Ciri-Ciri Dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif

Ciri-Ciri Dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif
Ciri-Ciri Dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif
Ciri-Ciri Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif. Jika pembaca ingin menambahkan referensi di sekitar kalimat, pembaca dapat membuka artikel kalimat deklaratif, kalimat interogatif, kalimat imperatif, contoh kalimat klasifikasi, contoh kalimat kalimat dalam bahasa Indonesia, contoh kalimat generalisasi, contoh kalimat peyorasi, ameliorian contoh kalimat, kalimat sinestis, kalimat asosiasi dan penjelasannya. 

Berikut Adalah Ciri-Ciri Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif

Ciri-ciri kalimat pasif :

Objek pada kalimat pasif merupakan subjek pada kalimat aktif. Contoh :
  • Oleh-oleh dibawa Ayah
  • Buah dibeli Adik di pasar


Biasanya ditandai dengan adanya kata oleh, meskipun kata oleh ini bila dihilangkan tidak merubah makna pada kalimat tersebut. Contoh :
  • Televisi ditonton oleh Kakek
  • Sayuran itu dipetik oleh Ibu


Subjek pada kalimat pasif adalah yang dikenai pekerjaan. Contoh :
  • Kue dibuat oleh Ibu (subjek=Kue dikenai pekerjaan/perbuatan=dibuat)
  • Tugasnya dikerjakan Firman di perpustakaan (subjek=tugasnya dikenai pekerjaan=dikerjakan)
  • Piano dimainkan Dirham di ruang tengah (subjek=piano dikenai pekerjaan=dimainkan)


Pada unsur predikat biasanya diberi imbuhan di-, ter-, ke-an, atau ter-kan. Contoh :
  • Sepeda dikendarai Adik (predikat berimbuhan di-)
  • Air itu terminum oleh Aldi (predikat berimbuhan ter-)
  • Perjuangannya kini terabaikan (predikat berimbuhan ter-kan)
  • Kami kelelahan menunggunya (predikat berimbuhan ke-an)


Ciri-ciri kalimat aktif :

Subjek dalam kalimat aktif adalah yang melakukan tindakan. Contoh :
  • Ibu membuat kue (subjek=Ibu melakukan tindakan=membuat)
  • Firman mengerjakan tugasnya di perpustakaan (subjek=Firman melakukan tindakan=mengerjakan)
  • Dirham memainkan piano di ruang tengah (subjek=Dirham melakukan tindakan=memainkan)


Unsur predikat biasanya diberi imbuhan me-,atau ber-. Contoh :
  • Adik mengendarai sepeda (predikat memiliki imbuhan me-)
  • Aldi meminum Air itu (predikat berimbuhan me-)
  • Ani bercerita dihadapan teman-temannya (predikat berimbuhan ber-)


Memiliki pola S-P-O atau S-P-O-K. Contoh :
  • Ayah membawa oleh-oleh (berpola S-P-O)
  • Adik membeli buah di pasar (berpola S-P-O-K)


Demikianlah ciri-ciri kalimat aktif dan kalimat pasif. Semoga diskusi ini bermanfaat dan mampu meningkatkan wawasan pembaca, baik pada pembahasan paragraf khususnya, dan bahasa Indonesia secara umumSemoga bermanfaat.