17 Macam Contoh Kalimat Inversi beserta Polanya dalam Bahasa Indonesia

17 Macam Contoh Kalimat Inversi beserta Polanya dalam Bahasa Indonesia
17 Macam Contoh Kalimat Inversi beserta Polanya dalam Bahasa Indonesia
17 Macam Contoh Kalimat Inversi beserta Polanya dalam Bahasa Indonesia. Kalimat Versi dan kalimat inversi adalah dua jenis kalimat, di samping kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap, kalimat aktif dan pasif, kalimat inti, kalimat imperatif, kalimat deklaratif, dan kalimat interogatif. Gagasan dari kalimat versi sendiri adalah kalimat yang pola kalimat S-P-O-K. Sementara itu, kalimat inversi adalah kalimat yang polanya didahului oleh elemen predikat terlebih dahulu. Khusus untuk artikel ini, kami hanya akan menunjukkan contoh kalimat inversi bersama dengan pola yang terdapat di dalamnya.

Contoh-contoh kalimat inversi dan pola-pola mereka dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.

Diminumnya obat itu tiga kali sehari.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= diminumnya, S= obat itu, K= tiga kali sehari.

Dibelinya mangga itu dari pedagang buah yang sering berjualan di lingkungan kompleks.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dibelinya, S= mangga itu, K= dari pedagang buah yang sering berjualan di lingkungan kompleks.

Dimaafkannya kesalahanku meskipun kesalahanku cukup berat.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dimaafkannya, S= kesalahanku, K= meskipun kesalahanku cukup berat.

Dipukulinya orang itu karena ketahuan telah merampok di rumah salah seorang warga,

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dipukulinya, S= orang itu, K= karena ketahuan telah merampok di salah satu rumah warga.

Dituliskannya surat itu dengan sepenuh hatinya.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dituliskannya, S= surat itu, K= dengan sepenuh hatinya.

Dikaguminya gadis itu sejak sekian lama.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dikaguminya, S= gadis itu, K= sejak sekian lama.

Dipotongnya ayam itu dengan menggunakan pisau dapur.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dibelinya, S= ayam itu, K= dengan menggunakan pisau dapur.

Dibelinya liontin itu dengan harga yang mahal.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dibelinya, S= liontin itu, K= dengan harga yang mahal.

Dijualnya baju itu dengan harga murah.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dijualnya, S= baju itu, K= dengan harga murah.

Dikerjakannya tugas sekolah itu dengan penuh semangat.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dikerjakannya, S= tugas sekolah itu, K= dengan penuh semangat.

Dikerjakannya tugas itu secara tergesa-gesa.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dikerjakannya, S= tugas itu, K= secara tergesa-gesa.

Disimpannya sisa uang saku itu ke dalam celengan plastik.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= disimpannya, S= sisa uang saku itu, K= ke dalam celengan plastik.

Disumbangkannya sisa gajinya itu ke panti asuhan.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= disumbangkannya, S= sisa gajinya itu, K= ke panti asuhan.

Ditembakinya pelaku pencurian motor itu dengan menggunakan timah panas yang mengenai betis sang pelaku pencurian motor itu.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= ditembakinya, S= pelaku pencurian motor itu, K= dengan menggunakan timah panas yang mengenai betis sang pelaku pencurian motor itu.

Disayanginya kucing kampung itu dengan sepenuh hati.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= disayanginya, S= kucing kampung itu, K= dengan sepenuh hati.

Diserutnya pensil itu supaya lebih tajam ujungnya.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= diserutnya, S= pensil itu, K= supaya lebih tajam ujungnya.

Dibuangnya makanan itu karena sudah kedaluarsa.

  • Pola kalimat: P-S-K, dimana P= dibuangnya, S= makanan itu, K= karena sudah kedaluarsa.


Demikianlah beberapa contoh kalimat inversi beserta polanya dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian. Sekian dan terima kasih.