Skip to main content

AYAT ALKITAB TENTANG KEDAMAIAN HATI DAN PIKIRAN

Manusia pada dasarnya tidak luput dari rasa takut dan cemas tentang segala sesuatu yang mereka hadapi atau kondisi yang harus dihadapi. Manusia adalah makhluk yang memiliki perbedaan paling besar satu sama lain karena tidak mengherankan jika manusia dapat dikatakan sebagai makhluk hidup yang unik. Manusia sejak awal diciptakan berdasarkan bentuk dan rupa Allah dan kemudian diberikan kehidupan dari Allah, tetapi sejak manusia jatuh ke dalam dosa karakter.

Tuhan sendiri mulai dihilangkan sehingga manusia asli tidak perlu khawatir tentang segala sesuatu yang menjadi makhluk hidup yang selalu mengalami kekhawatiran tentang segala sesuatu sampai puncaknya pada penyaliban Yesus di kayu salib. Bagi orang percaya yang selalu diperbarui dari hari ke hari jika mereka berpegang teguh pada firman Tuhan. Lalu bagaimana cara menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab itu sendiri, berikut adalah beberapa ayat Alkitab yang dapat direnungkan untuk menenangkan hati dan pikiran dari kecemasan dan masalah sehari-hari yang dialami, yaitu

1. Mazmur 55 : 23
Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab lainnya dapat ditemukan dalam isi mazmur 55 : 23 yang mana berkata “ serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkanNya orang benar itu goyah.” Pencobaan dan kesusahan hidup Tuhan ijinkan terjadi atas hidup manusia semata-mata bukan karena Tuhan tidak peduli terhadap manusia akan tetapi ini merupakan bentuk kasih Tuhan yang lainnya.

Seperti banyak manusia lain mengatakan bahwa Tuhan tidak akan mencobai manusia di luar kekuatan dan kemampuan mereka. Dengan memberikan semua itu, Tuhan ingin orang mengerti dan tahu apa arti hati dan keinginan Tuhan sehingga orang tidak jauh dari Tuhan dan masih berharap padaNya dalam segala hal dan membuat orang mengerti bahwa manusia tidak mampu hanya berpegang pada kekuatan sendiri.

2. Yohanes 14 : 27
Dalam kitab Yohanes 14 : 27 juga dapat diperhatikan sebagai penguat ketika hati sedang resah dan menghadapi banyak masalah. Adapun isinya “ damai sejahtera Ku tinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh unia kepadamu, janganlah gelisah dan gentar hatimu”. Untuk apa manusia yang telah percaya dan telah bersama dengan Tuhan takut dan gentar terhadap masalah yang dapat mengelisahkan hati jika damai sejahtera yang kekal saja telah Tuhan berikan kepada kita.

Hati dan pikiran juga terkadang lemah seperti daging, semua ini bisa terjadi karena dosa yang mengikat. Tuhan menegaskan bahwa damai yang Tuhan tinggalkan untuk manusia yang percaya kepadaNya, Dia juga dengan jelas menekankan bahwa perdamaian yang berasal dariNya tidak akan sama dengan apa yang dunia berikan yang palsu dan sementara. Kasih Tuhan kepada orang-orang yang percaya adalah benar sampai sekarang bahkan sampai akhir ini tidak akan berubah dan tidak ada yang bisa menerimanya.

3. Amsal 3 : 5-6
Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab selanjutnya tertulis dalam kitab amsal 3 : 5-6 yang mana berkata “ percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandari kepada pengertianmu sendiri. Akuilah dia dalam segala hal lakumu maka Ia akan meluruskan jalanmu”.  Manusia saat ini lebih percaya terhadap kekuatannya sendiri ketimbang dengan menyerahkan segalanya ke dalam tangan Tuhan, inilah yang dapat menyebabkan manusia menjadi murtad dan jauh dari jangkaun Tuhan.

Manusia mempercayai diri mereka sendiri atau manusia mempercayai orang lain dalam kasus-kasus tertentu dengan harapan bahwa mereka lebih baik melakukannya sendiri padahal kenyataannya tidak sesederhana itu, ini bukan karakter orang bijak menurut Alkitab. Semua cobaan dan masalah yang Tuhan ijinkan terjadi pada manusia semata-mata bukan karena Tuhan tidak peduli tetapi sebaliknya Tuhan ingin orang lebih dekat dan berserah kepada-Nya dalam semua hal yang mungkin terjadi dalam hidup.

4. Filipi 4 : 6-7
Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab yang pertama dapat diperhatikan dalam filipi 4 : 6-7 “janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapa syukur. Dalam sejahtera Allah, yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus”.

Manusia karena dosa yang mengikat daging mereka menyebabkan kecemasan dan kekhawatiran selalu mendekat, ini jauh dari karakter Kristus dan teladan Yesus Kristus, tetapi sekali lagi Tuhan mengingatkan manusia untuk tidak khawatir dengan menyerahkan semua urusan kehidupan ke tangan-Nya, percaya Tuhan akan mengalahkan mereka untuk kita. Ketika kita berserah sepenuhnya kepada Tuhan, Tuhan tahu apa yang harus kita lakukan atau apa yang benar-benar kita butuhkan, setelah itu semuanya akan dinyatakan oleh-Nya dalam kuasa-Nya.

Perlu diingatkan tentang apa yang tampaknya mustahil bagi manusia untuk melakukan semuanya mungkin di hadapan Tuhan dan bahkan dilakukan dengan cara yang tidak akan pernah dibayangkan manusia sejauh ini, percaya dan menyerah adalah apa yang Tuhan inginkan sehingga manusia tidak hanya mengandalkan diri mereka sendiri tetapi melibatkan Tuhan dalam semua hal, Tuhan akan berpartisipasi dalam setiap kondisi kehidupan kita karena ini adalah janji Tuhan kepada orang-orang percaya.

Cara yang paling penting untuk menenangkan hati dan pikiran Anda menurut Alkitab adalah dengan menyadari kehadiran Tuhan sehingga Anda dapat datang dan berdoa kepada-Nya dalam keadaan terbuka, ketika Anda dekat dengan Tuhan Anda secara tidak langsung dapat menjadikan kita contoh sebagai cahaya. dan garam dunia. Menyerah apa pun masalah yang dihadapi baik secara sederhana atau tidak juga harus menyertakan Allah di dalamnya sehingga makna kelahiran Yesus Kristus dapat dirasakan dalam kehidupan kita.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar