--> Skip to main content

28 Kelebihan dan Kekurangan PostgreSQL Yang Wajib Diketahui

Dikenal publik pada umumnya, sistem database yang dapat digunakan dengan kuat dan telah membuktikan reputasinya untuk keandalan, akurasi dan integritas data dan memiliki pengembangan aktif selama lebih dari 15 tahun adalah PostgreSQL. Arsitektur yang dirancang di dalamnya memiliki berbagai tanggapan dan reputasi yang sangat baik yang dapat dikatakan, sistem basis data ini adalah sistem yang kuat dan kuat untuk digunakan. Tidak hanya itu, fitur yang disediakan oleh database PostgreSQL adalah fitur yang sangat berguna untuk mereplikasi database. Berbagai fitur yang berguna adalah PGCluster, DB Mirror, Slony, PGPool, dan sebagainya.

Dengan mengetahui semua kelebihan dan reputasi baik dari sistem basis data, tidak dapat dipungkiri lagi banyak orang yang lebih suka menggunakan database PostgreSQL. Selain PostgreSQL, sejenis sistem database open source yang telah disebarluaskan dengan bebas menggunakan perjanjian lisensi BSD yaitu sistem database MySQL dan sistem database Oracle. Namun pengguna masih kalah jika dibandingkan dengan PostgreSQL.
28 Kelebihan dan Kekurangan PostgreSQL Yang Wajib Diketahui

Untuk membantu pengguna sistem database dalam memilih dan memutuskan database PostgreSQL, di sini akan dibahas lebih lanjut tentang kelebihan dan kekurangan PostgreSQL:

Kelebihan PostgreSQL


  1. Ada fitur OO: Memiliki fitur OO juga berarti keunggulan PostgreSQL untuk dapat mendefinisikan tabel dan mewarisi tabel lain untuk digunakan. Fitur yang berguna untuk mewarisi tabel, dan tipe data (tipe data larik) akan membuat PostgreSQL lebih praktis dalam menyimpan sejumlah besar item data dalam satu rekaman.
  2. Memiliki Arsitektur Multiprocess: arsitektur multiprocess (forking) PostgreSQL menjadikan PostgreSQL stabilitas tinggi. Hal ini memungkinkan PostgreSQL bekerja lebih kuat karena seluruh daemon tidak akan mati meskipun memiliki satu proses anak yang mati. Hal ini memang sering terjadi tetapi setelah melalui berbagai perkembangan, tidak perlu lagi khawatir tentang arsitektur multiproses yang telah dikembangkan di dalamnya.
  3. Memiliki Kecepatan Bahkan Dalam Beban Tinggi: PostgreSQL didapuk memiliki kecepatan tinggi bahkan untuk mengalahkan kecepatan MySQL dalam hal query dengan klausa JOIN dengan tingkat yang kompleks meskipun dalam kondisi beban tinggi / memiliki sejumlah besar koneksi simultan. Ini karena PostgreSQL telah mendukung level penguncian di bagian bawah, yaitu baris tingkat penguncian.
  4. Memiliki Tipe Data Geometri: PostgreSQL juga akan memudahkan pengguna karena sistem basis data ini mendukung berbagai jenis data geometri. Jenis data geometri yang didukungnya adalah titik data, garis, lingkaran, dan poligon yang sering berguna untuk aplikasi tertentu (aplikasi ilmiah dan sebagainya).
  5. Menyediakan Semua Fitur Basis Data: PostgreSQL juga menyediakan berbagai fitur basis data yang umumnya ditemukan dalam produk basis data komersial lainnya. Fitur database yang disediakan oleh PostgreSQL hampir seluruhnya termasuk fitur database yang sering digunakan. 
  6. Memiliki Semua Fasilitas Standar: Dengan tersedianya berbagai fasilitas standar yang sering digunakan dan diinginkan oleh pengguna dalam bentuk tampilan, subselek, batasan kunci asing, prosedur tersimpan dan pemicu akan mampu meningkatkan kemampuan PostgreSQL dalam menjalankan tugasnya sebagai sistem basis data yang tepercaya dan unggul.
  7. Dapat Menentukan Bidang Sebagai Array: Tidak hanya itu, PostgreSQL juga dapat menerjemahkan / menentukan bidang yang biasanya tidak dapat secara otomatis didefinisikan sebagai array.
  8. Memiliki Kemampuan Konektivitas Dengan Database Lain: Tujuan dari kemampuan konektivitas PostgreSQL ini adalah bahwa database mampu membuat koneksi dari PostgreSQL sendiri dengan basisdata lain (pgdump, pgaccess, interbase dan berbagai database di Linux). Dengan konektivitas yang dimiliki oleh PostgreSQL jenis ini membuat pengguna lebih mudah dalam mengkoneksikan berbagai hal yang ada dalam database.
  9. Memiliki Aturan: Aturan adalah tindakan khusus yang dapat didefinisikan sebagai dapat dieksekusi ketika ada tabel di Hapus, Perbarui atau Masukkan dalam sistem basis data.
  10. Lisensi GPL (General Public License): Keuntungan lain adalah PostgreSQL memiliki lisensi yang dapat digunakan secara bebas oleh setiap pengguna tanpa harus melalui proses pemesanan alias gratis pembayaran. Dapat digunakan untuk keperluan kantor, komersial, pendidikan atau pribadi. PostgreSQL juga dapat digunakan bahkan dimodifikasi dan didistribusikan dengan mudah.
  11. Mampu Mengakomodasi Data Spasial: Seperti diketahui, penyimpanan data spasial bukanlah hal yang mudah dan sederhana. Penyimpanan yang perlu disediakan untuk data spasial membutuhkan ruang yang cukup besar. PosgreSQL memiliki keuntungan dalam hal ini sehingga tidak dapat disangkal lagi bahwa sistem database ini dapat digunakan dalam membuat situs yang didasarkan pada pemetaan dan lainnya seperti Web GIS.
  12. Memiliki berbagai macam bahasa pemrograman: Jenis bahasa pemrograman yang dimiliki oleh sistem basis data PostgreSQL termasuk cukup beragam, antara lain adalah: C + +, PHP, Java, C, SQL dan lain sebagainya.
  13. Sebagai Alternatif untuk Database Lain: PostgreSQL dapat menjadi alternatif terbaik untuk memilih sistem basis data open source lain seperti MySQL dan Firebird, terutama untuk sistem berpemilik seperti Oracle, DB2 IBM, Microsoft SQL Server, dan Sybase.
  14. Resistant Over Deployment: Tujuan dari over deployment resistance ini adalah karena ada keuntungan dalam bentuk lisensi GPL yang telah dijelaskan pada poin 10 di atas dengan 
  15. penggunaan PostgreSQL tidak akan dapat mengklaim siapa pun dalam perjanjian lisensi, karena telah dijelaskan bahwa tidak ada biaya lisensi yang digabungkan untuk suatu perangkat lunak. Inilah sebabnya mengapa PostgreSQL dapat memberikan manfaat tambahan:
  16. Tidak ada kemungkinan untuk pemeriksaan pemenuhan lisensi,
  17. Membuat bisnis lebih menguntungkan dengan skala penyebaran yang bisa meluas,
  18. Lebih fleksibel dalam menjalankan berbagai penelitian dan penerapan percobaan dengan biaya yang lebih rendah karena tidak ada biaya lisensi tambahan,
  19. PostgreSQL adalah dukungan yang kuat karena dapat memberikan dukungan yang lebih baik untuk komunitas ahli dan para penggemar
  20. Dapat Menghemat Biaya Staffing: Desain PostgreSQL yang dapat membuat biaya staf menjadi lebih efisien, memang memiliki tingkat pemeliharaan dan kebutuhan yang rendah jika dibandingkan dengan sistem database sebelumnya. Namun, PostgreSQL masih mampu mempertahankan kualitas fitur, kinerja, dan stabilitas, sehingga membuat PostgreSQL lebih efektif dan mudah dikelola.
  21. Stabil Dan Terpercaya: PostgreSQL jarang bahkan tidak pernah dilaporkan mengalami gangguan saat melakukan berbagai operasi dengan tingkat aktivitas yang tinggi yang digunakan di seluruh perusahaan.
  22. Dapat Diperluas dengan Mudah (Extensible): Tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali dan dapat digunakan hampir pada setiap jenis Unix (34 platform terbaru yang dirilis) dan juga termasuk dalam Windows (menggunakan Cygwin).

Selain memiliki keunggulan yang beragam, PostgreSQL juga memiliki sisi kelemahan yang perlu diperhatikan jika ingin menggunakan database system tersebut. Kekurangannya dapat dirangkum sebagai berikut:

Kelemahan PostgreSQL

  1. Fungsi PostgreSQL Terbatas: Fitur yang disuguhkan memang sangat beragam namun fungsi yang diusungnya masih terbatas, PostgreSQL hanya dapat melakukan beberapa fungsi yaitu penambahan kolom, penggantian nama kolom, dan juga penggantian pada nama tabel.
  2. Penyediaan Fungsi Built-in Kurang Unggul: Penyediaan fungsi built ini ini memang tidak begitu inti, namun PostgreSQL masih belum unggul dalam penyediaan fungsi tersebut.
  3. Kurang Populer: Penggunaan PostgreSQL ini memang cenderung kurang popular dibandingkan dengan database lainnya, selain itu PostgreSQL juga kurang cocok untuk pekerjaan di lingkungan web jika dibandingkan dengan database MySQL.
  4. Multiproses dan Arsitekturnya Sulit Diterapkan Pada Windows: meskipun sudah dapat diterapkan pada windows dengan menggunakan lapisan emulasi Cygwin, namun pada kenyataannya windows sangat thread-oriented. Sehingga arsitektur dengan multiproses ini cenderung sulit untuk diterapkan tanpa menggunakan emulator.
  5. Belum Tersedianya Replikasi: Perlu disadari, meskipun database system ini merupakan jenis database system open source namun di dalam distribusi standarnya PostgreSQL masih belum menyertakan replikasi sehingga perlu kerja keras atau sedikit usaha dari pengguna untuk mendistribusikan PostgreSQL. Namun seiring berkembangnya jaman, replikasi PostgreSQL telah banyak diuji coba dan berhasil digunakan tetapi masih dalam jumlah yang terbatas dan memiliki berbagai macam kekurangan.
  6. Kecepatan dan Kelangsingan Yang Kurang Terfokus: Meskipun didapuk sebagai database system yang unggul dalam hal multiproses dan jarang sekali mengalami crashed pada saat menjalankan aktivitas tinggi, namun kecepatannya dan kelangsingannya masih kurang dapat fokus.
Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar