Skip to main content

110 Contoh Majas Personifikasi dan Artinya | Pengertian Dan Ciri ciri

Contoh Majas Personifikasi dan Artinya.Dalam klasifikasinya, Majas dikategorikan dalam beberapa jenis, antara lain, komparatif Majas, penegasan, para magists oposisi dan sindiran. Dari jenis Magi ini, personifikasi Majas adalah salah satu jenis komparatif Majas. Majas ini personifikasi adalah orang majus yang membuat atau menyamakan benda mati dapat bergerak atau bernapas seperti manusia.

Dalam menulis atau percakapan sehari-hari sering tidak sadar kita menggunakan Magi atau gaya bahasa untuk menyatakan atau mengungkapkan sesuatu. Sesuatu yang merupakan benda mati dibuat atau digambarkan seolah-olah itu adalah makhluk hidup.
Contoh Majas Personifikasi dan Artinya | Pengertian Dan Ciri ciri

Contoh Majas Personifikasi :


  • Gelang emas itu menggenggam erat pergelangan tangannya
  • Koran lokal itu menulis kisah perjuangan hidupnya
  • Kemarau panjang menghisap kebutuhan air di bumi
  • Kartu taurot itu meramalkan peruntungan nasibnya
  • Coretan itu merusak makalah presentasi ayah tadi pagi
  • Truk itu menumpahkan seluruh muatannya saat terguling
  • Pohon besar itu berhenti bernafas ketika badai menumbangkannya
  • Pagar beton dan teralis itu menjaga tokonya dari tamu tak di undang
  • Magnet mencari ribuan paku di sepanjang jalanan ibukota yang di taburkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab
  • Rerumputan dan ilalang menari nari mengikuti irama angin
  • Helm itu menjaga keselamatan pekerja dari reruntuhan
  • Jarum suntik menakuti adikku saat imunisasi
  • Aroma masakan ibu menggoda seluruh penghuni rumah
  • Setiap hari sisir selalu merapikan rambut kita
  • Ketika senja datang, perlahan lahan matahari beranjak pulang
  • Botol susu itu menenangkan bayi mungil itu
  • Langit mendadak muram ketika petir menggelegar menyambar
  • Kursi roda itu berjalan kemanapun membawa pemiliknya saat pemiliknya inginkan
  • Tinta itu mengotori seluruh pakaian adik
  • Janur di kedua sisi jalan sudah berdiri dari pagi menyambut kedatangan tamu undangan
  • Lilin dan balon warna warni itu memeriahkan pesta ulang tahunnya
  • Kisah menyeramkan di pemakaman itu menakuti warga yang tinggal disekitarnya
  • Pohon bambu di belakang rumah berbisik bisik tertiup angin sore
  • Sepasang mata boneka itu bersinar tajam menatapku di kegelapan malam
  • Angin sepoi sepoi membelai lembut bumi dan seluruh isinya agar tertidur lelap
  • Setiap pagi alarm handphone bernyanyi membangunkanku dari kesiangan
  • Kebakaran subuh tadi melahap habis pemukiman padat penduduk
  • Mobil pemadam kebakaran meraung raung memecah keheningan pagi
  • Gunung kerinci memuntahkan seluruh isi perutnya sepanjang hari ini
  • Ombak tinggi menerjang seluruh kapal nelayan
  • Badai tsunami menyapu bersih apapun yang dilaluinya
  • Kursi goyang itu menidurkan nenekku dengan ayunannya
  • Gempa mengoyang goyang seluruh gedung pencakar langit
  • Lonceng stasiun memberitahu para penumpang untuk bergegas naik kereta
  • Setiap hari lampu merah di jalanan mengatur para pengguna jalan
  • Matahari bersinar terik terasa menggigit seluruh kulit tanganku
  • Anak anak pantai dengan gembira bermain kejar kejaran bersama ombak
  • Desas desus tentang dirinya sudah terbang menyebar ke seluruh penjuru negeri
  • Salju turun menyelimuti seluruh isi kota
  • Hujan lebat kemarin menghanyutkan beberapa rumah
  • Obat batuk itu menghangatkan tenggorokkannya
  • Sepeda tua itu selalu setia menemaninya kemana pun ia pergi
  • Narkoba itu sudah menghabiskan sisa hidupnya di jeruji besi
  • Bintang malam ini berkedip kedip menerangi seluruh isi kota
  • Wajahnya bersinar sinar mendengar beasiswanya di terima
  • Kuas itu menari lincah di atas kanvas yang di lukisnya
  • Tanah warisan itu telah menghidupi keluarganya hingga beberapa keturunan
  • Sepatu usang itu melindungi kakinya dari kerikil tajam
  • Waktu berjalan terus tanpa menunggu atau menanti siapa pun
  • Kartu kredit itu membelikan semua barang mewah untuknya sehingga ia terlilit hutang
  • Beduk subuh itu memanggilnya untuk bergegas ke mesjid
  • Longsor itu menegur kita agar menjaga kelestarian alam
  • Bulan bersembunyi di balik tebalnya awan hitam
  • Rimbunan pohon mangga di taman itu memayungi setiap orang yang kepanasan
  • Album kenangan itu mengingatkannya akan  kisah masa mudanya
  • Dahan pohon itu berayun ayun terbawa arus sungai
  • Rumput liar di depan rumahku menghalangi pandangan ke jalanan
  • Sarung tinju usang itu telah membawanya menjadi juara
  • Bus antar jemput setiap hari mengantarnya ke sekolah
  • Iklan rokok memperingati para perokok akan bahaya merokok
  • Matanya berapi api menahan amarah
  • Kepingan uang receh itu berhamburan keluar dari kantong sakunya yang robek
  • Puntung rokok yang di buang sembarangan itu membumihanguskan berhektar hektar hutan
  • Jalanan berlobang itu sudah beberapa kali memakan korban jiwa
  • Setiap kali makan, sendok dan garpunya selalu bertengkar
  • Ketukan palu itu sudah memvonisnya bersalah
  • Tanggalan di kalender itu memperingatkan utangnya hampir jatuh tempo
  • Setiap malam, buku cerita itu mendongengkan kisah untuk adikku
  • Bingkisan kado itu menggelitik tanganku agar segera membukanya
  • Genangan lumpur itu menahan langkahnya sesaat
  • Air, udara dan tanah memberikan kehidupan untuk seluruh mahluk hidup tanpa pamrih
  • Bumi memangku semua bentuk kehidupan tanpa pilih kasih
  • Kalkulator itu menolong ibu menghitung belanjaannya
  • Telephone itu berdering terus memanggil pemiliknya
  • Kacamata itu membantu kakek membaca koran
  • Dasi kupu kupu itu mencekik lehernya
  • Daun daun berguguran mendengar berita memilukan itu
  • Zebra cross menyebarangi para pejalan kaki dengan aman
  • Kodok berdendang riang menyambut musim penghujan
  • CCTV itu menyelamatkannya dari tuduhan perkara
  • Suara gemuruh pagi tadi membangunkan semua orang
  • Siaran televisi telah merusak banyak moral anak anak
  • Radio tua itu berkoar koar menyampaikan berita
  • Semangatnya berkobar untuk mendapat promosi tahun ini
  • Bendera negaraku berkibar dengan gagah berani di angkasa raya
  • SMS yang diterimanya, membuat ia melompat kegirangan
  • Makanan pedas itu membakar lidahnya
  • Obat pencahar yang diminumnya mengaduk seluruh isi perutnya
  • Nyawanya hampir melayang tersengat kabel listrik yang menggantung di dahan pohon
  • Dedaunan kering di jalanan itu melayang layang tertiup angin kencang
  • Speaker di lapangan parkir itu memanggil pemilik mobil agar memindahkan kendaraannya
  • Cacing di dalam perutku berteriak meminta makanan
  • Bangku sekolahnya masih setia menemaninya jika ia gagal lagi ujian kelulusan tahun ini
  • Jari jemarinya berlompatan lincah di atas keyboard komputer
  • Pameran lukisan itu memanjakan mata para pengunjung
  • Gemercik air pegunungan  menenangkan suasana di sekelilingnya
  • Ratapan ibu tua itu memilukan hati setiap orang yang mendengar kisahnya
  • Atraksi hewan di pertunjukkan itu memukau seluruh penonton
  • Tiang listrik berbaris rapi di sepanjang jalan protokol ibukota
  • Pesta kembang api berkilauan menyambut pergantian tahun


Majas digunakan dalam menulis atau percakapan kalimat dimaksudkan sehingga kalimat yang akan disampaikan terkesan lebih menarik. Penggunaan personifikasi Majas bertujuan untuk memberikan berlebihan terhadap objek kematian.

Ini adalah beberapa contoh personifikasi dan maknanya dalam sebuah kalimat. Mudah-mudahan diskusi di atas bermanfaat.

Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar