Skip to main content

Pengertian Makna Idiomatik dan Contohnya dalam Kalimat

Makna Idiomatik dan Contohnya dalam Kalimat. Makna Idiomatik dan Contohnya dalam Kalimat – Makna kata ini merupakan makna yang terbentuk dari gabungan dua kata yang maknanya menyimpang dari makna asli kedua kata tersebut. Makna ini mirip dengan contoh makna kias, makna metaforis, bahkan frasa idiomatik dan contohnya. Adapun contoh-contoh pada makna ini akan disajikan di bagian bawah artikel.Kali ini, kita akan membahas lagi salah satu diantara jenis-jenis makna kata, yaitu makna idiomatik.  Sebelumnya, telah kita bahas makna leksikal dan contohnya, makna gramatikal dan contohnya, penyempitan makna kata pengertian dan contohnya, perluasan makna dan contohnya,  dan makna kontekstual dan contohnya. 



Berikut beberapa contoh makna kata idiomatik, baik itu contoh kata dan artinya, serta contoh makna kata idiomatik dalam bentuk kalimat.

Kabar angin: kabar yang belum jelas kebenarannya atau desas-desus.
  • Kabar angin soal dirinya kini telah tersebar ke mana-mana.


Kabar dengkul: kabar bohong atau kabar yang tidak benar
  • Berita soal kematiannya hanyalah kabar dengkul belaka.


Tangan terbuka: suka menolong atau menerima dengan suka hati
  • Dengan tangan terbuka, aku akan menolongmu.
  • Aku terima pemberianmu ini dengan tangan terbuka.

Benang merah: sesuatu yang menghubungkan beberapa hal atau faktor, sehingga menjadi suatu kesatuan.
  • Akhirnya, aku menemukan benang merah dibalik kejadian misterius kemarin.


Anak kemarin sore: anak yang dianggap belum berpengalaman
  • Di kantor ini, aku termasuk anak kemarin sore


Debat kusir: debat yang tidak disertai alasan yang masuk akal
  • Hindari debat kusir saat hendak beradu argumen dengan orang lain.

Buah mata: kekasih tercinta
  • Wanita itu adalah buah mata Paman Yusuf.

Gerak langkah: perbuatan
  • Setiap gerak langkah yang tengah kau lakukan, akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat nanti.


Tertangkap basah: terlihat sedang melakukan sesuatu.
  • Polisi telah menangkap pelaku yang tertangkap basah sedang bertransaksi narkoba.


Buka suara: berbicara
  • Setelah lama bungkam, Danu pun akhirnya buka suara soal pencairan dana OSIS.


Tutup usia: meninggal
  • Kakek telah tutup usia pada hari Minggu kemarin.


Aral melintang: hambatan
  • Walau aral melintang kian menghadang, aku akan tetap melewati jalan itu.


Lupa daratan: lupa diri/sombong
  • Kekayaan yang baru didapatnya, membuat dia semakin lupa daratan.


Tangan kanan: orang kepercayaan
  • Pak Murad merupakan tangan kanan di perusahaan kami sejak sepuluh tahun yang lalu.


Gigit jari: kecewa
  • Kami pun hanya bisa gigit jari atas kegagalan yang kami alami di turnamen futsal tahun ini.


Gulung tikar: bangkrut
  • Bisnis yang dia bangun semenjak 10 tahun yang lalu harus gulung tikar karena terlilit hutang yang cukup banyak.


Angkat tangan: menyerah
  • Kesulitan hidup yang akhir-akhir ini kualami nyaris membuat diriku nyaris angkat tangan.


Makan waktu: memerlukan waktu yang lama
  • Pembangunan jembatan itu memakan waktu cukup lama.


Makan angin: berjalan-jalan untuk mencari udara yang bersih dan segar
  • Sore ini aku akan makan angin ke perkebunan teh milik Paman Edo.

Itulah makna dan contoh idiomatik dalam kalimat. Jika Anda ingin melihat contoh makna idiomatik lainnya, pembaca dapat membuka artikel yang memberikan contoh makna idiomatik dalam kalimat. Atau, jika Anda ingin mempelajari arti kata dalam garis besar, pembaca dapat membuka artikel yang berarti kata-kata dari istilah dan ungkapan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi semua pembaca di ranah bahasa Indonesia. Terima kasih.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar