--> Skip to main content

Pengertian Kalimat Peyorasi beserta Maknanya dan Contoh Kalimatnya

Kalimat peyorasi adalah kebalikan dari contoh kalimat ameliorasi. Jika kalimat perbaikan mengandung arti perbaikan yang berfungsi untuk memperhalus arti kata, maka kalimat orasi adalah kalimat yang mengandung makna ibadah dan contoh yang berfungsi untuk memasarkan makna kata. Meski begitu, keduanya memiliki dua persamaan, yaitu makna yang terkandung di keduanya termasuk dalam jenis pergeseran makna.

Selain itu, keduanya juga termasuk jenis kalimat yang mengandung arti kata, seperti contoh kalimat idiomatik dan artinya yang mengandung arti dan contoh idiomatik; contoh kalimat asosiasi dan penjelasannya yang berisi contoh-contoh makna asosiasi; definisi dan contoh kalimat denotasi dalam bahasa Indonesia yang mengandung denotasi dan contoh, serta contoh sinestesia yang mengandung sinestesia dan contoh di dalamnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang seperti apa kalimat itu, berikut ini adalah beberapa contoh kalimat beserta maknanya.



  1. Laki dari Sukmini adalah seorang pegawai bank. (laki: suSetelah dipecat dari perusahaan, Eko pun kini menjadi pengangguran. (pengangguran: tunakarya)
  2. Karena tidak sanggup mengenyam pendidikan dasar ataupun tinggi, warga kampung ini pun menjadi buta huruf. (buta huruf: tunaaksara)
  3. Samin adalah bekas pegawai perusahaan itu. (bekas: mantan)
  4. Kehidupannya makin melarat sejak perusahaannya bangkrut. (melarat: sengsara; miskin)
  5. Gerombolan pengemis itu kini menghilang entah kemana (gerombolan: kawanan)
  6. Bocah-bocah itu tengah bermain bola di lapangan kampung. (bocah: anak-anak)
  7. Dia adalah laki-laki yang tangguh. (laki-laki: pria)
  8. Keduanya sempat berencana untuk kawin lari. (kawin: nikah)
  9. Pejabat itu resmi dilengserkan dari jabatannya. (dilengserkan: diturunkan)
  10. Pak Galih didepak dari perusahaan tempat dia bekerja. (didepak: dipecat)
  11. Koruptor itu telah dijebloskan ke dalam penjara. (dijebloskan: dimasukkan)
  12. Pelayan di restoran itu telah melakukan kecerobohan saat melayani pelanggan. (pelayan restoran: pramusaji)
  13. Tingkat melek huruf di kampung ini sangat memprihatinkan. (melek huruf: melek aksara; kemampuan membaca dan menulis)
  14. Para pencuri telah berhasil diseret ke kantor polisi. (diseret: dibawa)
  15. Semenjak kabur dari rumah, Agus kini telah menjadi gelandangan. (gelandangan: tunawisma)
  16. Marini adalah perempuan yang mandiri. (perempuan: wanita)
  17. Sejak tadi, dia terus mondar mandi ke WC. (WC: toilet; kamar kecil)
  18. Polisi berhasil meringkus sejumlah oknum pengedar narkoba. (meringkus: menangkap)
  19. Kemarin, istri Pak Prana telah beranak. (beranak: melahirkan)
  20. Karena bangkrut, perusahaan terpaksa memecat para karyawannya. (memecat: mem-PHK)
  21. Bu Narsih adalah pembantu di rumah kami yang telah bekerja selama puluhan tahun. (pembantu: asisten rumah tangga)
  22. Anak itu sering kencing di kali dekat kampung. (kencing: buang air kecil)
  23. Istri Pak Hamdi kini tengah bunting sejak lima bulan yang lalu. (bunting: hamil)ami)
  24. Kelakuannya memang sudah begitu sejak orok. (orok: bayi)
  25. Karena tidak becus, Farhan ditendang dari perusahaan tempat dia bekerja. (ditendang: dipecat)
  26. Pelaku pencurian itu resmi dimasukkan ke bui. (bui: penjara)
  27. Aminah itu adalah bininya Yusuf. (bini: istri)
  28. Pelayan toko itu kinerjanya sangat lamban dan kurang ramah kepada pelangggan. (pelayan toko: pramuniaga)



Contoh-contoh di atas hanya sebagian kecil dari contoh kalimat peyorasi beserta maknanya. Beberapa contoh lainnya bisa juga dilihat di artikel contoh kalimat ameliorasi, peyorasi, dan sinestesia. Untuk pembahasan kali ini dicukupkan sampai di sini. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca sekalian. Sekian dan terima kasih.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar