Hormon Kelenjar Hipofisis : Ciri ciri, Letak dan Fungsinya Paling Lengkap

Kelenjar hipofisis ini disebut sebagai kelenjar induk karena memiliki fungsi sebagai kelenjar yang mengarahkan organ lain untuk melakukan pekerjaannya. Sebagai salah satu contoh kelenjar pituitari, kelenjar ini memiliki fungsi untuk memberi tahu kelenjar adrenal apakah akan meningkatkan atau menurunkan produksi hormon manusia. Nah, teman yang canggih, bukankah kelenjar yang satu ini?

Hormon Kelenjar Hipofisis. Pernahkah Anda mendengar tentang hormon kelenjar jenis ini, teman? Jika Anda terbiasa duduk di sekolah menengah (SMA), Anda kemungkinan besar akan memahami dan memahami hormon kelenjar jenis ini, teman.

Kelenjar hormon hipofisis adalah jenis kelenjar endokrin yang biasanya berukuran atau seukuran kacang (penghasil hormon) dengan berat sekitar 0,5 gram, dan posisinya terletak di bagian bawah tengkorak dan diapit di antara saraf optik pada manusia. Kelenjar pituitari ini berperan penting dalam kehidupan manusia dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari, bahkan kelenjar pituitari ini juga disebut kelenjar induk.

Secara umum kelenjar hormon hipofisis terdiri dari tiga bagian dan tentunya juga memiliki fungsi yang berbeda. Inilah penjelasan untuk Anda, mari kita simak bersama

1. Hipofisis Belakang

Ada beberapa fungsi hipofisis belakang yang perlu Anda ketahui. Untuk detail lebih lanjut, Anda dapat mendengarkan diskusi di bawah ini, termasuk:

  • Sebagai hormon yang dapat mempengaruhi wanita pada waktu yang berbeda, terutama selama dan setelah melahirkan. Hormon ini menyebabkan kontraksi selama persalinan, hingga proses kelahiran.
  • Sebagai hormon yang memiliki fungsi menghasilkan ASI pada ibu postpartum, serta hal-hal lain yang dapat memengaruhi keterikatan batin antara ibu dan anak.
  • Sebagai hormon yang memiliki fungsi untuk mengatur jumlah kandungan air dalam tubuh manusia. Ini bermanfaat untuk tekanan darah dan membantu memastikan bahwa anatomi ginjal dalam tubuh manusia masih memiliki fungsi optimal sebagaimana mestinya.


2. Hipofisis Tengah

Ada beberapa fungsi hipofisis sentral yang perlu Anda ketahui. Untuk detail lebih lanjut, Anda dapat mendengarkan diskusi di bawah ini, termasuk:

  • Sistem hormon ini pada manusia berfungsi dalam hal mempengaruhi kulit dalam hal menentukan apakah ia akan menjadi gelap seiring waktu.
  • Sebagai hormon yang berfungsi mempengaruhi ujung saraf di otak.
  • Sebagai hormon yang berfungsi memengaruhi gairah seks dan nafsu makan.


3. Hipofisis Depan

Ada beberapa fungsi hipofisis depan yang perlu Anda ketahui. Untuk detail lebih lanjut, Anda dapat mendengarkan diskusi di bawah ini, termasuk:

  • Sebagai hormon yang memicu ovulasi pada wanita untuk menghasilkan sel telur untuk pembuahan. Selain itu hormon ini juga berfungsi meningkatkan estrogen pada wanita.
  • Sebagai hormon yang berfungsi membantu mengontrol jumlah lemak dan otot dalam tubuh.
  • Membantu menyembuhkan luka, dan mendukung sistem kekebalan tubuh dan membantu tumbuh dan berkembang pada anak-anak -
  • Sebagai hormon yang berfungsi menghasilkan kortisol, yang sangat penting dalam mengendalikan tekanan darah, pengaturan gula darah, dan meningkatkan metabolisme dalam tubuh Anda.
  • Sebagai hormon yang berfungsi mengatur pulsa atau detak jantung di tubuh Anda.


Kelenjar hipofisis bekerja langsung dengan hipotalamus Anda untuk menjaga tubuh Anda berjalan normal. Beberapa informasi tentang hormon kelenjar hipofisis dan fungsinya dalam tubuh manusia dapat dibagikan oleh penulis kali ini.

Penulis berharap artikel ini bermanfaat bagi Anda semua dalam menambah wawasan dan informasi Anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, tentunya dengan diskusi yang lebih menarik. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Salam hangat selalu dari penulis.

Belum ada Komentar untuk "Hormon Kelenjar Hipofisis : Ciri ciri, Letak dan Fungsinya Paling Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel