Skip to main content

60 Kata Kata Bijak Bahasa Jawa tentang Kehidupan, Cinta penuh makna

Kata Kata Bijak Bahasa Jawa - Sebagai negara kepulauan membuat Indonesia kaya akan etnis, budaya dan juga bahasa. Pulau Jawa sebagai pusat pemerintahan, pendidikan dan juga perekonomian di negeri ini menjadikan pulau Jawa terpadat. Banyak suku dan bahasa berkumpul di pulau Jawa. Namun, Jawa didominasi oleh orang Jawa yang memiliki bahasa Jawa sehari-hari.

Orang Jawa dikenal karena sifatnya yang ramah, sehingga tak heran jika banyak orang dari luar Jawa menikmati tinggal di Jawa. Penggunaan bahasa Jawa juga memiliki tingkat yang berbeda, tergantung pada siapa Anda berbicara. Sebagai contoh, bahasa yang digunakan sehari-hari cukup sopan, ada juga bahasa kasar yang dapat digunakan untuk teman sebaya dan juga bahasa Jawa halus untuk orang tua. Bahasa Jawa sendiri adalah mayoritas orang yang digunakan di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahasa Jawa adalah bahasa yang juga banyak digunakan di Indonesia. Oleh karena itu, kata dalam bahasa Jawa mudah dimengerti oleh orang yang tidak berbicara bahasa ini, termasuk kata mutiara Jawa.
Kata Kata Bijak Bahasa Jawa tentang Kehidupan, Cinta penuh makna

Jadi ini membuat kata mutiara bahasa Jawa pendek sering mencari orang untuk sekadar mengekspresikan perasaan atau pendapat. Kata mutiara BAHSA Jawa bisa menjadi inspirasi dalam menjalani hidup. Apa lagi perkataan ini berhubungan dengan kehidupan, hubungan dengan Tuhan, akan membuat Anda lebih bersyukur seumur hidup.

Kata-kata mutiara Bahasa Jawa singkat tentang kehidupan


Kata-kata mutiara Bahasa Jawa singkat tentang kehidupan, memang penuh makna dan menenagkan pikiran. Saat kamu sedang dirundung berbagai masalah kehidupan, mungkin kata-kata mutiara Bahasa Jawa ini bisa membuka pikiranmu dan memotivasi kamu.

1. "Yen urip mung isine isih nuruti nepsu, sing jenenge mulya mesti soyo angel ketemu."

(Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, yang namanya kemulyaan hidup akan semakin sulit ditemukan)

2. "Aja mbedakake marang sak sapadha-pada."

(Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)

3. "Ngapusi kui hakmu. Kewajibanku mung etok-etok ora ngerti yen mbok apusi."

(Berbohong itu hakmu. Kewajibanku hanya pura-pura tidak tahu kalau kamu berbohong)

4. "Ambeg utomo, andhap asor."

(Selalu menjadi yang utama tapi selalu rendah hati)

5. "Witing tresno jalaran soko kulino. Witing mulyo jalaran wani rekoso."

(Bahwa cinta itu tumbuh lantaran ada kebiasaan, kemakmuran itu timbul karena berani bersusah dahulu)

6. "Manungsa mung ngunduh wohing pakarti."

(Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)

7. "Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan."

(Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)

8. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu."

(Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik)

9. "Sabar iku ingaran mustikaning laku."

(Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)

10. "Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa."

(Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)

Kata-kata mutiara Bahasa Jawa lucu bijak


Banyak penuturan Bahasa Jawa, membuat Bahasa Jawa semakin berkembang. begitu juga banyak kalimat dari kata-kata Bahasa jawa yang mengandung arti yang luas dalam kehidupan. Bahasa Jawa yang digunakan untuk berinteraksi sehari-hari juga menghasilkan kata-kata mutiara bahasa jawa lucu bijak.

11. "Sing wis lunga lalekno, sing durung teko entenono, sing wis ono syukurono."

(Yang sudah pergi lupakanlah, yang belum datang tunggulah dan yang sudah ada syukurilah)

12. "Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan raono wektu, brarti wonge lagi ra duwe duit."

(Waktu adalah uang. Kalau temanmu tidak ada waktu untuk diajak jalan, artinya ia sedang tidak punya uang)

13. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan."

(Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rejeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan)

14. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih."

(Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih)

15. "Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit."

(Dosa yang paling menyedihkan adalah pada sambat tidak punya duit)

16. "Uripmu koyo wit gedhang duwe jantung tapi ora duwe ati."

(Hidupmu seperti pohon pisang, punya jantung tapi tak punya hati)

17. "Nek dipikir suwi suwi iku loro, nek dirsake yo tambah loro, loro tambah loro, papat."

(Kalau dipikir lama-lama sakit, kalau dirasakan tambah sakit, dua tambah dua, empat)

18. "Nek ngomong ojo manis-manis, mundak cangkeme dirubung semut."

(Kalau bicara jangan manis-manis, nanti mulutnya diserbu semut)

19. "Kadang mripat iso salah ndelok, kuping iso salah krungu, lambe iso salah ngomong, tapi ati ora bakal iso diapusi."

(Terkadang mata bisa salah melihat, telinga bisa salah mendengar, mulut bisa salah mengucap, tapi hati tak bisa dibohongi dan membohongi)

Kata-kata mutiara Bahasa Jawa tentang cinta


Kata-kata mutiara Bahasa Jawa tentang cinta menarik untuk mengungkapan perasaaan kamu pada pasangan. Baik dalam bentuk kata-kata ungkapan rasa sayang, sedih, kecewa maupun memberikan kekuatan akan cinta.

21. "Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg."

(Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti)

22. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."

(Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya)

23. "Jarene wes ikhlas de'e karo sing liyo, kok iseh ngomong 'Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.' Mbok wes meneng wae luwih apik."

(Katanya sudah ikhlas dia dengan yang lain, kok masih bilang 'Kalau Tuhan nggak akan membalas, karma yang balas.' Udah diam aja lebih baik)

24. "Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui."

(Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali-kali jatuh cinta pada orang yang sama)

25. "Nek jenenge sayang kuwi kudune ra nuntut pasangane dinggo 'dadi wong liyo' mung mergo kekurangane."

(Kalau namanya sayang itu harusnya nggak menuntut pasangannya dipakai 'milik orang lain' hanya karena kekuranngannya)

26. "Gusti yen arek iku jodohku tulung cedakaken, yen mboten jodohku tulung jodohaken."

(Tuhan jika orang itu adalah jodohku tolong dekatkanlah, dan jika bukan tolong jodohkanlah)

27. "Akeh manungsa ngrasakaken tresna, tapi lalai lan ora kenal opo kui hakekate atresna."

(Banyak manusia merasakan cinta, namun mereka lupa tidak mengenal hakikat cinta sebenarnya)

28. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo meneh sing gak duwe."

(Orang yang punya pacar itu haruslah bersabar dengan pasangan yang dimilikinya. Apalagi yang gak punya)

29. "Iso nembang gak iso nyuling, iso nyawang gak iso nyanding."

(Bisa nyanyi tidak bisa bermain seruling, bisa melihat tidak bisa mendampingi)

30. "Arek lanang iku kuoso milih, arek wadon kuoso nolak."

(Anak laki-laku bebas memilih, anak perempuan bebas menolak)

Kata-kata mutiara Bahasa Jawa tentang hubungan dengan Tuhan


Dengan membaca dan memahami kata-kata mutiara Bahasa Jawa, tentang hubungan dengan Tuhan, akan membuat kamu berkembang dan tumbuh menjadi lebih baik. Mendekatkan diri dengan Tuhan adalah poin penting kata-kata mutiara bahasa Jawa.

31. "Gusti paring dalan kanggo uwong sing gelam ndalan."

(Tuhan memberi jalan untuk manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran)

32. "Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati."

(Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat)

33. "Gusti Allah paring pitedah bisa lewat bungah, bisa lewat susah."

(Allah memberikan petunjuk bisa melalui bahagia, bisa melalui derita)

34. "Urip kang utama, mateni kang sempurna."

(Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)

35. "Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing Nyipta'aken manungsa!"

(Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang ttelah menciptakan manusia)

36. "Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan."

(Tuhan itu dekat meski tubuh kita tidak dapat menyentuhnya, jauh tiada batasan)

37. "Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning hyang sukmo."

(Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan)

38. "Mohon, mangesthi, mangastuti, marem."

(Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama)

39. "Natas, nitis, netes."

(Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali)

40. "Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran."

(Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan)

Kata-kata bijak bahasa Jawa arti kehidupan.


Kata-kata bijak mengandung arti dari sebuah kehidupan yang sebenarnya. Bak orangtua yang sudah punya pengalaman pahit getirnya kehidupan, dengan kata-kata ini kamu akan lebih belajar lagi bagaimana menyikapi masalah hidup.

1. "Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa."

(Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)

2. "Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan."

(sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)

3. "Sabar iku lire momot kuat nandhang sakening coba lan pandhadharaning urip."

(Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup)

4. "Memayu hayuning bawana."

(Menghiasi alam semesta)

5. "Meneng widara uleran."

(Terlihat baik namun sebenarnya buruk)

6. "Gusti Allah mboten sare."

(Tuhan tidak pernah tidur)

7. "Nek wes niat kerjo iKu, ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai."

(Kalu sudah mendaptan pekerjan itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rejeki tu tidak usah cari muka)

8. "Nek Wes Onok Sukurono, Nek Durung Teko Entenono, Nek Wes Lungo Lalekno, Nek Ilang Iklasno."

(Kalau sudah punya itu disukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang iklas kan)

9. "Urip iku koyo kopi, yen ndak iso nikmati rasane panggah pait."

(Hidup itu bagaikan secangkir kopi, Jika kalian tidak bisa menikmatinya yang dirasan hanyalah pait)

10. "Kudu semangat masio gak ono sing nyemangati."

(Harus Semangat Walau Gak Ada yang Kasih Semangat)

Kata-kata bijak bahasa Jawa tentang cinta.

Hidup hambar rasanya jika tak tersentuh ikatan cinta. Cinta bisa membuatmu bahagia dan memberi semangat hidup baru. Tapi cinta terkadang juga mampu membuatmu jatuh luluh lantah.

11. "Tersno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ngati-ati le nggowo."

(Cinta itu terkadang seperti keripik tela. Bisa hancur kalau tidak bisa hati-hati dalam membawanya)

12. "Aku gak enek sampean bagai sego kucing ilang karete *AMBYAARR."

(Aku tanpamu bagaikan nasi kucing tanpa karetnya *Berantakan)

13. "Arek lanang kuoso milih, arek wedok kuoso nolak."

(Anak laki laki bebas memilih, Anak perempuan bebas menolak)

14. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe."

(Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang gak punya)

15. "Jarene wes ikhlas de'e karo sing liyo, kok iseh ngomong 'Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.' Mbok wes meneng wae luwih apik."

(Katanya sudah ikhlas dia dengan yang lain, kok masih bilang 'Kalau Tuhan nggak anak membalas, karma yang balas.' Udah diam aja lebih baik)

16. "Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."

(Banyak orang merakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta)

17. "Nek pancen tresno kui kudu dijogo, ora malah keno godo karo wong liyo."

(Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain)

18. "Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondomu, lan opo penggaweanmu."

(Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, cantiknya parasmu, banyaknya hartamu, dan pekerjaanmu)

19. "Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui."

(Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatih cinta pada orang yang sama)


Setiap hari manusia menjalani rutinitas hidup, bangun, belajar, bekerja, bermain, dan sebagainya. Langit tidak selalu cerah, begitu juga kehidupan manusia. Tidak selamanya tetap bahagia. Ada saat-saat ketika Anda menghadapi kesedihan, rintangan, dan kebosanan. Tetapi jika otak dan hati Anda masih bekerja dengan jelas, semua masalah itu bukan kendala besar.

Ada saat-saat ketika Anda dapat mengeluh dan menangis, yang semuanya biasa untuk meringankan hati dan pikiran Anda. Meskipun perjalanan hidup adalah bagaimana Anda dapat memilih dan memutuskan keputusan. Pilihan yang tepat adalah untuk tetap maju dan tetap bersemangat. Jika Anda memerlukan suntikan semangat, membaca kata-kata bijak tentang kehidupan. Salah satu kata bijaksana yang populer adalah kata bijak dari bahasa Jawa.

Bahasa daerah ini adalah bahasa yang mudah dipahami hampir semua kalangan. Dalam kalimat Jawa, banyak makna positif tersirat. Selain itu, keragaman bahasa Jawa yang bijak ini nampaknya dinilai sebagai nasehat orang tua kepada anak-anaknya. Karena banyak orang tua yang masih menggunakan bahasa Jawa untuk bahasa sehari-hari.

Newest Post
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar