Skip to main content

Pengertian Puisi Soneta Berpola 4-4-3-3 dan Contoh Puisi

Pengertian Puisi Soneta Berpola 4-4-3-3 dan Contoh Puisi. Salah satu jenis puisi baru adalah soneta atau juga disebut soneta. Puisi ini adalah puisi dengan deretan 14 buah. Secara tertulis, empat belas baris akan dibagi menjadi beberapa bait berdasarkan pola-pola tertentu. Salah satu pola penulisan array soneta adalah 4-4-3-3. Pola ini adalah pola puisi paling klasik yang berasal dari negeri Italia ini. Selain sebagai salah satu jenis puisi baru, soneta juga termasuk dalam salah satu dari berbagai puisi baru berdasarkan bentuknya.



Pada Artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa contoh puisi soneta yang mempunyai pola 4-4-3-3. Contoh-contoh itu sendiri bisa disimak sebagaimana berikut ini!

Contoh 1:

Masih mencariMu di tengah sepi
Yang kuanyam sepanjang hari
Masih mencarimu di tengah sunyi
Yang menggerayangi diri ini

Namun tak kunjung jua kau temui
Yang kucari
Dalam sepi
Dalam sunyi

Aku tau engkau nyata
Maka datanglah
Temuilah

Aku
Yang mencariMu
Sepanjang waktu tanpa henti

Contoh 2:

Hidup punyai perhentian
Di sisi jalan yang membentang
Maka sejenaklah hentikan
Perjalananmu yang masih panjang

Ingat kembali semua langkah
Yang kau goreskan di muka jalan
Jikalau ada langkah yang salah
Perbaikilah di jalan depan

Setelah tenaga kembali ada
Kembalilah berjalan seperti biasa
Menuju tuju yang tengah didamba

Semoga bisa sampai
Menuju tujuan
Dengan selamat

Contoh 3:

Aku terjatuh dan tersungkur
Di tanah merah yang tak tandur
Sekujur tubuh pun merapuh
Bagaikan kayu di gubug runtuh

Apakah peranku harus terselesaikan?
Masihkah ada sejumput kesempatan?
Bisakah aku menyembulkan
Harapan dari kalbu terdalam?

Dan tubuh pun masih tersungkur
Dan tubuh pun masih merapuh
Di atas tanah yang tak tandur

Tetapi jiwa tidak kendur
Dan semangat pun mulai tumbuh
Coba bangkitkan tubuh tersungkur

Contoh 4:

Jarum jam pendek menunjukkan
Angka enam di jam dinding
Jarum jam panjang menunjukkan
Angka dua belas di jam dinding.

Ini pagi. Ya, ini adalah waktu
Mentari bangun dari penjuru timur sana
Disambut oleh embun pagi
dan kokokan ayam yang tak henti.

Sinar kekuningan pun membuncah
Pertanda pagi ini cerah
Dan malam hari telah punah

Membangunkan kembali gairah
Menjalani hari-hari indah
Hingga hari-hari yang tersusah

Contoh 5:

Tak ada yang kutemukan di lorong ini
Selain gelap yang gulita
Hening yang bersarang
Dingin yang menyerang

Tak ada yang kutemukan di lorong ini
Selain segumpal kegelapan
Secarik ketakuan
Sekelebat kedinginan

Lorong panjang ini kulewati
Tanpa henti
Hingga cahaya kutemui

Lorong panjang ini kulewati
Hingga nanti
Lubang lorong ini kulewati

Contoh di atas hanya sebagian kecil dari contoh puisi sonnet pola 4-4-3-3 dalam bahasa Indonesia. Pembaca dapat membuat puisi soneta mereka sendiri berdasarkan pola 4-4-3-3. Dengan tampilan sejumlah contoh di atas, pembahasan dalam artikel ini cukup sampai di sini.

Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan semua pembaca, baik tentang soneta sonnet khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Maafkan jika ada kesalahan, baik dalam bentuk tulisan yang salah atau contoh yang ditampilkan tidak menyenangkan pembaca.

Jika pembaca ingin menambah wawasan tentang puisi, pembaca dapat membuka artikel berikut ini, yaitu: berbagai puisi baru berdasarkan isinya; contoh-contoh dystony dan puisi perzinahan; contoh-contoh syair dan syair; dan contoh bait sajak dan soneta.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar