Skip to main content

Pengertian Kalimat Konfiks dan 28 Contoh Kalimatnya

Pengertian Kalimat Konfiks dan Contoh Kalimatnya. Sebagaimana telah kita pahami bahwa yang dimaksud dengan konfiks adalah imbuhan yang letaknya berada di awal dan akhir kata dasar. Yang termasuk imbuhan konfiks adalah ke-an, me-kan, di-kan, pe-an, per-an, ber-an, dan se-nya.



Berikut adalah beberapa contoh kalimat konfiks dalam bahasa Indonesia.


  1. Adik diantarkan ayah ke sekolah. (di-antar-kan)
  2. Sungai ini mengalami pendangkalan. (pe-dangkal-an)
  3. Akibat krisis ekonomi, pendapatan perusahaan mengalami penurunan.  (pe-turun-an)
  4. Pembangunan di desa ini begitu cepat. (pe-bangun_an)
  5. Batu-batu candi banyak yang telah mengalami pelapukan. (pe-lapuk-an)
  6. Perbuatan yang telah kamu lakukan tidak dapat dimaafkan. (per-buat-an)
  7. Perlakuan yang ayah berikan pada kakak sangatlah tidak adil. (per-laku-an)
  8. Perceraian kedua orang tuanya mempengaruhi dirinya. (per-cerai-an)
  9. Di Taman Mini Indonesia Indah banyak terdapat rumah peribadatan. (per-ibadat-an)
  10. Ia berhalangan hadir karena sakit. (ber-halang-an)
  11. Rudi masih berhubungan baik dengan keluarga angkatnya. (ber-hubung-an)
  12. Saya sudah berkenalan dengan Ayu. (ber-kenal-an)
  13. Jalan trotoar ini menjadi tempat berjualan para pedagang. (ber-jual-an)
  14. Sebaiknya kakak mengalah dari adiknya. (se-baik-nya)
  15. Ia hanya bicara seperlunya. (se-perlu-nya)
  16. Pejabat seharusnya berlaku santun.  (se-harus-nya)
  17. Tolong kirimkan surat ini secepatnya. (se-cepatnya)
  18. Tanggal 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (ke-merdeka-an)
  19. Yang ada dalam politik hanyalah kepentingan yang abadi. (ke-penting-an)
  20. Keanggotaan Wawan di organisasi ini telah dibekukan. (ke-anggota-an)
  21. Keangkuhannya telah menghancurkannya. (ke-angkuh-an)
  22. Buku berjudul Tempat Terbaik di Dunia karya Roanne van Voorst menceritakan tentang bagaimana kampung dan orang miskin di Jakarta bertahan dan mengalami perubahan-perubahan yang terjadi. (me-cerita-kan)
  23. Aku bisa merasakan apa yang kau rasakan. (me-rasa-kan)
  24. Racun ini sangat mematikan. (me-mati-kan)
  25. Apa yang telah dilakukan oleh Heru sangat merugikan tim. (me-rugi-kan)
  26. Agar-agar ini harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. (di-dingin-kan)
  27. Koper itu dibawakan oleh kakak. (di-bawa-kan)
  28. Mantan pejabat itu meminta agar berbagai masalah mega korupsi tidak dikaitkan dengan dirinya. (di-kait-kan)

Demikian ulasan singkat dari contoh kalimat kalimat. Artikel lain yang dapat dibaca dan terkait dengan kalimat dan afiks termasuk jenis kalimat, contoh kalimat tunggal, kalimat aktif dan kalimat pasif, kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, kalimat sederhana dan kompleks, contoh kalimat yang menggunakan afiks asing, serapan penyerapan dan contoh dalam kalimat, gabungan contoh afiks, contoh kata dengan awalan dan akhiran, dan berbagai jenis imbuhan.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar