--> Skip to main content

Pengertian dan Contoh Sifat-sifat Fisika dan Sifat-sifat Kimia Materi / Zat

Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru. Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan. Semua benda yang ada di alam ini adalah materi. Materi adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Materi terdiri dari makhluk hidup dan makhluk tidak hidup, seperti manusia, tumbuhan, hewan, air, batu, tanah, angin, dan lain-lain.

Materi dapat berubah jika dipengaruhi oleh faktor luar, baik faktor alami maupun faktor yang disengaja oleh manusia. Ketika terjadi perubahan, materi mungkin mengalami perubahan bentuk, wujud, atau sifat. Perubahan yang terjadi pada suatu materi ada yang bersifat permanen dan ada juga yang dapat dikembalikan ke bentuk asalnya.

Salah satu bentuk perubahan materi adalah perubahan air menjadi es ketika air tersebut dimasukkan ke dalam lemari es. Dalam hal ini, air hanya mengalami perubahan wujud saja. Ketika es tersebut dikeluarkan lagi dari lemari es, maka es tersebut akan berubah wujud kembali menjadi air. Berbeda dengan perubahan besi menjadi karat besi. Karat besi tidak dapat dikembalikan lagi menjadi besi.

Apakah perbedaan antara perubahan air menjadi es batu dengan perubahan besi menjadi karat besi? Bagaimanakah sifat dari materi-materi tersebut? Dalam pembahasan ini, kamu akan mempelajari sifat-sifat dari suatu materi dan perubahan yang terjadi pada suatu materi.

Berikut ini adalah pembahasan tentang sifat materi yang meliputi sifat sifat fisika, sifat sifat kimia, pengertian sifat fisika, contoh sifat fisika, pengertian sifat kimia, contoh sifat kimia.

Pengertian Sifat Fisika dan Kimia

Suatu materi memiliki sifat-sifat khas yang membedakannya dengan materi yang lain. Sifat materi terdiri dari sifat fisika dan sifat kimia.
Sifat fisika materi adalah sifat yang mencakup wujud dan tampilan materi, sedangkan sifat kimia materi adalah sifat yang mencakup kecenderungan materi untuk berubah dan menghasilkan materi baru.

Macam-macam Sifat Fisika Materi

Sifat fisika yang dimiliki oleh suatu materi dapat diamati secara langsung oleh alat indera kita. Sifat fisika dari suatu materi meliputi: wujud materi, kekerasannya, warnanya, aromanya, kelarutannya dalam materi lain, daya hantar listrik, suhu, dan titik didihnya.

SIFAT FISIKA
Sifat fisika adalah sifat suatu zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan. Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat fisika tersebut :

Wujud zat
Wujud zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas. Zat tersebut dapat berubah dari satu wujud ke wujud lain. Beberapa peristiwa perubahan yang kita kenal, yaitu : menguap, mengembun, mencair, membeku, meyublim, dan mengkristal.

Warna
Setiap benda memiliki warna yang berbeda-beda. Warna merupakan sifat fisika yang dapat diamati secara langsung. Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang
membedakan antara zat satu dengan zat lain. Misal, susu berwarna putih, karbon berwarna hitam, paku berwarna kelabu pudar dan lain–lain.

Kelarutan
Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika. Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat terlarut. Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut. Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat larut dalam air.

Daya hantar listrik
Daya hantar listrik merupakan sifat fisika. Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor, sedangkan benda yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator. Benda logam pada umumnya dapat menghantarkan listrik. Daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya. Misal, tembaga dihubungkan dengan sumber tegangan dan sebuah lampu. Akibat yang dapat diamati adalah lampu dapat menyala.

Kemagnetan
Berdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik dan benda non magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet, sedangkan benda non magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.

Titik Didih
Titik didih merupakan suhu ketika suatu zat mendidih.

Titik Leleh

Titik leleh merupakan suhu ketika zat padat berubah menjadi zat cair.

Contoh Sifat fisika materi

Beberapa contoh sifat fisika yang dimiliki oleh suatu materi dapat dilihat dalam tabel berikut.
Contoh Sifat fisika materi
Tabel: Contoh Sifat fisika materi



Macam-macam Sifat Kimia Materi

Sifat kimia merupakan kesanggupan suatu materi untuk membentuk materi baru yang sifatnya berbeda dengannya. Sifat kimia dari suatu materi juga dapat diamati, misalnya mudah atau tidak mudah terbakar, dapat atau tidak dapat bereaksi dengan air, gas, dan materi lainnya.

SIFAT KIMIA
Sifat kimia adalah ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru. Contoh sifat fisika antara lain mudah terbakar, mudah busuk, mudah meledak , beracun, dan berkarat (korosif). Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat kimia :

Mudah terbakar
Bensin termasuk zat yang mudah terbakar. Sehingga, di stasiun pengisian bahan bakar terdapat larangan “DILARANG MEROKOK“. Dengan mengetahui sifat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, kita akan dapat menggunakannya secara aman.

Mudah busuk
Akibat terjadi reaksi kimia dalam suatu makanan atau minuman, dapat mengakibatkan makanan dan minuman tersebut membusuk dan berubah rasa menjadi asam. Misal, nasi yang dibiarkan berhari–hari bereaksi dengan udara menjadi basi, susu yang berubah rasa menjadi asam.

Berkarat
Reaksi antara logam dan oksigen dapat mengakibatkan benda tersebut berkarat. Logam, seperti : besi dan seng memiliki sifat mudah berkarat.

Mudah meledak
Interaksi zat dengan oksigen di alam ada yang mempunyai sifat mudah meledak, seperti : magnesium, uranium dan natrium.

Racun

Terdapat beberapa zat yang memiliki sifat kimia beracun, antara lain: insektisida, pestisida, fungisida, herbisida dan rodentisida. Zat beracun tersebut digunakan manusia untuk membasmi hama, baik serangga maupun tikus.

Contoh sifat kimia materi

Beberapa contoh sifat kimia dari suatu materi berikut dapat kamu lihat pada tabel berikut.
Contoh sifat kimia materi
Tabel: Contoh sifat kimia materi

Demikian pembahasan tentang sifat-sifat materi yang meliputi sifat sifat fisika, sifat sifat kimia, pengertian sifat fisika, contoh sifat fisika, pengertian sifat kimia, contoh sifat kimia.

Demikian Pengertian dan Contoh Sifat-sifat Fisika dan Sifat-sifat Kimia Materi (Zat) semoga bermanfaat.

Mungkin Anda Suka
Buka Komentar
Tutup Komentar