--> Skip to main content

Pengertian dan Contoh Teliti

Teliti berarti cermat dan saksama dalam menjalankan sesuatu. Orang yang teliti ditunjukkan dengan cermat, penuh minat, dan berhati-hati dalam menjalankan sesuatu agar tidak terjadi kesalahan. Lawan dari sifat teliti dan tekun adalah ceroboh atau teledor. Orang yang bersifat teliti selalu sabar dan tidak asal cepat dalam mengerjakan sesuatu. Termasuk dalam berbicara, kita tidak boleh ceroboh, tetapi harus cermat.

Diingatkan dalam Surah al-Hujurat [49] ayat 6 yang artinya, ”Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.” Syarat tersebut memberi pesan kepada kita untuk selalu bersikap teliti dan hati-hati, termasuk dalam berucap. Sikap ceroboh dan teledor hanya menjadikan sesuatu tidak selesai dengan sempurna.

Keutamaan Teliti

Sifat teliti sangat penting dalam hidup karena mengandung beberapa manfaat sebagai berikut.
  1. Terhindar dari kesalahan atau kekeliruan dalam melakukan sesuatu.
  2. Terhindar dari sifat suuzan atau buruk sangka terhadap orang lain. Orang yang teliti, ketika menghadapi kegagalan tidak cepat-cepat menyalahkan orang lain.
  3. Meningkatkan kesempurnaan setiap pekerjaan. Orang yang teliti tidak suka menyelesaikan pekerjaan dengan setengah-setengah.
  4. Terhindar dari penyesalan akibat kegagalan yang disebabkan ketergesa-gesaan.

Bersikap Teliti dalam Keseharian

Sikap teliti secara umum dapat diwujudkan ketika berkata dan mengerjakan sesuatu. Teliti dalam berbicara atau berkata, caranya antara lain sebagai berikut
  1. Tidak berbicara yang dapat menyinggung orang lain.
  2. Menyampaikan informasi yang kebenarannya tidak diragukan lagi.
  3. Tidak berlebihan dalam berbicara.
  4. Tidak menuruti hawa nafsu ketika berbicara.
  5. Istiqamah dan tidak munafik.
Bersikap teliti dalam mengerjakan sesuatu antara lain ditunjukkan dengan cara-cara sebagai berikut.

  1. Konsentrasi ketika bekerja.
  2. Menyelesaikan segala urusan dengan tuntas.
  3. Berhati-hati dan tidak tergesa-gesa.
  4. Memiliki rencana matang dan prinsip yang baik dalam bekerja.
  5. Mendahulukan pekerjaan yang lebih penting daripada yang tidak perlu. 

Allah Swt. memerintahkan kepada hamba-Nya agar bekerja keras, tekun, ulet, dan teliti. Rasulullah saw. telah mencontohkan perilaku terpuji dalam kehidupannya. Sebagai umatnya, kita harus mencontoh perilaku terpuji Rasulullah saw. Kerja keras, tekun, ulet, dan teliti bermanfaat bagi kehidupan. Oleh karena Allah Swt. dan rasul-Nya tidak akan memerintahkan sesuatu jika tidak bermanfaat. Terapkan kerja keras, tekun, ulet, dan teliti kemudian rasakan manfaatnya.


Sumber Artikel: http://www.ipapedia.web.id/2015/08/pengertian-dan-contoh-teliti.html
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar