharu dan bahagia.
Kami merasa bangga karena telah sampai pada pelaksanaan tanggung jawab menghantarkan anak kami kepada bentuk kehidupan baru, kehidupan membentuk satu keluarga baru yang meneruskan generasi dan tradisi keluarga ini.

Ananda………………………,
Abah dan mama, merasa terharu atas ungkapan bakti ananda sebagaimana yang ananda ucapkan. Suatu ungkapan perasaan yang menunjukan sikap yang matang, dewasa dan bijaksana.
Abah dan mama merasa sangat berbahagia bahwa ananda telah menentukan pilihan teman pendamping dalam menjalankan bahtera kehidupan, membentuk keluarga sakinah – mawaddah wa rohkmah.
Sesunguhnya bagi abah dan mama, rasa bahagia ini sudah terpancar sejak ananda masih dalam kandungan.

Memang sang waktu berlalu sedemikian cepat dan telah kita lalui.
Dan dalam perjalanan waktu, terdapat berbagai suka duka romantika kehidupan.
Tiada harapan dan keinginan lain abah dan mama, kecuali kebahagian ananda.

…………………dan ananda ……………..
Dengan ini Abah dan Mama memberikan restu atas pernikahan ananda. Seluruh keluarga dengan ini memberikan restu dan memanjatkan do’a agar ananda berdua mendapat berkah dan inayyah dari Allah SWT.

Kami sekeluarga juga memohonkan agar bapak – ibu – saudara hadirin undangan yang terhormat, berkenan memberikan doa restunya kepada anak kami tercinta. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih

Anak kami seperti juga semua kita, akan membetuk keluarga yang saling mencintai dengan tulus ikhlas antara suami istri, cinta dan kasih sayang yang disebut sebagai keluarga mawaddah.
Sebab dengan saling kasih mengasihi, saling sayang menyayangi, saling hormat menghormati, menjaga kehormatan suami , menjaga kehormatan isteri. Dari situlah akan membangkitkan suasana ketenangan keluarga, ini namanya keluarga sakinah. Satu keluarga tempat berbagi suka dan duka dalam menempuh kehidupan.
Mawaddah dan sakinah akan memancarkan rahmah, menebarkan kasih sayang kepada lingkungan sekelilingnya. Berbelas kasih , berbagi kebahagian atau menebarkan kasih sayang dan kedamaian kepada sekelilingnya. Itulah tujuan pernikahan ananda berdua.

Sungguh indah dan mulia tujuan pernikahan itu. Besar harapan kami semua, untuk ananda berdua bahwa apapun yang terjadi, kembalilah kepada tujuan pernikahan ananda berdua. Berupayalah agar tujuan mulia pernikahan ananda berdua tetap terjaga hingga akhir hayat.

Ananda …………., Abah dan mama berpesan, cintailah istrimu, hormatilah dia, jagalah kehormatannya, berilah dia ketenangan dan kedamaian dalam rumah tanggamu.
Ananda ……………., cintailah suamimu, hormatilah dia, jagalah kehormatannya, berilah dia ketenangan dan kedamaian dalam rumah tanggamu.

Sebagai pasangan suami isteri, jadilah orang-orang yang mengasihi dan menyayangi orang-orang yang ada disekiling kalian, yang telah membantu kalian, yang telah mendidik dan merawat kalian. Insya Allah berbuat baik dan berkasih sayang, akan mendatangkan kebaikan dan kasih sayang yang berlimpah untuk ananda berdua.

Kepada para undangan yang kami hormati, sekali lagi sudilah kiranya Bapak – Ibu da saudara sekalian, memberikan do’a dan restu kepada kedua mempelai, agar apa yang mereka cita-citakan sebagai sepasang suami-istri dapat tercapai, agar mereka tuntung pandang , agar mereka langgen dan dapat membina keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.

Marilah kita semua memanjatkan doa untuk kedua mempelai :
BarakaLLahu laka –  wa baraka ‘alaika  –  wa jama’a bainahuma fii khoiriin. Amiin Ya Rabbal ‘alamiin.

Demikianlah kata sambutan kami. Mohon maaf yang sebesar-besarnya bila terdapat kesalahan dan kekhilafan kami.