11 Jenis Tanaman Hidroponik Bernilai Jual Tinggi (Ekonomi Tinggi)

11 Jenis Tanaman Hidroponik Bernilai Jual Tinggi (Ekonomi Tinggi)
11 Jenis Tanaman Hidroponik Bernilai Jual Tinggi (Ekonomi Tinggi)
Jenis Tanaman Hidroponik Bernilai Jual Tinggi (Ekonomi Tinggi). Tanaman yang tumbuh dengan konsep hidroponik tidak bisa tanaman apa pun. Hidroponik menggunakan media tanam berupa air bergizi hanya cocok untuk tanaman yang memiliki waktu singkat untuk mengalami pemupukan atau petunasan. Karena itu, tidak semua tanaman ideal ketika ditanam dengan konsep hidroponik.

Jika Anda ingin memulai aktivitas hidroponik di dalam atau pekarangan, kemudian putuskan dulu apa yang ingin Anda tanam dan panen nanti. Untuk memudahkannya, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis tanaman hidroponik yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga sewaktu-waktu Anda bisa membuat hobi yang menghasilkan. Di sini akan mengulas beberapa jenis tanaman.

1. PAPRIKA
Paprika

Paprika adalah tanaman sayuran hortikultura yang mudah dan cepat tumbuh. Di Indonesia, paprika hanya dikonsumsi oleh sebagian orang saja. Penggunaan paprika biasanya untuk mencicipi rasa makanan atau bahan dasar dalam masakan luar negeri berbasis sayuran.

Paprika sendiri adalah jenis tanaman hidroponik yang menguntungkan untuk dibudidayakan. Untuk budidaya, cabai termasuk tanaman yang sulit berkembang secara konvensional di tanah, tidak seperti jenis cabai lainnya seperti cabe rawit, cabai merah, dan cabai keriting. Tapi sekarang, hambatan ini dapat diatasi dengan menanam cabai dengan cara hidroponik.

Budidaya paprika dengan konsep hidroponik dapat memberikan hasil pertanian 2,5 kg buah per tanaman jika diberi perlakuan intensif. Pendapatan lebih dari menanam cabai di tanah yang hanya menghasilkan 1 kg buah per tanaman. Perlu diingat, agar mendapatkan hasil yang maksimal, maka dalam menjalankan sistem hidroponik untuk penanaman paprika, Anda harus memperhatikan konsentrasi nutrisi hidroponik yang diperoleh oleh paprika.

Paprika dianggap sebagai jenis tanaman hidroponik yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena mampu menangkal penyakit berbahaya seperti kanker dan jantung. Selain itu, cabai juga bermanfaat untuk kesehatan, seperti menjaga daya tahan tubuh, menjaga metabolisme tubuh, dan menangkal radikal bebas.

2. TOMAT
tomat

Selain paprika, Anda juga bisa menanam tomat secara hidroponik. Tanaman sayuran jenis ini dapat tumbuh dengan mudah menggunakan metode hidroponik. Modal utama yang dibutuhkan dan bahkan bisa menjadi penentu seberapa sukses itu hanya keinginan dan semangat untuk mencoba.

Untuk budidaya tomat di hidroponik, langkah pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah pemilihan biji tomat yang baik. Bibit tomat dapat dibeli di toko pertanian, membeli benih untuk memanen hasil yang lebih memuaskan. Proses selanjutnya, Anda perlu melakukan pembenihan benih tomat yang telah dibeli sebelumnya. Gunakan media tanam seperti serbuk kelapa dan berikan perawatan rutin sampai hampir satu bulan dan siap ditanam.

3. TIMUN JEPANG
timun Jepang

Mentimun Jepang atau Zucchini atau Kyuri adalah sayuran hijau panjang yang menyerupai terong. Mentimun Jepang termasuk jenis sayuran hidroponik yang sedikit lebih keras, biasanya hanya di supermarket di kota-kota besar. Tetapi dengan penemuan metode budidaya hidroponik, maka sekarang kita dapat dengan mudah membeli mentimun Jepang atau bahkan menanamnya sendiri di halaman rumah.

Budidaya mentimun Jepang dimulai dengan menyiapkan media tanam, wadah tanam, pemilihan bibit, pembibitan, penanaman bibit, dan pemeliharaan rutin dengan larutan nutrisi hidroponik buatan sendiri dengan bahan organik dari sekitar atau pencampuran pupuk organik siap pakai. Perawatan yang baik, benar, dan rutin akan memberikan hasil panen yang memuaskan.

4. TERONG JAPAN
terong Jepang

Selain mentimun Jepang, ada juga terong Jepang yang dimiliki oleh spesies tanaman hidroponik sederhana dengan nilai ekonomi tinggi untuk dibudidayakan. Terong yang berasal dari Jepang memiliki warna hitam ungu gelap. Bentuknya bulat, ada yang panjang dan pendek alias bervariasi. Di dalam terong Jepang terkandung senyawa antioksidan dan vitamin B yang berguna untuk mencegah berbagai penyakit.

Sayuran sudah populer di Jepang karena tempura dan campuran salad juga sudah dikenal masyarakat Indonesia. Selain makanan sehat, terong Jepang atau Hitokuchi nasubi juga sering digunakan untuk obat alami. Kandungan serat pada kulit terong misalnya, sudah lama diketahui mengandung zat yang bisa mencegah kanker usus besar.

5. SELADA
selada

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa selada termasuk sayuran yang dapat dibudidayakan dengan budidaya hidroponik. Di Indonesia, daun lettuce biasanya ditemukan sebagai sayuran lalapan untuk makan ayam goreng, pecel lele, dan lain sebagainya. Konsumsi selada secara teratur akan berdampak positif pada kesehatan tubuh manusia.

Berbicara tentang tanaman sayuran hidroponik yang disebut selada, mereka yang telah berada dalam kehancuran tentu melihat peluang besar untuk memajukan ekonomi keluarga. Selada yang diklasifikasikan ke dalam tanaman hidroponik bernilai tinggi ini telah ditanam di lebih dari 300.000 hektar lahan dan menghasilkan 3 juta ton selada per tahun.

6. SELEDRI
seledri

Seledri hampir di setiap dapur rumah keluarga. Daun seledri yang memancarkan aroma sangat khas sering digunakan sebagai penyedap makanan berkuah. Tidak jarang pula seledri ditaburkan sebagai bahan masakan pemercantik. Meski ukuran seledri terbilang mini, kandungan dan manfaatnya sangat banyak. Anda dapat menjelajahi apa saja manfaat daun seledri di Internet.

Terkait dengan hidroponik, seledri juga mencakup tanaman yang dapat dibudidayakan dengan sistem sumbu hidroponik atau sistem sumbu dengan media air. Selain sistem sumbu, seledri juga dapat ditanam dengan beberapa sistem hidroponik lainnya, seperti rakit mengambang atau kultur air. Setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sebelum memulai budidaya seledri hidroponik, Anda juga perlu mengetahui kemampuan Anda dalam budidaya hidroponik.

7. MELON
melon

Banyak yang menganggap hidroponik hanya cocok untuk tanaman jenis sayuran. Bahkan, beberapa jenis buah juga bisa ditanam secara hidroponik, seperti melon misalnya. Melon dapat dibudidayakan dan dipanen dengan hasil yang baik jika Anda memperhatikan setiap proses yang dilaluinya.

Proses melon hidroponik dimulai dengan pemilihan bibit unggul, pembibitan, pembenihan, penanaman, larutan nutrisi, dan pemeliharaan sampai melon siap dipanen. Hal yang perlu diperhatikan untuk penanaman melon hidroponik adalah lahan yang digunakan. Pastikan Anda memiliki halaman rumah yang besar untuk menanam melon secara hidroponik.

8. SEMANGKA
Semangka

Semangka memberikan manfaat luar biasa bagi tubuh manusia. Peran penting semangka dalam tubuh manusia salah satunya adalah membantu menjaga kesehatan dan metabolisme. Kandungan air di semangka juga bisa dinikmati untuk melepaskan dahaga saat cuaca panas. Dan tentu saja, semangka juga termasuk jenis tanaman hidroponik yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk dibudidayakan.

Anda dapat menggunakan konsep hidroponik untuk menanam semangka. Langkah-langkah yang perlu Anda pertimbangkan dan lewati dalam budidaya buah semangka hidroponik adalah pemilihan bibit, kemudian dilanjutkan dengan menyiapkan alat dan bahan untuk membuat sistem hidroponik, kemudian menanam, menanam, pemeliharaan tanaman, dan memanen proses semangka pada usia 2 - 3 bulan setelah masa tanam.

9. ANGGUR
anggur

Siapa yang tidak suka anggur? Tentu saja semua orang suka. Anggur adalah buah yang terkenal untuk waktu yang lama. Di Indonesia, anggur dapat dengan mudah ditemukan di toko buah. Tanaman herba ini biasanya hidup di daerah dengan intensitas hujan tinggi. Budidaya telah dimulai sejak 6000 tahun yang lalu di tanah Eropa. Sekarang, ada sekitar 60 jenis varietas anggur yang dikonsumsi oleh komunitas dunia, termasuk Indonesia.

Anggur dapat ditanam dengan sistem budidaya hidroponik menggunakan media tanam selain tanah. Anda dapat dengan mudah menumbuhkan anggur di tabulampot. Namun sebelumnya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar anggur bisa tumbuh optimal. Beberapa kondisi untuk tumbuh anggur termasuk area kering (25 - 31 derajat Celcius) serta kelembaban udara 40-60 persen, ditambah dengan intensitas matahari penuh sepanjang hari.

Tanaman anggur dapat tumbuh di area yang mencapai ketinggian 1 - 800 mdpl. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anggur itu sendiri. Dalam budidaya anggur, fase panen akan terjadi setelah 90 - 100 hari sejak pembungaan terjadi. Tanda-tanda anggur yang siap dipanen adalah warna yang terdistribusi merata dan granula mudah dipisahkan.

10 BLUEBERRY
 blueberry

Diadaptasi dari bibitbunga.com, blueberry adalah jenis tanaman hidroponik dengan nilai ekonomi tinggi untuk dilestarikan. Blueberry dikatakan unik karena bijinya tidak bisa produktif di tanah yang terlalu subur. Mengetahui hal ini, blueberry mengantongi karakteristik sebagai tanaman yang lebih mudah ditanam dengan sistem hidroponik karena menggunakan media tanam selain tanah.

Untuk mengolah blueberry Anda bisa menggunakan media tanam seperti cocopeat. Wadah penaburan dapat menggunakan pot kecil atau potongan botol sebagai pengganti polybag karena polybag dapat melepaskan bahan kimia tertentu yang mempengaruhi proses pertumbuhan blueberry.

catatan:

Polybag aman untuk semua jenis tanaman, kecuali blueberry karena memiliki kepekaan dan kepekaan yang tinggi terhadap unsur dan bahan kimia.

11. STRAWBERRY
stroberi

Stroberi adalah buah yang sangat terkenal di seluruh komunitas dunia. Anda dapat dengan mudah menemukan stroberi segar di dataran tinggi dan suhu dingin seperti gunung. Saat ini, buah stroberi telah banyak digunakan sebagai bahan makanan seperti selai, produk minman, dan pemanis pada beberapa jenis kue.

Penggunaannya yang beragam menjadikan stroberi sebagai tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kabar baiknya, buah stroberi termasuk buah yang bisa tumbuh secara hidroponik. Banyak petani Indonesia telah beralih dari sistem pertanian konvensional ke sistem hidroponik dengan tetes pemeliharaan yang lebih mudah dan praktis.

Itulah 11 jenis tanaman hidroponik yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk dibudidayakan. Anda dapat memilih satu atau beberapa jenis tanaman yang akan ditanam di dalam dan di halaman rumah Anda. Dengan adanya tanaman di area rumah, maka suasana rumah lebih ramai dan terlihat lebih menarik tentunya.