Reproduksi Bakteri, Tahapan, Cara, Contoh dan Gambar Ilustrasinya

Reproduksi Bakteri, Tahapan, Cara, Contoh dan Gambar Ilustrasinya
Reproduksi Bakteri, Tahapan, Cara, Contoh dan Gambar Ilustrasinya
Sebagai organisme hidup, bakteri juga melakukan proses pembiakannya sendiri. Reproduksi atau reproduksi bakteri bisa dilakukan dengan beberapa cara. Nah, pada artikel ini kita akan membahas tentang cara mereproduksi bakteri lengkap dengan skema. Tolong didengarkan!

Reproduksi Bakteri
Reproduksi bakteri pada umumnya bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu vegetatif (aseksual) dan generatif (se,ksual).

Reproduksi aseksual pada bakteri dilakukan dengan 3 cara termasuk tunas, tunas, fragmentasi dan pembelahan biner. Sedangkan reproduksi seksual atau biasa disebut paraseksual dilakukan melalui 3 cara konjugasi, transformasi, dan transduksi. Mari kita bahas mereka satu per satu.

Reproduksi Bakteri

Reproduksi Bakteri

1. Reproduksi aseksual pada Bakteri
Reproduksi aseksual bakteri dilakukan melalui pertumbuhan tunas, fragmentasi, dan pembagian biner.

a. Pertumbuhan Tunas

Untuk metode pertumbuhan tunas, pada sel bakteri reproduksi dimulai dengan pertumbuhan dan perkembangan tonkolan kecil di salah satu ujung sel. Tunas ini mereplikasi genom, tumbuh lebih besar, menjadi sel bibit, dan akhirnya terlepas dari sel induknya menjadi bakteri baru.

b. Fragmentasi

Sementara dalam kondisi lingkungan yang kurang kondusif, bakteri umumnya akan bereproduksi melalui metode fragmentasi. Protoplasm bakteri mengalami kompartementalisasi untuk membentuk gonidia. Begitu kondisi lingkungan mulai menguntungkan, gonidia ini kemudian menjadi bakteri baru dengan replikasi genom di setiap fragmen.

c. Pembelahan Biner
Reproduksi Bakteri Pembelahan Biner
Reproduksi Bakteri pembelahan Biner

Pembelahan biner adalah cara yang paling umum ditemukan pada proses reproduksi bakteri. Namun, pembelahan biner biasanya terjadi hanya jika kondisi lingkungan sekitarnya menguntungkan. Sel bakteri akan terbagi menjadi 2 sel anak yang memiliki ukuran dan karakteristik yang sama. Dalam proses pembelahan, akan ada dinding silang yang memisahkan kromosom dalam 2 sel anak. Setelah dipisahkan, sel anak akan tumbuh dalam waktu 20 sampai 30 menit dan bisa meniru proses pembelahan biner untuk menghasilkan bakteri baru. Inilah yang menyebabkan proses reproduksi bakteri bisa berlangsung sangat cepat terutama jika tidak ada penghambat di sekitar lingkungan

2. Reproduksi Se,ksual pada Bakteri

Istilah reproduksi seksual tidak tepat digunakan untuk merujuk pada reproduksi bakteri ini. Mengingat, meski transfer bahan genetik antar bakteri, namun dalam prosesnya gerakan ini tidak menghasilkan zigot. Karena itu, para ahli menyebut proses reproduksi bakteri ini dengan nama paraseksual.

Reproduksi paraseksual sendiri mencakup 3 tahap atau cara, yaitu konjugasi, transformasi, dan transduksi.

a. Transformasi

Transformasi adalah proses pengalihan sedikit bahan genetik (DNA) atau bahkan hanya satu gen dari satu bakteri ke bakteri lainnya. Migrasi ini mencakup proses fisiologis yang kompleks melalui lisis baik secara alami maupun secara kimiawi. Proses transformasi pada reproduksi bakteri pertama kali diusulkan pada tahun 1928 oleh Frederick Griffith. Beberapa contoh bakteri yang melakukan proses ini meliputi Diplococcus pneumonia, Bacillus, Pseudomonas, Strepotococcus, dan Nesisseria.
Reproduksi Bakteri Transformasi
Reproduksi Transformasi Bakteri

b. Transduksi

Transduksi adalah transfer bahan genetik dari satu bakteri ke bakteri lainnya dengan bantuan bacteriophage atau virus yang menginfeksi bakteri. Proses transduksi pada reproduksi bakteri pertama kali diusulkan pada tahun 1952 oleh Zinder dan Lederberg.
Reproduksi Bakteri Transduksi
Reproduksi Transduksi Bakteri

c. Konjugasi

Reproduksi Bakteri Konjugasi
Reproduksi Bakteri Konjugasi

Konjugasi adalah pengalihan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri lain melalui jembatan sitoplasma. Bakteri yang memberi bahan genetik (DNA) disebut bakteri donor. Bakteri ini memiliki tonjolan yang disebut pili. Organel berfungsi sebagai alat yang memudahkan tubuh bakteri yang menempel pada bakteri yang menerima donor. Proses konjugasi pada reproduksi bakteri pertama kali diusulkan pada tahun 1946 oleh Lederberg dan Tatum. Bakteri yang konjugasi misalnya E. coli.

Nah, itulah yang bisa kita katakan tentang beberapa cara reproduksi bakteri dan skema dan penjelasannya. Semoga bisa membantu Anda dalam mempelajari materi bakteri di sekolah. Salam!