Pengertian Makna Sinestesia dan Kalimat Contohnya

Pengertian Makna Sinestesia dan Kalimat Contohnya
Pengertian Makna Sinestesia dan Kalimat Contohnya
Pengertian Makna Sinestesia dan Kalimat Contohnya. Dalam tata bahasa Indonesia, sebuah kata tidak hanya mengalami perubahan dalam arti kata itu menjadi lebih sopan dan menjadi lebih kasar tetapi juga dapat mengalami pergeseran atau pertukaran makna. Pada kesempatan sebelumnya kami membahas arti perbaikan dan contoh, serta arti ibadah dan contoh. Pada artikel ini kita akan membahas arti sinestesia dan contohnya dalam kalimat.


Pengertian dan Contoh Sinestesia


Sinestesia adalah perubahan makna pada suatu kata yang mengalami pertukaran makna, dimana makna yang mengalami pertukaran terjadi karena tanggapan dari dua hal yang dihubungkan dengan panca indera.

Contoh :


gelap
  • Ketika menonton bioskop biasanya lampu ruangan akan dimatikan sesaat sebelum filmnya dimulai hingga ruangan gelap tanpa disinari cahaya sedikitpun.
  • Bagi seseorang yang sedang mengalami masalah dalam hidupnya, biasanya akan merasa bahwa dunia disekitarnya gelap. (dirasakan indera perasa)


berat
  • Aku tidak sanggup menggendong adikku karena badannya sangat berat meski ia masih berumur 3 tahun.
  • Sejak kepergian kedua orang tuanya, perjalanan hidup yang harus ia jalani semakin berat namun tetap saja ia tidak pernah mengeluh sedikitpun. (dirasakan oleh indera perasa)

lumpuh
  • Aku sempat lumpuh selama beberapa bulan akibat jatuh dari tangga ketika berjalan terburu-buru.
  • Keuangan perusahaan lumpuh akibat himpitan hutang yang ditinggalkan oleh manajemen sebelumnya yang tidak bisa menjalankan perusahaan dengan baik. (indera penglihatan)


haus
  • Pihak penyelenggara telah menyediakan beberapa botol air mineral untuk para atlit yang merasa haus setelah berlari sejauh 400 meter.
  • Kasihan Aulia, ayahnya meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat sejak ia masih bayi hingga akhirnya ia tumbuh menjadi seorang anak perempuan yang haus kasih sayang seorang ayah. (indera penglihatan)


pedas
  • Setiap membeli bakso Andik selalu meminta sambal yang banyak karena ia adalah pecinta makanan pedas.
  • Memang sehari-harinya ia selalu bersikap tenang namun saat dia marah kata-kata yang keluar dari mulutnya bahkan lebih pedas daripada kata-kata orang yang cerewet. (indera pendengar)


mulus

  • Setiap wanita mendambakan memiliki kulit yang mulus seperti kulit bayi.
  • Sungguh enaknya memiliki orang tua yang berpangkat, sebagai anak kita akan memiliki perjalanan karir yang mulus. (indera penglihat)

dingin
  • Pantas saja saat bangun tadi pagi terasa dingin sekali, ternyata turun hujan deras. (dingin dalam kalimat ini makna yang sesungguhnya yang dirasakan oleh kulit/tubuh)
  • Sikapnya padaku berubah jadi dingin sejak aku tidak menghadiri acara ulang tahunnya minggu lalu. (dingin dalam kalimat ini merupakan makna sinestesia karena bukan dirasakan dengan kulit atau tubuh, tetapi dilihat oleh panca indera penglihatan)


manis
  • Aku suka bubur kacang hijau buatan kakak karena rasa manisnya pas di lidahku.
  • Gadis kecil itu manis sekali jika rambutnya dikepang dua saat memakai seragam sekolah. (manis, seharusnya dirasakan oleh lidah, namun dalam kalimat ini manis dilihat oleh panca indera penglihatan)


tajam
  • Sebelum mulai berjualan penjual daging itu mengasah pisaunya sampai tajam agar ia mudah memotong daging nantinya.
  • Dia memberikan pandangan yang sangat tajam untuk mengekspresikan rasa marahnya. (tajam seharusnya dirasakan oleh kulit, namun dalam kalimat ini di rasakan oleh mata)


indah
  • Pemandangan kampung halaman kami yang berada di kaki pegunungan sangat indah.
  • Alunan musik klasik akan menjadi lebih indah jika dimainkan dengan menggunakan biola. (indah seharusnya dirasakan oleh mata, namun dalam kalimat ini dirasakan oleh indera pendengaran)


pahit
  • Apa kau tidak menaruh gula sama sekali, rasa kopi ini sangat pahit.
  • Seseorang yang sukses tidak berarti hidup yang mereka jalani penuh kebahagiaan, tak jarang dari mereka memiliki kisah hidup yang pahit. (pahit seharusnya dirasakan oleh indera pengecap, namun dalam kalimat ini pahit dirasakan oleh indera penglihatan)


masam
  • Ibu hamil tidak merasakan rasa masam ketika mereka memakan buah mangga muda.
  • Hampir semua anggota keluarga sudah mengerti harus bersikap seperti apa jika ibu sudah memperlihatkan muka masam.(dirasakan oleh indera penglihatan)


Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang makna sinestesia dan contohnya dalam bahasa Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat.