10 Macam Jenis-Jenis Kalimat Minor dalam Bahasa Indonesia

Kalimat Minor dan kalimat Mayor adalah dua jenis kalimat yang ada, di samping kalimat tunggal, kalimat inti, jenis kalimat aktif, kalimat aktif transitif, dan kalimat aktif intransitif. Kalimat minor adalah kalimat yang di dalamnya tidak memiliki kelengkapan unsur kalimat dalam bahasa Indonesia. Kalaupun ada, biasanya hanya terdapat satu elemen, entah itu menjadi subjek atau predikat. Sementara itu, kalimat utama adalah kalimat yang memiliki kelengkapan unsur kalimat, setidaknya memiliki subjek dan predikat di dalamnya.

Antara dua kalimat (frasa minor dan mayor), hanya kalimat minor yang akan dibahas dalam artikel ini, di mana jenis kalimat akan dibahas atau dijelaskan jenisnya. Jenis kalimat minor dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut!




1. Kalimat Seruan
Merupakan jenis kalimat minor yang berfungsi menyatakan kekaguman, kemarahan, kekesalan, serta ekspresi-ekspresi lainnya. Adapun contoh kalimat seruan sendiri adalah sebagai berikut!

  • Wah, indah sekali pantai ini!
  • Ah, melelahkan sekali hari ini!
  • Astaga, aku lupa!


2. Kalimat Judul
Merupakan jenis kalimat minor yang berfungsi untuk memberikan judul pada suatu karangan, khususnya karangan ilmiah, semi ilmiah, dan non ilmiah. Dalam penulisannya, setiap huruf awal pada kata-kata kalimat judul harus ditulis dengan huruf kapital, kecuali jika di tengah kalimat judul tersebut terdapat jenis-jenis kata depan seperti dan, terhadap, dalam, dan sebagainya. Supaya lebih jelas, berikut ditampilkan beberapa contoh dari kalimat judul!

  • Hujan Bulan Juni.
  • 22 Ciri-Ciri S, P, O, K dalam Kalimat Bahasa Indonesia.
  • Analisis Wacana terhadap Pemberitaan Pemilu di Media Elektronik.


3. Kalimat Inskripsi
Kalimat inskripsi merupakan jenis kalimat minor yang berfungsi sebagai kalimat persembahan kepada orang-orang yang kita sayangi. Biasanya, kalimat ini tertera pada di bagian pembuka surat tidak resmi atau surat pribadi. Selain itu, kalimat ini juga biasa tertera di dalam kado atau barang pemberian dari orang lain. Misalnya:
  • Untuk anak istriku yang tercinta.
  • Sebagai tanda persahabatan bagi kita berdua.


4. Kalimat Tanggapan
Merupakan jenis kalimat  minor yang berisi tanggapan atau komentar atas suatu kalimat atau wacana. Beberapa contoh dari kalimat minor ini adalah:


  • Sebaiknya kau ganti saja bajumu yang kusut itu. Terima kasih atas sarannya, tapi sepertinya aku tidak akan mengganti bajuku ini.
  • Pemerintah akan mengadakan program Full Day School kepada para siswa. Menurut tanggapan saya, prgram tersebut sebaiknya jangan dulu diterapkan karena program tersebut akan mengurangi waktu bermain anak-anak.


5. Kalimat Perintah
Merupakan kalimat yang berisi suruhan atau perintah kepada orang lain, dengan tujuan supaya orang tersebut mau menuruti perintah yang dimaksud. Adapun beberapa contoh kalimat perintah sendiri adalah sebagai berikut!

  • Awas, ada anjing galak!
  • Pergilah kau dari tempat ini!


6. Kalimat Slogan
Merupakan kalimat minor yang biasa digunakan untuk sebagai motto bagi seseorang, merek, ataupun perusahaan. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada contoh-contoh di bawah ini!

  • Aman dan terpercaya.
  • Yang lain semakin ketinggalan.
  • Maju terus pantang mundur.

7. Kalimat Tambahan
Merupakan salah satu jenis kalimat minor yang berfungsi untuk menambahkan atau memberi keterangan pada suatu kalimat utuh atau kalimat mayor. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada contoh-contoh berikut ini!


  • Rani akan pergi ke luar kota minggu depan. Berangkat sendirian, tanpa diantar sanak saudara.
  • Anak-anak bermain sepakbola di tanah lapang. Bermain dari pukul 1 siang, hingga pukul 4 sore.


8. Kalimat Jawaban
Kalimat minor ini merupakan kalimat yang berfungsi untuk menjawab contoh kalimat tanya, kecuali kalimat retorik. Kalimat minor ini bisa ditulis secara singkat maupun agak panjang, tergantung dari kalimat tanya yang diajukan. Adapun contoh-contohnya adalah sebagai berikut!

  • Siapa yang akan mengambil rapotmu besok? Ayahku.
  • Dimanakah alamat rumahmu? Di Jl Cempaka no. 73.


9. Kalimat Salam
Merupakan kalimat minor yang digunakan sebagai ucapan atau sapaan kepada orang lain. Selain itu, kalimat ini juga bisa digunakan di dalam contoh dialog singkat 2 orang. Adapun contoh-contoh dari kalimat ini antara lain:

  • Selamat pagi
  • Selamat siang
  • Selamat petang
  • Selamat malam
  • Selamat datang
  • Sampai jumpa

10. Kalimat Panggilan
Sama seperti kalimat salam, kalimat minor ini juga berfungsi sebagai sapaan kepada lawan bicara atau orang lain. Bedanya, kalimat panggilan diucapkan dengan menyebutkan profesi atau nama orang tersebut. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada contoh-contoh berikut!

  • Pak Burhan!
  • Pak Guru!
  • Bu Guru!
  • Rani!
  • Pak Direktur!
  • Kak Rosi!

Demikianlah pemaparan mengenai jenis-jenis kalimat minor dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.


Belum ada Komentar untuk "10 Macam Jenis-Jenis Kalimat Minor dalam Bahasa Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel